Kandungan

Kembar Siam

Diterbitkan: 28 Jan 2019 | OliviaDitinjau oleh dr. Miranda Rachellina
image Kembar Siam
Bayi kembar siam adalah kondisi dua bayi yang salah satu fisiknya terhubung.
Kembar siam adalah kondisi dua bayi yang dilahirkan dengan kondisi fisik terhubung satu sama lain. Kembar siam berkembang ketika embrio awal tidak membelah secara sempurna membentuk dua individu. Meskipun dua janin berkembang dari embrio ini, mereka akan tetap terhubung, dan seringkali memiliki kondisi berhimpit pada area dada, perut atau panggul. Kembar siam dapat mempunyai dua perangkat organ dalam (satu untuk masing-masing bayi), atau berbagi satu perangkat organ dalam. Banyak kembar siam meninggal di dalam rahim atau sesaat setelah dilahirkan. Beberapa kembar siam yang bertahan, dapat dioperasi untuk dipisahkan. Kesuksesan operasi tergantung dari posisi himpitan tubuh kembar siam, banyaknya organ yang dimiliki bersama, juga pengalaman dan kemampuan dari tim bedah.
Kembar Siam
Dokter spesialis Kandungan
Tidak ada tanda atau gejala spesifik yang menunjukkan kehamilan bayi kembar siam.  Seperti kehamilan kembar lainya, rahim akan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kehamilan dengan satu janin. Kembar siam dapat didiagnosis pada awal kehamilan menggunakan ultrasonografi (USG).Bagaimana Kondisi Kembar Siam Bisa Terjadi?Kembar siam diklasifikasikan berdasarkan posisi perlekatan. Mereka kadang berbagi organ (misalnya jantung atau paru, dan lain-lain) atau bagian tubuh lain (kaki dan kepala). Kembar siam dapat menyatu pada bagian sebagai berikut ini:
  • Dada
    Kembar thorakopagus menyatu di bagian dada dan berhadapan satu sama lain. Mereka seringkali berbagi satu jantung, dan berbagi satu hati dan usus bagian atas. Ini adalah kembar siam yang paling sering ditemukan.
  • Perut
    Kembar omphalopagus menyatu pada bagian perut dekat pusar. Kebanyakan kembar omphalopagus berbagi hati, dan beberapa saling berbagi usus bagian bawah dan usus besar. Mereka umumnya tidak berbagi jantung.
  • Dasar tulang belakang
    Kembar pygopagus menyatu pada bagian bawah tulang belakang dan pantat. Beberapa kembar pygopagus berbagi saluran gastrointestinal (pencernaan) bagian bawah dan pada beberapa kasus juga berbagi alat kelamin serta organ urinaria (contohnya ginjal, kandung kemih, dan saluran kemih).
  • Tulang belakang
    Kembar rachipagus, juga disebut rachiopagus, adalah kembar yang menyatu saling membelakangi dengan bagian tubuh yang menyatu sepanjang tulang belakang. Tipe ini sangat jarang ditemukan.
  • Panggul
    Kembar ischiopagus menyatu pada bagian panggul, bisa saling bertatapan atau saling membelangkangi. Banyak kembar ischiopagus berbagi saluran gastrointestinal bagian bawah, juga hati, alat kelamin, serta organ urinaria. Setiap kembar dapat memiliki dua kaki, atau pada kasus yang jarang, berbagi dua atau tiga.
  • Batang tubuh
    Kembar parapagus merupakan kondisi saat kedua bayi menyatu pada satu sisi tubuh, dengan sisi lainnya pada panggul dan bagian dari perut dan dada. Namun, kepala keduanya kembar siam dapat memiliki dua, tiga, atau empat tangan dan dua atau tiga kaki.
  • Kepala
    Kembar craniopagus merupakan kondisi saat dua bayi menyatu pada bagian belakang, atas atau samping dari kepala, tapi bukan pada wajah. Kembar craniopagus berbagi tulang kepala yang sama. Namun otak mereka biasanya terpisah, meskipun keduanya akan berbagi beberapa jaringan otak.
  • Kepala dan dada
    Kembar cephalopagus menyatu pada bagian wajah dan tubuh bagian atas. Wajah berada pada sisi berlawanan dari satu kepala yang dimiliki bersama. Keduanya pun berbagi otak. Kembar siam ini jarang bertahan hidup.
Dalam kasus yang langka, kembar siam dapat berkembang asimetris, dengan kondisi tubuh satu bayi lebih kecil dari kembarannya, atau mengalami gangguan tumbuh kembang dibandingkan saudara kembarnya.
