Kanker

Kanker Testis

Diterbitkan: 06 Nov 2018 | dr. Joni Indah SariDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Kanker Testis
Gejala kanker testis paling umum yang muncul pada pria adalah benjolan di salah satu atau kedua testis.
Kanker testis adalah tumor ganas yang tumbuh di buah zakar atau testis. Organ ini termasuk bagian dari sistem reproduksi pria yang  berfungsi sebagai penghasil hormon testosteron dan tempat produksi sel sperma.Kanker pada testis memang jarang terjadi, serta cenderung memengaruhi pria berusia antara 20 hingga 40 tahun. Gejala kanker yang paling sering muncul meliputi pembengkakan atau benjolan tanpa rasa nyeri di salah satu testis, atau perubahan bentuk maupun tekstur buah zakar. 
Kanker Testis
Dokter spesialis Onkologi, Urologi
GejalaBenjolan di testis, terasa nyeri yang hilang timbul, nyeri di lipatan paha
Faktor risikoKriptokidisme, perkembangan testis yang tidak normal, riwayat kanker testis dalam keluarga
Metode diagnosisUSG skrotum, tes darah
PengobatanOperasi, kemoterapi, terapi radiasi
KomplikasiPenyebaran sel kanker ke bagian lain tubuh, gangguan kesuburan
Kapan harus ke dokter?Memiliki gejala bengkak, nyeri, benjolan pada testis atau selangkangan
Gejala-gejala yang paling sering terjadi adalah pembengkakan atau benjolan yang tidak nyeri di salah satu testis, atau perubahan bentuk atau struktur buah zakar (skrotum). Benjolan bisa seukuran kacang polong tetapi mungkin lebih besar.Gejala kanker testis yang lain adalah sebagai berikut:
  • Benjolan di testis
  • Ukuran testis yang satu berbeda dengan testis yang lainnya
  • Nyeri pada testis yang datang dan pergi
  • Nyeri di perut atau area lipat paha
  • Perasaan berat di skrotum Anda
Penyebab kanker testis adalah perubahan atau mutasi abnormal pada sel-sel. Hingga kini, pemicu di balik proses abnormal ini tidak diketahui.Meski begitu, para pakar memperkirakan faktor-faktor risiko kanker testis berikut bisa mempertinggi kemungkinan seorang pria untuk mengalami penyakit ini:
  • Kriptorkidisme atau testis yang tidak turun dari rongga perut ke dalam skrotum (buah zakar)
  • Pertumbuhan testis tidak normal
  • Riwayat kanker testis dalam keluarga
  • Usia 20-40 tahun
Untuk menentukan apakah benjolan adalah kanker testis, dokter dapat merekomendasikan:
  • Ultrasonografi (USG) skrotum. Tes ini menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar skrotum dan testis.
  • Pemeriksaan darah. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan tingkat penanda tumor alpha-fetoprotein (AFP) dan human chorionic gonadotropin (HCG) dalam darah Anda. Penanda tumor adalah zat yang terjadi secara normal dalam darah Anda, tetapi kadar zat-zat ini dapat meningkat pada situasi tertentu, termasuk kanker testis dan kondisi lain. Namun, adanya peningkatan penanda tumor ini belum tentu menandakan kanker testis. Perlu dilakukan pemeriksaan lain untuk memastikan diagnosis.
  • Operasi untuk pengangkatan testis (orkiektomi). Operasi ini dapat disarankan oleh dokter karena testis yang diangkat tersebut akan  dianalisis untuk menentukan apakah benjolan yang ada bersifat kanker atau tidak serta untuk mengetahui jenis kanker tersebut.
Pilihan untuk mengobati kanker testis tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis dan stadium kanker, serta kesehatan secara keseluruhan.Pembedahan
  • Pembedahan untuk mengangkat testis adalah pengobatan utama untuk jenis kanker testis. Dalam kasus kanker testis stadium awal operasi pengangkatan testis mungkin merupakan satu-satunya pengobatan yang diperlukan.
  • Pembedahan untuk mengangkat kelenjar getah bening di dekat testis yang terindikasi kanker.
Terapi radiasiTerapi radiasi menggunakan sinar bertenaga tinggi yaitu sinar-X, untuk membunuh sel-sel kanker. Selama terapi radiasi, pasien diposisikan di atas meja dan mesin bergerak di sekitar pasien, mengarahkan ke bagian yang terjangkit sel kanker.KemoterapiPengobatan kemoterapi menggunakan obat untuk mematikan sel kanker. Obat kemoterapi menyebar ke seluruh tubuh pasien untuk membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh yang lain.
Belum ada cara untuk mencegah kanker testis. Dokter akan menyarankan pemeriksaan testis secara rutin guna mendeteksi kanker testis pada tahap awal. 
Konsultasikan secepatnya dengan dokter jika Anda mengalami gejala berupa rasa sakit, bengkak, atau benjolan pada testis maupun area selangkangan. Terlebih bila gejala berlangusng selama lebih dari dua minggu.    
Jika Anda mendeteksi adanya benjolan atau perubahan lain pada testis, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Untuk kanker testis, berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter Anda:
  • Apakah saya menderita kanker testis?
  • Jika iya, apakah jenis kanker testis yang saya miliki?
  • Sudah sampai mana kanker testis saya menyebar?
  • Tes apa saja yang saya perlukan?
Dokter dapat memberikan beberapa pertanyaan kepada Anda agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik:
  • Sejak kapan Anda mulai mengalami gejala ini?
  • Gejala yang Anda alami terasa secara terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala yang Anda alami?
  • Hal apa yang memperbaiki gejala Anda?
  • Hal apa yang memperburuk gejala Anda?
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/testicular-cancer-care/s
ymptoms-causes/syc-20352986
diakses pada 19 Oktober 2018.
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/testicular-cancer/
diakses pada 19 Oktober 2018.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Kerap Dianggap Santet, Teratoma Adalah Tumor Berisi Hal Tak Lazim

Teratoma adalah tumor langka yang biasanya muncul pada ovarium, testis, maupun tulang ekor. Tumor ini berisi jaringan dan organ seperti rambut, gigi, tulang, hingga otot yang sering membuat orang mengira disebabkan oleh santet.
25 Mar 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Teratoma adalah tumor jinak yang dapat muncul di ovarium dan menimbulkan nyeri perut

Kanker Payudara pada Ibu Hamil: Cara Deteksi Dini dan Cara Perawatannya

Tanpa banyak disadari, kanker payudara merupakan salah satu kondisi keganasan yang dapat terjadi pada ibu hamil. Oleh karena itu, deteksi dini kanker payudara pada ibu hamil, penting untuk dilakukan. Ada empat langkah yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara pada ibu hamil, yaitu mengenali perubahan pada payudara, pemeriksaan ultrasound, biopsi, dan mamografi. Kemoterapi dapat menjadi pilihan perawatan kanker payudara saat hamil.
03 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Cara kerja mamografi dalam mendeteksi kanker payuadara adalah memancarkan radiasi

Agar Prostat Bebas Masalah, Hindari Pantangan Sakit Prostat Ini

Ada sejumlah pantangan sakit prostat yang harus dihindari pria, terutama yang berusia 55 tahun ke atas. Pantangan ini berupa makanan dan aktivitas agar meminimalkan risiko masalah pada prostat Anda.
15 Sep 2020|Bayu Galih Permana
Baca selengkapnya
Pantangan sakit prostat dapat berupa menghindari makanan maupun aktivitas tertentu