Karsinoma Sel Skuamosa

Ditinjau dr. Widiastuti
Karsinoma sel skuamosa ditandai adanya bercak merah, luka bersisik, atau kutil pada kulit yang sering terpapar matahari.
Pembentukan sel skuamosa pada lapisan dan tengah kulit menimbulkan luka merah seperti kutil.

Pengertian Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma sel skuamosa adalah bentuk kanker kulit yang umum terjadi dan menyerang sel skuamosa yang membentuk lapisan tengah dan luar kulit. Karsinoma sel skuamosa pada tahap awal belum berdampak serius, tetapi jika dibiarkan kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan berakibat serius. Sel skuamosa dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Karsinoma sel skuamosa sering muncul pada bagian tubuh yang terpapar sinar matahari seperti kulit kepala, punggung, tangan, telinga atau bibir. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi pada bagian tubuh yang tidak terpapar sinar matahari, seperti dalam mulut, anus, atau pada area kelamin. Gejala yang mungkin ditimbulkan, antara lain:

  • Nodul keras dan berwarna merah
  • Terdapat luka seperti sisik
  • Terdapat luka baru pada bekas luka lama atau ulkus.
  • Area bersisik dan kasar pada bibir yang dapat berubah menjadi luka terbuka
  • Terjadi perubahan pada kulit
  • Terdapat bercak merah atau area yang kasar di dalam mulut
  • Terdapat bercak kemerahan atau luka, seperti kutil di anus ataupun di alat kelamin

Penyebab

Kulit manusia terdiri dari banyak lapisan. Lapisan pelindung terluar disebut epidermis, yang terdiri dari sel skuamosa, sel basal, dan melanosit. Sel-sel ini secara konstan dan teratur mati, kemudian mengelupas supaya dapat digantikan oleh sel-sel yang baru dan sehat. Namun, ketika terjadi perubahan sifat (mutasi) DNA pada sel-sel tersebut, maka terjadilah kanker kulit. Dalam hal ini, mutasi terjadi pada DNA sel skuamosa. Mutasi ini membuat pertumbuhan sel skuamosa di tubuh tidak terkendali.

Terdapat tiga jenis kanker kulit yang utama, yaitu karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel basal, dan melanoma malignant. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan peluang untuk terkena karsinoma sel skuamosa, di antaranya adalah:

  • Memiliki warna kulit yang lebih cerah. Memliki lebih sedikit pigmen pada kulit berarti berkurang proteksi terhadap radiasi ultraviolet dari matahari. Orang dengan rambut pirang, mata berwarna terang, mempunyai bintik-bintik pada muka, atau kulit mudah terbakar di bawah sinar matahari mempunyai risiko yang lebih tinggi terserang kanker kulit dibandingkan dengan orang yang berkulit lebih gelap.
  • Terpapar sinar matahari secara berlebihan, terutama jika tidak menggunakan tabir surya.
  • Mempunyai riwayat menderita lesi kulit prakanker, seperti aktinik keratosis (solar keratosis) dan Bowen’s Disease.
  • Pernah menderita kanker kulit
  • Lemahnya sistem kekebalan tubuh, termasuk di dalamnya orang dengan leukemia atau limfoma, serta orang yang mengonsumsi obat penekan sistem imun.
  • Kelainan genetik yang langka seperti xeroderma pigmentosum yang menyebabkan sensitivitas berlebihan pada cahaya matahari.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis karsinoma sel skuamosa, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengambil sampel untuk di uji.

  • Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik
    Dokter akan bertanya tentang riwayat penyakit dan melakukan pemeriksaan fisik pada kulit untuk mencari tanda-tanda adanya karsinoma sel skuamosa pada kulit.
  • Mengambil Sampel Jaringan untuk Diuji
    Untuk memastikan diagnosis karsinoma sel skuamosa, dokter akan mengambil jaringan kulit yang diduga terserang kanker, kemudian melakukan pengujian khusus di laboratorium untuk diperiksa apakah terdapat sel kanker atau tidak.

Pengobatan

Kebanyakan dari karsinoma sel skuamosa dapat diangkat seluruhnya dengan operasi kecil atau terkadang dengan obat topikal.