Kembar identik (monozigot) terjadi ketika satu telur yang dibuahi membelah dan berkembang menjadi dua individu. Pada 8-12 hari setelah pembuahan, lapisan embrio akan membelah menjadi kembar monozigot, yaitu saat kedua janin tersebut mulai berkembang membentuk organ dan struktur yang spesifik. Diyakini bahwa ketika embrio membelah, biasanya saat 13-15 hari setelah pembuahan, pembelahan berhenti sebelum proses selesai dan menghasilkan kembar yang menyatu. Sebuah teori menyatakan bahwa dua embrio yang terpisah dapat bergabung bersama dalam perkembangan awal.Faktor Risiko Karena kembar siam sangat jarang terjadi, dan penyebabnya tidak jelas, belum diketahui faktor-faktor yang mungkin membuat beberapa pasangan memiliki kembar siam.Komplikasi Kembar siam harus dilahirkan melalui operasi caesar. Banyak kembar siam yang masih dapat dilahirkan. Namun ada yang tak mampu bertahan hidup setelah dilahirkan. Tidak semua kembar siam menjalani operasi untuk melakukan pemisahan. Kesuksesan dari operasi tergantung pada bagian tubuh kembar siam melekat, dan jumlah serta jenis organ yang dimiliki bersama. Pengalaman dan kemampuan dari tim operasi pun berperan penting.
Kembar siam dapat didiagnosis menggunakan ultrasound (USG) pada akhir trimester kehamilan. Ultrasound dan echocardiogram yang lebih rinci dapat digunakan untuk menentukan jangkauan koneksi anak kembar dan fungsi organ mereka. Jika ultrasound mendekati kembar siam, pemindaian resonansi magnetik dapat dilakukan. MRI memberikan rincian tentang kondisi anak kembar dan lokasi organ yang menghubungkan mereka.
Perawatan untuk kembar siam tergantung pada kondisi kesehatan, bagian tubuh yang menyatu, dan organ maupun struktur yang dimiliki bersama.Monitor saat Kehamilan Seorang ibu dengan kehamilan kembar siam sebaiknya senantiasa memonitor kandungannya. Tim dokter akan mengevaluasi anatomi, kemampuan fungsional, serta kemungkinan keberhasilan operasi, sebagai penyusunan rencana perawatan bagi bayi kembar siam.
Sebelum berkonsultasi dengan dokter, ada baiknya Anda melakukan langkah-langkah berikut ini:
  • Meminta anggota keluarga atau teman untuk mendampingi dan membantu mengingat segala informasi yang diberikan dokter.
  • Tuliskan pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
Dokter dan tim medis akan melakukan tes kepada kembar siam dan meneliti hasilnya, kemudian mendiskusikan kepada orangtua. Bersama dengan dokter dan tim, orangtua dapat menentukan perawatan yang akan diberikan untuk anak kembar siam.
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/conjoined-twins/symptoms-causes/syc-20353910
diakses pada 19 Oktober 2018.
Medscape. https://www.medscape.com/viewarticle/465315
diakses pada 19 Oktober 2018.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Bolehkah Ibu Hamil Makan Kepiting? Inilah Penjelasannya

Kepiting menjadi salah satu makanan laut yang banyak digemari. Namun, sebagian ibu hamil takut makan kepiting karena khawatir dapat membahayakan kandungannya. Sebetulnya, bolehkah ibu hamil makan kepiting?
04 Dec 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Ibu hamil boleh makan kepiting asal dimasak dengan matang dan dalam jumlah yang sedang

Perkembangan Janin 5 Bulan: Saat Wajah Si Kecil Mulai Terbentuk

Janin 5 bulan tidak hanya menunjukkan perkembangan pada bayi, melainkan juga pada bunda yang mengandung. Dalam periode ini, bunda sudah diperbolehkan untuk merencanakan bepergian dan babymoon.
02 Dec 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Perkembangan janin 5 bulan juga ditandai dengan perubahan fisik ibu

Hamil 12 Minggu, Ini Perkembangan Janin dan Perubahan pada Bumil

Memasuki usia hamil 12 minggu, janin terus tumbuh dan berkembang. Ia kurang lebih berukuran sebesar buah aprikot. Selain itu, ibu juga masih mengalami perubahan pada tubuhnya. Apa saja itu?
31 Aug 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Memasuki hamil 12 minggu, rata-rata panjang janin 5-6 cm