Karsinoma sel basal ditandai dengan benjolan pada kulit
Menghindarkan diri dari paparan sinar matahari dapat mengurangi risiko terkena karsinoma sel basal.

Karsinoma sel basal merupakan kanker kulit. Karsinoma sel basal bermula pada lapisan kulit terbawah bagian luar, biasanya muncul gejala benjolan pada kulit yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari yang terlalu lama.

Biasanya karsinoma sel basal menimbulkan gejala perubahan pada kulit, seperti:

  • Benjolan putih pada kulit
  • Lesi cokelat dan putih pada kulit
  • Kemerahan pada kulit di bagian punggung atau dada
  • Kulit yang keras 

Karsinoma sel basal terjadi ketika sel sehat bermutasi. Karsinoma sel basal terletak pada lapisan kulit terbawah bagian luar. Saat sel sehat bermutasi, terjadi pertumbuhan yang sangat cepat dan tak terkendali. Akibatnya, sel-sel yang menumpuk menjadi tumor. Terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko terhadap karsinoma sel basal, yaitu:

  • Terlalu sering terpapar sinar matahari
  • Sering berjemur
  • Pengobatan menggunakan terapi radiasi
  • Memiliki warna kulit putih
  • Jenis kelamin laki-laki, sebab peluang laki-laki lebih besar untuk mengalaminya
  • Usia di atas 50 tahun
  • Riwayat keluarga
  • Terlalu sering terpapar logam beracun

Untuk mendiagnosis karsinoma sel basal, ada beberapa tes yang dapat dilakukan yaitu antara lain dengan pengambilan sampel untuk diuji (biopsi). Dokter akan mengambil sampel sel jaringan pada bagian yang memiliki gejala karsinoma sel basal, kemudian mengujinya menggunakan tes laboratorium khusus. Langkah ini bertujuan untuk menemukan keberadaan sel kanker.

Pengobatan untuk karsinoma sel basal diberikan berdasarkan jenisnya. Ada jenis karsinoma yang memerlukan operasi, dan ada yang membutuhkan kemoterapi.

Operasi

Operasi bertujuan untuk mengangkat seluruh bagian yang terkena tumor maupun kanker. Beberapa prosedur yang bisa dijalani pasien karsinoma sel basal antara lain:

  • Elektrodikasi dan kuretase (ED & C).:
    Untuk mengangkat sel karsinoma sel basal yang masih kecil, agar tidak menyebar serta mematikan sel kanker.
  • Eksisi bedah:
    Untuk mengangkat sel karsinoma sel basal dan sebagian jaringan sehat di sekitarnya, agar tidak menyebar, sekaligus mematikan sel kanker. Setelah itu dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada lagi sel kanker.
  • Pembekuan:
    Prosedur ini menggunakan nitrogen cair untuk membekukan sekaligus mematikan sel kanker yang berada di lapisan kulit terbawah bagian luar, agar tidak menyebar.
  • Operasi Mohs:
    Dokter akan mengangkat sel kanker pada setiap lapisan kulit dan memastikan tidak ada lagi sel kanker yang tersisa.

Ada beberapa cara untuk mengurangi risiko terkena karsinoma sel basal, yaitu dengan:

  • Menghindari paparan sinar matahari
  • Memakai sunscreen (tabir surya) saat beraktivitas di luar rumah
  • Menggunakan pakain yang dapat melindungi tubuh dari sinar matahari
  • Berkonsultasi dengan dokter secara rutin

Jika ada perubahan atau gejala karsinoma sel basal yang terjadi pada kulit, segera berkonsultasi dengan dokter.

Jika dokter mencurigai adanya karsinoma sel basal, Anda dapat dirujuk ke dokter spesialis kanker. Siapkan daftar pertanyaan agar kunjungan lebih efektif. Untuk karsinoma sel basal, berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan:

  • Apa penyebab utama dari gejala yang terjadi?
  • Jenis kanker apa yang saya miliki?
  • Kanker saya telah masuk stadium berapa?
  • Sejauh mana karsinoma sel basal saya menyebar?
  • Tes apa saja yang saya perlukan?
  • Apa saja pilihan pengobatan untuk saya?

Dokter akan memberikan beberapa pertanyaan agar dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut ini pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan pada Anda.

  • Sejak kapan Anda mengalami gejala seperti ini?
  • Apakah gejala terjadi secara terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala yang terjadi?
  • Hal apa yang memperbaiki kondisi tersebut?
  • Hal apa yang memperburuk kondisi tersebut?

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/basal-cell-carcinoma/symptoms-causes/syc-20354187
diakses pada 31 Oktober 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/melanoma-skin-cancer/basal-cell-carcinoma#2

diakses pada 26 Februari 2019

Artikel Terkait