Penyakit Lainnya

Keracunan Karbon Monoksida

Diterbitkan: 26 Apr 2019 | Maria YuniarDitinjau oleh dr. Fridawati
image Keracunan Karbon Monoksida
Terlalu banyak terpapar gas ini dapat menyebabkan keracunan dengan gejala seperti mual, muntah, sakit kepala, dan kesulitan bernapas.
Karbon monoksida (CO) adalah gas yang tidak berbau dan tidak berwarna. Gas ini ditemukan dalam asap pembakaran (knalpot) yang dihasilkan oleh:
  • Pemanasan
  • Perapian
  • Knalpot mobil
  • Panggangan arang
  • Mesin mobil
  • Generator portable (genset)
Setiap orang terpapar sejumlah kecil karbon monoksida sepanjang hari. Namun, menghirup terlalu banyak karbon monoksida dapat menyebabkan keracunan karbon monoksida. Keracunan karbon monoksida adalah kondisi yang mengancam jiwa.
Keracunan Karbon Monoksida
Dokter spesialis Umum
Gejala keracunan karbon monoksida yang paling umum adalah:
  • Sakit kepala
  • Kelemahan otot
  • Mual
  • Muntah
  • Kebingungan
  • Pusing
  • Kesulitan bernafas
Karbon monoksida dihasilkan ketika bahan bakar seperti gas, minyak, batu bara dan kayu tidak terbakar sepenuhnya. Hasil pembakaran arang, mobil yang berjalan dan asap dari rokok juga menghasilkan gas karbon monoksida.Gas, minyak, batu bara dan kayu adalah sumber bahan bakar yang digunakan di banyak peralatan rumah tangga, diantaranya adalah:
  • Perebus air
  • Kebakaran gas
  • Sistem pemanas sentral
  • Pemanas air
  • Kompor
  • Sumber api
Penyebab paling umum paparan karbon monoksida yang disengaja sepeti pemasangan peralatan rumah tangga yang dipasang tidak benar, tidak dirawat dengan baik atau memiliki ventilasi yang buruk.Penyebab lain keracunan karbon monoksida, diantaranya adalah:
  • Pembakaran bahan bakar dalam ruangan tertutup
  • Kebocoran pipa pembuangan mobil
  • Beberapa cairan pembersih dan penghilang cat yang mengandung methylene chloride yang menyebabkan keracunan monoksida jika dihirup
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menguji sampel darah untuk mengidentifikasi karbon monoksida. Jika kadar karbon dioksida meningkat hingga 70 bagian per juta (ppm), gejala akan terlihat. Gejala tersebut, diantaranya mual, pusing, dan tidak sadarkan diri.
Pengobatan keracunan karbon monoksida, diantaranya adalah:
  • Menghirup oksigen yang ditempatkan di atas hidung dan mulut pasien untuk membantu proses pernafasan.
  • Menghabiskan waktu di ruangan bertekanan oksigen (terapi oksigen hiperbarik) dapat membantu melindungi jantung dan jaringan otak yang sangat rentan terhadap cedera akibat keracunan karbon monoksida.
Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko keracunan karbon monoksida, diantaranya adalah:
  • Pastikan peralatan rumah tangga dalam kondisi baik
  • Pastikan pembuangan mobil diperiksa secara rutin dan jangan tinggalkan kendaraan dalam kondisi menyala di garasi tertutup
Keracunan karbon monoksida merupakan keadaan darurat medis yang mengancam jiwa. Carilah perawatan medis darurat jika Anda mengalami gejala keracunan karbon monoksida.
Petugas rumah sakit akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang kondisi Anda. Cobalah untuk bersiap untuk menjawab pertanyaan tentang:
  • Kemungkinan sumber paparan karbon monoksida
  • Kapan gejala dimulai
  • Gangguan mental, termasuk masalah kebingungan dan kehilangan memori
  • Kehilangan kesadaran
  • Kondisi medis lain yang telah didiagnosis, termasuk kehamilan
  • Kebiasaan merokok
Healthline. https://www.healthline.com/health/carbon-monoxide-poisoning
Diakses pada 18 Desember 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/carbon-monoxide/symptoms-causes/syc-20370642
Diakses pada 18 Desember 2018
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/carbon-monoxide-poisoning
Diakses pada 19 Desember 2018
MedlinePlus. https://medlineplus.gov/carbonmonoxidepoisoning.html
Diakses pada 19 Desember 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Gigitan Ular Tak Selalu Ancam Nyawa Jika Anda Lakukan Ini

Gigitan ular bisa mendatangkan ancaman serius bagi tubuh. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui langkah-langkah pertolongan pertama untuk mengatasi gigitan ular, agar terhindar dari kelumpuhan dan kematian.
15 Oct 2019|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Gigitan ular tak boleh dibiarkan, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Keracunan Nikotin, Apa Penyebab dan Gejalanya?

Keracunan nikotin terjadi saat seseorang terpapar substansi nikotin di luar batas toleransi. Meski dulunya jarang, beberapa tahun ke belakang fenomena ini lebih sering terjadi. Pemicunya termasuk cara baru merokok seperti vaping dengan e-cigarettes dan lainnya.
25 Aug 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Anak keracunan nikotin

Limbah B3 adalah Ancaman bagi Kesehatan, Ini Klasifikasinya

Limbah B3 adalah bahan sisa pembuangan kegiatan dan proses produksi yang dapat merusak atau mencemarkan lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia.
27 Nov 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Limbah B3 adalah limbah dengan sifat antara lain mengakibatkan kanker