Pengobatan untuk karsinoma sel skuamosa berdasarkan pada ukuran, lokasi, dan pertumbuhan dari kanker tersebut. Beberapa pengobatan karsinoma sel skuamosa yang dapat Anda lakukan, yaitu:

  • Elektrodesikasi dan Kuretase
    Untuk kanker sel skuamosa yang masih sangat kecil, pengobatan ini bisa menjadi pilihan karena dilakukan melalui pengangkatan permukaan kulit yang terkena kanker dengan alat pengikis (curet), lalu membakar dasar kanker dengan jarum listrik.
  • Kuretase dan Kryoterapi
    Sama seperti elektrodesikasi dan kuretase, setelah tumor diangkat dan dikuretase, daerah dasar dan pinggir dari area biopsi diberikan nitrogen cair.
  • Terapi Laser
    Pengobatan menggunakan sinar laser dapat menghambat pertumbuhan karsinoma sel skuamosa. Pengobatan ini digunakan untuk sel skuamosa yang masih dangkal. Terapi ini tidak mengakibatkan efek samping yang begitu serius.
  • Pembekuan
    Pembekuan dilakukan dengan mengunakan nitrogen cair untuk membekukan sel kanker. Pengobatan ini dapat menjadi pilihan untuk mengobati lesi kulit superfisial.
  • Photodynamic Therapy
    Pengobatan ini dilakukan pada kanker kulit superfisial.
  • Krim atau Lotion Obat
    Untuk karsinoma sel skuamosa yang belum menyebar, pasien dapat menggunakan krim atau lotion yang mengandung obat antikanker.
  • Operasi Eksisi Sederhana
    Jenis perawatan ini mungkin cocok untuk semua jenis kanker kulit. Pengobatan ini dilakukan dengan mengangkat jaringan kanker dan kulit sehat di sekitarnya. Jika diperlukan, akan disarankan untuk melakukan pengangkatan jaringan sehat yang lebih luas (eksisi yang lebih luas).
  • Operasi Mohs
    Operasi ini dianggap sebagai metode yang paling efektif dalam menangani karsinoma sel skuamosa. Operasi ini dilakukan secara bertahap, termasuk pemeriksaan laboratorium. Metode ini memungkinkan dilakukan pengangkatan seluruh jaringan kanker untuk tingkat kesembuhan tertinggi, sementara jaringan sehat diselamatkan dan meninggalkan bekas operasi sekecil mungkin. 
  • Terapi Radiasi
    Terapi radiasi menggunakan sinar energi bertenaga tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi radiasi dapat menjadi pilihan untuk membunuh sel-sel yang tersisa dari operasi, untuk kanker yang lokasinya lebih dalam, orang dengan risiko kambuh bahkan setelah operasi, atau pada orang yang tidak dapat menjalani operasi.

 

Pencegahan

Ada beberapa cara untuk mencegah agar tidak terkena karsinoma sel skuamosa, yaitu:

  • Berusaha untuk tidak terpapar sinar matahari pada siang hari
  • Menggunakan tabir surya saat di luar rumah
  • Menggunakan pakaian tertutup
  • Memeriksakan diri ke dokter secara rutin

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika Anda memiliki perubahan pada kulit dan gejala-gejala yang telah dijelaskan sebelumnya, segera berkonsultasi ke dokter.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Buat janji dengan dokter jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan. Jika dokter mengira Anda menderita karsinoma sel skuamosa, Anda juga dapat dirujuk ke dokter spesialis kanker. Pada saat Anda membuat janji, pastikan untuk menanyakan apakah ada yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu, termasuk apa saja yang mungkin berhubungan dengan gejala yang Anda alami. Jadi, menyiapkan daftar pertanyaan dapat membuat kunjungan Anda lebih efektif. Untuk karsinoma sel skuamosa, berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter Anda:

  • Apakah saya menderita karsinoma sel skuamosa?
  • Jika iya, jenis karsinoma sel skuamosa apa yang saya miliki?
  • Tes apa saja yang saya perlukan?
  • Bagaimana dengan pertumbuhan sel kanker yang saya miliki?
  • Apakah ada pilihan pengobatan untuk saya?
  • Apakah ada dampak dari pengobatan saya?
  • Apakah operasi meninggalkan bekas luka?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan kepada Anda dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas agar dokter dapat mendiagnosis dengan tepat. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Kapan perubahan kulit Anda terjadi?
  • Apakah Anda memiliki lesi kulit?
  • Jika iya, apakah lesi tersebut berdarah atau gatal?
  • Apakah lesi kulit Anda tumbuh atau berubah?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/squamous-cell-carcinoma/symptoms-causes/syc-20352480
Diakses pada 5 November 2018

Skin Cancer Foundation. https://www.skincancer.org/skin-cancer-information/squamous-cell-carcinoma
Diakses pada 22 November 2018

Skin Cancer Foundation. https://www.skincancer.org/skin-cancer-information/mohs-surgery
Diakses pada 22 November 2018

Back to Top