Kanker

Karsinoma Sel Skuamosa

09 Mar 2021 | Lucia PriandariniDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Karsinoma Sel Skuamosa
Pembentukan sel skuamosa pada lapisan dan tengah kulit menimbulkan luka merah seperti kutil.
Karsinoma sel skuamosa adalah bentuk kanker kulit yang umum terjadi dan menyerang sel skuamosa yang membentuk lapisan tengah dan luar kulit. Karsinoma sel skuamosa pada tahap awal belum berdampak serius, tetapi jika dibiarkan kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan berakibat serius.Sel skuamosa dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun. Tetapi terutama pada bagian kulit yang terpapar sinar matahari seperti kepala, leher, ada, punggung bagian atas, telinga, bibir, tangan, dan kaki.Tidak seperti kanker kulit jenis lain, karsinoma sel skuamosa dapat menyebar ke jaringan, tulang, dan kelenjar getah bening di sekitarnya. Namun kondisi ini dapat terkendali jika cepat ditangani. 
Karsinoma Sel Skuamosa
Dokter spesialis Onkologi, Kulit
GejalaNodul keras berwarna merah, terdapat luka seperti sisik, perubahan pada kulit
Faktor risikoWarna kulit terang, paparan sinar matahari berlebihan, lesi kulit prakanker
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, biopsi
PengobatanObat-obatan, operasi, terapi radiasi
Obat5-fluorouracil, imiquimod
KomplikasiKerusakan jaringan sehat di sekitar kanker, penyebaran sel kanker
Kapan harus ke dokter?Memiliki luka atau keropeng yang tidak sembuh dalam 2 bulan, bercak dengan kulit bersisik yang tak kunjung pulih
Karsinoma sel skuamosa sering muncul pada bagian tubuh yang terpapar sinar matahari seperti kulit kepala, punggung, tangan, telinga atau bibir. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi pada bagian tubuh yang tidak terpapar sinar matahari, seperti rongga mulut, anus, atau pada area kelamin. Gejala yang mungkin ditimbulkan, antara lain:
  • Nodul keras dan berwarna merah
  • Terdapat luka seperti sisik
  • Terdapat luka baru pada bekas luka lama atau ulkus.
  • Area bersisik dan kasar pada bibir yang dapat berubah menjadi luka terbuka
  • Terjadi perubahan pada kulit
  • Terdapat bercak merah atau area yang kasar di dalam mulut
  • Terdapat bercak kemerahan atau luka, seperti kutil di anus ataupun di alat kelamin
 
Kulit manusia terdiri dari banyak lapisan. Lapisan pelindung terluar disebut epidermis, yang terdiri dari sel skuamosa, sel basal, dan melanosit.Sel-sel tersebut akan mati secara konstan, kemudian mengelupas supaya dapat digantikan oleh sel-sel yang baru dan sehat. Namun, ketika terjadi perubahan sifat (mutasi) DNA pada sel-sel tersebut, maka terjadilah kanker kulit. Dalam hal ini, mutasi terjadi pada DNA sel skuamosa. Mutasi ini membuat pertumbuhan sel skuamosa di tubuh tidak terkendali.Terdapat tiga jenis kanker kulit yang utama, yaitu karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel basal, dan melanoma maligna. 

Faktor risiko karsinoma sel skuamosa

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan peluang untuk terkena karsinoma sel skuamos. Di antaranya meliputi:
  • Warna kulit yang lebih terang

Memliki lebih sedikit pigmen pada kulit berarti proteksi terhadap radiasi ultraviolet dari matahari akan berkurang. Orang dengan rambut pirang, mata berwarna terang, mempunyai bintik-bintik pada muka, atau kulit mudah terbakar matahari, akan lebih rentan untuk terserang kanker kulit daripada mereka yang berkulit lebih gelap.
  • Paparan sinar matahari

Terpapar sinar matahari secara berlebihan, terutama jika tidak menggunakan tabir surya.
  • Lesi kulit prakanker

Mempunyai riwayat menderita lesi kulit prakanker, seperti aktinik keratosis (solar keratosis) dan Bowen’s Disease.
  • Kanker kulit

Orang yang pernah menderita kanker kulit, akan memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena karsinoma sel skuamosa.
  • Sistem imun yang lemah

Lemahnya sistem kekebalan tubuh bisa membuat seseorang rentan untuk mengalami karsinoma sel skuamosa. Misalnya, pengidap leukemia atau limfoma, penderita kanker yang menjalani kemoterapi, serta orang yang mengonsumsi obat penekan sistem imun.
  • Kelainan genetik

Kelainan genetik langka seperti xeroderma pigmentosum juga dapat menyebabkan penderita sensitif secara berlebihan terhadap cahaya matahari. 
Untuk mendiagnosis karsinoma sel skuamosa, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengambil sampel untuk di uji.
  • Tanya jawab dan pemeriksaan fisik

