Mata

Kantong Mata

25 Aug 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Kantong Mata
Pembengkakan pada bagian kelopak mata bawah menjadi ciri kantong mata
Kantong mata adalah pembengkakan ringan di bawah mata. Kondisi ini umumnya terjadi seiring bertambahnya usia. Seiring dengan bertambahnya usia, jaringan di sekitar mata Anda, termasuk beberapa otot yang menopang kelopak mata akan melemah.Lemak normal yang membantu menopang mata kemudian dapat berpindah ke kelopak mata bagian bawah, sehingga menyebabkan kelopak mata tampak bengkak dan memicu munculnya kantong mata. Penumpukan cairan juga dapat terjadi di ruang bawah mata, sehingga menambah pembengkakan.Kantong mata biasanya hanya menganggu penampilan dan bukan merupakan tanda adanya gangguan kesehatan serius yang Anda derita.Untuk menghilangkan kantung mata, umumnya Anda hanya perlu melakukan pengobatan di rumah. Seperti kompres mata dengan air dingin yang dapat membantu memperbaiki tampilan kantung di bawah mata.Jika bengkak di area mata persisten atau mengganggu, dokter biasanya akan menyarankan Anda melakukan operasi kelopak mata. 
Kantong Mata
Dokter spesialis Mata, Kulit
GejalaPembengkakan ringan, kulit kendur, mata panda
Faktor risikoMerokok, kurang waktu tidur, faktor keturunan
Metode diagnosisPemeriksaan fisik
PengobatanObat-obatan, kompres mata, laser
ObatObat alergi
KomplikasiMenganggu penampilan
Kapan harus ke dokter?Mengalami area di sekitar mata yang gatal, sakit, panas jika disentuh
Secara umum, gejala kantong mata meliputi:
  • Pembengkakan ringan
  • Kulit kendor atau longgar
  • Lingkaran hitam dan mata panda
Baca juga: Penyebab Mata Panda yang Mungkin Belum Disadari, Selain Kurang Tidur 
Penyebab kantung mata adalah melemahnya struktur jaringan kulit dan otot yang menopang kelopak mata. Kondisi ini terjadi seiring dengan berjalannya usia.Kulit mungkin mulai melorot, dan lemak yang biasanya terbatas pada area mata (orbit) dapat berpindah ke area di bawah mata. Selain itu, cairan dapat menumpuk di ruang di bawah mata Anda , sehingga membuat area di bawah mata tampak bengkak. 

Faktor risiko kantong mata

Beberapa faktor risiko kondisi ini meliputi:
  • Retensi cairan, terutama saat bangun tidur atau setelah makan asin
  • Kurang waktu tidur
  • Alergi
  • Merokok
  • Faktor keturunan
 
Diagnosis kantong mata dilakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa secara langsung kantong mata Anda. Selain itu, kantong mata juga biasanya juga bisa Anda diagnosis sendiri di rumah tanpa perlu memeriksakan diri ke dokter. Hal ini karena biasanya gejala kantong mata sudah terlihat dengan jelas. 
Cara mengobati kantong mata umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa pilihan penanganan yang bisa Anda lakukan meliputi:

Terapi non-bedah

Terapi non-bedah bisa menjadi salah satu alternatif perawatan kulit untuk memperbaiki penampilan kantong mata. Berikut contohnya:
  • Obat-obatan

Obat-obatan dapat dipakai jika pembengkakan dibawah mata disebabkan oleh alergi. Tanyakan dokter mengenai resep obat alergi yang cocok untuk anda.
  • Terapi laser, filler, dan lainnya

Beberapa teknik yang dapat dilakukan adalah penggunaan laser, pengelupasan dan pengisian dengan bahan kimia atau filler yang dapat memperbaiki warna kulit, mengencangkan kulit, dan meremajakan tampilan kantong di bawah mata.

Operasi kelopak mata

Tergantung pada apa yang menyebabkan kantung di bawah mata, operasi kelopak mata (blepharoplasty) dapat menjadi pilihan perawatan. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk menghilangkan kelebihan lemak. Selain memperbaiki kantung di bawah mata, ternyata operasi ini juga dapat memperbaiki:
  • Kelopak mata atas longgar juga bengkak
  • Kelebihan kulit kelopak mata atas yang mengganggu penglihatan
  • Kelopak mata bawah terkulai
  • Kulit berlebih pada kelopak mata bagian bawah

Perawatan di rumah

Selain itu, menghilangkan kantung mata juga bisa dilakukan secara alami. Beberapa cara menghilangkan kantung mata secara alami, yaitu:
  • Kompres dingin

Oleskan waslap bersih dan basah ke area mata Anda atau dinginkan sendok di lemari es dan gunakan bagian belakang sendok untuk memijat area tersebut dengan lembut. Anda juga dapat menyimpan krim mata atau serum di lemari es dan mengoleskannya sebagai gel pendingin.
  • Kantong teh

Teh mengandung kafein yang dapat membantu mengeluarkan air dari area bawah mata dan mengurangi pembengkakan. Caranya dengan merendam dua kantong teh dalam air dingin, lalu letakkan di atas mata tertutup dan berbaring selama 15 menit sampai 20 menit.
  • Pijat wajah

Gunakan jari Anda atau rol wajah logam dingin untuk memijat wajah. Pijat lembut atau ketuk di sekitar mata dan sinus Anda untuk membantu mengalirkan cairan ekstra.
  • Tidur yang cukup

Untuk menghilangkan kantong mata, Anda disarankan untuk tidur 7-9 jam setiap hari.
  • Batasi konsumsi makanan yang mengandung garam

Membatasi konsumsi makanan yang mengandung garam bisa bermanfaat untuk mencegah penumpukan cairan di bawah mata.Jika tidak ditangani dengan benar, kantong bisa menyebabkan komplikasi berupa menganggu penampilan karena tampak mengantuk dan kurang sehat. 
Cara mencegah kantong mata yang bisa dilakukan meliputi:
  • Gunakan bantal yang tinggi saat tidur
  • Gunakan pelembap mata
  • Cukupi kebutuhan air putih
  • Batasi konsumsi alkohol
Baca juga: Bahaya Alkohol yang Wajib Diwaspadai 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:
  • Area mata terasa gatal dan sakit
  • Area mata panas jika disentuh
 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait kantong mata?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis kantong mata agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/how-to-get-rid-of-bags-under-your-eyes/
Diakses pada 25 Agustus 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bags-under-eyes/symptoms-causes/syc-20369927
Diakses pada 25 Agustus 2021
American Academy of Opthamology. https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/bags-under-eyes
Diakses pada 25 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/eye-health/10-causes-of-under-eye-swelling
Diakses pada 25 Agustus 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/under-eye-bags-5087308
Diakses pada 25 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email