Keratitis

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Indra Wijaya
Beberapa gejala radang yang terjadi pada kornea disebut keratitis mata
Keratitis biasanya disebabkan oleh kecelakaan atau infeksi.

Pengertian Keratitis

Keratitis mata adalah suatu peradangan yang terjadi pada kornea, lapisan bening pada pupil dan bagian mata yang berwarna. Kondisi ini juga biasa disebut sebagai "corneal ulcer". Peradangan ini disebabkan oleh kecelakaan atau infeksi.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala-gejala yang dialami penderita keratitis antara lain:

  • Mata kemerahan
  • Mata terasa sakit
  • Air mata atau cairan lain berlebihan dari mata
  • Kesulitan membuka kelopak mata karena sakit atau iritasi
  • Penglihatan kabur
  • Menurunnya daya penglihatan
  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya
  • Merasakan ganjalan pada mata

Penyebab

Penyebab keratitis antara lain:

  • Cedera. Jika suatu objek menggores permukaan salah satu kornea atau menembus kornea, dapat terjadi keratitis tanpa infeksi.
  • Lensa kontak yang terkontaminasi. Bakteri, jamur atau parasit mungkin terdapat pada permukaan lensa kontak atau tempat menyimpan lensa kontak.
  • Virus. Virus seperti virus herpes (herpes simpleks dan herpes zoster) dan virus yang menyebabkan klamidia dapat menyebabkan keratitis.
  • Air yang terkontaminasi. Bahan kimia dalam air seperti yang digunakan dalam kolam renang dapat mengiritasi kornea, dan melemahkan jaringan permukaan halus dari kornea (epitel kornea), sehingga menghasilkan keratitis kimia.

Diagnosis

Dokter mata akan melihat riwayat kesehatan dan gejala pasien, serta akan mendiagnosis melalui:

  • Pemeriksaan mata.
    Pemeriksaan yang dilakukan, termasuk menentukan kemampuan penglihatan Anda (ketajaman visual), biasanya dengan menggunakan bagan mata standar (snellen chart)
  • Pemeriksaan menggunakan senter.
    Dokter akan memeriksa mata Anda menggunakan senter untuk memeriksa reaksi, ukuran, dan faktor lain pupil. Dokter mungkin juga akan mengoleskan noda ke permukaan mata untuk membantu mengidentifikasi luas dan karakter permukaan yang tidak rata, serta bisul pada kornea.
  • Pemeriksaan slit-lamp.
    Dokter mungkin memeriksa mata dengan alat khusus bernama lampu celah, yang memberikan sumber cahaya dan pembesaran yang terang.
  • Analisis laboratorium.
    Dokter mungkin akan mengambil sampel air mata atau beberapa sel dari kornea untuk analisis laboratorium, yang menentukan penyebab keratitis.

Pengobatan

Jika keratitis disebabkan oleh cedera, biasanya akan hilang dengan sendirinya saat mata sembuh. Anda dapat menggunakan salep antibiotik untuk membantu meredakan gejala dan mencegah infeksi. Obat tetes mata dapat digunakan untuk mengatasi infeksi. Namun, kadang diperlukan antibiotik atau obat antivirus. Keratitis biasanya mudah diobati dan hilang dengan cepat. Meski demikian, infeksi yang masuk lebih dalam dari permukaan kornea, dapat meninggalkan bekas yang merusak penglihatan atau bahkan menyebabkan kebutaan.

 

Pencegahan

Jika sedang sakit, seringlah mencuci tangan dan jangan menyentuh mata. Apabila Anda mengenakan lensa kontak, lakukan perawatan dengan cara:

  • Tidak mengenakan lensa kontak saat tidur
  • Tidak berenang atau mandi dengan menggunakan lensa kontak
  • Mencuci tangan sebelum menyentuh lensa kontak atau mata
  • Selalu menggunakan obat cair yang baru untuk membersihkan dan menyimpan lensa kontak
  • Tidak menyimpan lensa kontak dengan menggunakan air keran
  • Mengganti lensa kontak dan tempat penyimpanan lensa kontak secara teratur

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika mengalami gejala-gejala keratitis, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Keterlambatan diagnosis dan pengobatan keratitis dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kehilangan penglihatan.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Tanyakan pada dokter Anda tentang persiapan yang perlu dilakukan sebelumnya. Misalnya, menghentikan pemakaian lensa kontak atau obat tetes mata. Buatlah juga daftar gejala yang sudah dialami dan informasi tentang semua obat, vitamin, dan suplemen yang Anda konsumsi.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter biasanya akan memberikan pertanyaan-pertanyaan seperti:

  • Kapan Anda mulai merasakan gejala-gejala tersebut?
  • Apakah gejala yang dialami berlangsung terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala yang dialami?
  • Apa yang membuat gejala bertambah parah?
  • Apa yang membuat gejala mereda?
  • Apakah mata Anda terluka baru-baru ini?
  • Apakah Anda berenang atau berada di hot tub baru-baru ini?
  • Apakah gejala yang dialami memengaruhi satu mata atau kedua mata?
  • Apakah Anda menggunakan lensa kontak?
  • Bagaimana cara Anda membersihkan lensa kontak?
  • Seberapa sering Anda mengganti kotak penyimpanan lensa kontak?
  • Apakah pernah mengalami masalah serupa sebelumnya?
  • Apakah Anda sedang menggunakan obat tetes mata?
  • Bagaimana kondisi kesehatan Anda secara umum?
  • Pernahkah Anda mengalami infeksi menular seksual?
  • Apakah Anda sedang mengonsumsi obat dengan resep dokter atau suplemen tertentu?
  • Apakah Anda baru-baru ini mengganti kosmetik?
Referensi

Mayo Clinic.  https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/keratitis/symptoms-causes/syc-20374110
diakses pada 17 Oktober 2018.

Web MD. https://www.webmd.com/eye-health/keratitis-facts#2
diakses pada 17 Oktober 2018.

Back to Top