Dokter akan bertanya tentang riwayat penyakit dan melakukan pemeriksaan fisik pada kulit untuk mencari tanda-tanda adanya karsinoma sel skuamosa pada kulit.
  • Biopsi kulit

Untuk memastikan diagnosis karsinoma sel skuamosa, dokter akan melakukan biopsi kulit. Prosedur ini dilakukan untuk mengambil sampel jaringan kulit yang diduga terserang kanker.Dokter kemudian memeriksa sampel kulit tersebut untuk mendeteksi ada tidaknya sel-sel kanker.
Kebanyakan dari karsinoma sel skuamosa dapat diangkat seluruhnya dengan operasi kecil atau terkadang dengan obat topikal.Pengobatan untuk karsinoma sel skuamosa berdasarkan pada ukuran, lokasi, dan pertumbuhan dari kanker tersebut. Beberapa pengobatan karsinoma sel skuamosa yang dapat Anda lakukan, yaitu:
  • Elektrodesikasi dan kuretase

Untuk kanker sel skuamosa yang masih sangat kecil, pengobatan ini bisa menjadi pilihan karena dilakukan melalui pengangkatan permukaan kulit yang terkena kanker dengan alat pengikis (kuret), lalu membakar dasar kanker dengan jarum listrik.
  • Kuretase

Sama seperti elektrodesikasi dan kuretase, setelah tumor diangkat dan dikuretase, daerah dasar dan pinggir dari area biopsi diberikan nitrogen cair.
  • Terapi laser
Pengobatan menggunakan sinar laser dapat menghambat pertumbuhan karsinoma sel skuamosa. Pengobatan ini digunakan untuk sel skuamosa yang masih dangkal. Terapi ini tidak mengakibatkan efek samping yang begitu serius.
  • Cryotherapy

Cryotherapy dilakukan untuk membekukan sel kanker dengan nitrogen cair. Pengobatan ini dapat menjadi pilihan untuk mengobati lesi kulit superfisial.
  • Photodynamic therapy

Pengobatan ini dilakukan pada kanker kulit superfisial.
  • Krim atau losion obat

Untuk karsinoma sel skuamosa yang belum menyebar, pasien dapat menggunakan krim atau lotion yang mengandung obat antikanker.
  • Operasi eksisi sederhana
Jenis perawatan ini mungkin cocok untuk semua jenis kanker kulit. Pengobatan ini dilakukan dengan mengangkat jaringan kanker dan kulit sehat di sekitarnya.Jika diperlukan, akan disarankan untuk melakukan pengangkatan jaringan sehat yang lebih luas (eksisi yang lebih luas).
  • Operasi Mohs
Operasi Mohs dianggap sebagai metode yang paling efektif dalam menangani karsinoma sel skuamosa. Operasi ini dilakukan secara bertahap, termasuk pemeriksaan laboratorium.Metode ini memungkinkan dilakukannya pengangkatan seluruh jaringan kanker. Dengan ini, pasien memiliki tingkat kesembuhan paling tinggi, sementara jaringan sehat tetap selamat. Bekas operasinya pun bisa diusahakan agar sekecil mungkin. 
  • Terapi radiasi
Terapi radiasi menggunakan sinar energi bertenaga tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi radiasi dapat menjadi pilihan untuk membunuh sel-sel yang tersisa dari operasi, untuk kanker yang lokasinya lebih dalam, orang dengan risiko kambuh bahkan setelah operasi, atau pada orang yang tidak dapat menjalani operasi. 
Ada beberapa cara untuk mencegah agar tidak terkena karsinoma sel skuamosa, yaitu:
  • Berusaha untuk tidak terpapar sinar matahari pada siang hari
  • Menggunakan tabir surya saat di luar rumah
  • Menggunakan pakaian tertutup
  • Memeriksakan diri ke dokter secara rutin
 
Jika Anda memiliki luka atau keropeng yang tidak sembuh dalam waktu dua bulan atau bercak disertai kulit bersisik yang tidak kunjung sembuh, segera berkonsultasi ke dokter. 
Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan kepada Anda dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas agar dokter dapat mendiagnosis dengan tepat. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan perubahan kulit mulai terjadi?
  • Apakah Anda memiliki lesi kulit?
  • Jika iya, apakah lesi tersebut berdarah atau gatal?
  • Apakah lesi kulit Anda tumbuh atau berubah?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis karsinoma sel skuamosa agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/squamous-cell-carcinoma/symptoms-causes/syc-20352480
Diakses pada 5 November 2018
Skin Cancer Foundation. https://www.skincancer.org/skin-cancer-information/squamous-cell-carcinoma
Diakses pada 22 November 2018
Skin Cancer Foundation. https://www.skincancer.org/skin-cancer-information/mohs-surgery
Diakses pada 22 November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/melanoma-skin-cancer/melanoma-guide/squamous-cell-carcinoma#1
Diakses pada 3 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/squamous-cell-skin-cancer
Diakses pada 3 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email