Kanker

Kanker Sarkoma Ewing

Diterbitkan: 28 Jan 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kanker Sarkoma Ewing
Kanker sarkoma Ewing bisa menyerang tulang dan jaringan lunak di sekitarnya
Ewing’s sarcoma atau kanker sarkoma Ewing adalah jenis kanker yang terjadi pada tulang dan jaringan lunak di sekitarnya. Kanker ini paling sering terjadi pada orang berusia 10 hingga 20 tahun.Bagian tubuh yang paling sering diserang oleh kanker sarkoma Ewing meliputi panggul, kaki, atau lengan. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk kanker ini terjadi di bagian tulang lain.Nyeri, bengkak, dan kaku pada area tumbuhnya tumor merupakan gejala kanker sarkoma Ewing. Keluhan berupa mudah lelah dan demam juga bisa muncul. 
Kanker Sarkoma Ewing
Dokter spesialis Onkologi, Bedah
GejalaNyeri, bengkak, dan kaku di lokasi tumor
Faktor risikoUsia, ras
Metode diagnosisMRI, CT scan, PET scan
PengobatanOperasi, kemoterapi, radioterapi
KomplikasiPenyebaran kanker
Kapan harus ke dokter?Nyeri dan bengkak yang tidak kunjung sembuh
Secara umum, gejala kanker sarkoma ewing meliputi:

Gejala utama

Nyeri, bengkak, dan kaku merupakan gejala utama kanker sarkoma Ewing. Keluhan ini akan muncul pada area tubuh yang ditumbuhi tumor, misalnya pada lengan, kaki, dada, punggung, atau panggul.Gejala utama sarkoma Ewing ini bisa berlangsung selama beberapa minggu hingga bulan. Penderita juga kerap tidak menyadarinya karena mirip dengan keluhan nyeri biasa, contohnya karena terbentur.

Gejala lainnya

Di samping gejala yang muncul pada lokasi tumor tersebut, kanker sarkoma Ewing dapat memicu beragam keluhan berikut:
  • Mudah lelah tanpa sebab yang jelas
  • Demam 
  • Penurunan berat badan
  • Patah tulang tanpa sebab yang jelas
  • Khusus untuk sarkoma Ewing yang tumbuh di dekat tulang belakang, tidak bisa menahan buang air kecil (mengompol) bisa terjadi
 

Jenis-jenis kanker sarkoma Ewing

Jenis kanker sarkoma Ewing bisa dibedakan berdasarkan lokasi tumbuhnya tumor. Apa sajakah itu?
  • Tumor tulang

Sebagian besar kanker sarkoma Ewing muncul pada tulang. Angka kasusnya diperkirakan mencapai 87 persen dari keseluruhan kasus kanker ini.Bagian tulang yang sering mengalami kanker ini meliputi paha, panggul, rusuk, dan tulang selangka.
  • Tumor jaringan lunak

Jenis sarkoma Ewing ini menyerang jaringan lunak di sekitar tulang. Misalnya, tulang rawan (kartilago) dan otot.
  • Peripheral primitive neuroectodermal tumor (pPNET)

Sesuai namanya, pPNET bisa ditemukan pada jaringan saraf. Karena itu, tumor ini bisa muncul di berbagai bagian tubuh.
  • Tumor Askin

Tumor Askin adalah tipe tumor PNET yang muncul pada jaringan lunak di rongga dada penderita.Baca juga: Jangan Abaikan Rasa Sakit, Bisa Jadi Ini Gejala Kanker Tulang 
Penyebab kanker sarkoma Ewing adalah mutasi (perubahan) gen. Perubahan ini menyebabkan sel-sel bertambah secara abnormal hingga memicu tumbuhnya tumor.Meski begitu, pemicu mutasi gen tersebut belum diketahui secara pasti. Walau disebabkan oleh perubahan genetik, sejumlah penelitian mengemukakan bahwa kanker ini tidak dipengaruhi oleh faktor keturunan.Dua faktor yang diketahui dapat berpengaruh adalah usia dan ras. Kanker sarkoma Ewing lebih umum terjadi pada orang berusia 10-20 tahun. Demikian pula pada orang yang memiliki keturunan Eropa. 
Diagnosis kanker sarkoma Ewing bisa dilakukan dengan cara-cara di bawah ini:
  • Wawancara

Dokter akan menanyakan semua gejala yang dialami oleh pasien, serta riwayat penyakit pasien dan keluarga.
  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan mengecek kondisi pada bagian tubuh pasien yang mengalami gejala, misalnya ada tidaknya benjolan yang muncul.
  • Rontgen

Rontgen pada bagian tubuh yang mengalami gejala diperlukan untuk melihat kondisi dan kemungkinan adanya tumor.
  • MRI

Prosedur MRI akan menghasilkan gambar struktur maupun jaringan lunak dari bagian dalam area tubuh yang dicurigai mengalami Ewing’s sarcoma. Dengan ini, dokter bisa mendeteksi keberadaan tumor.
  • CT scan

Melalui CT scan, dokter juga bisa memeriksa gambar dari bagian dalam tubuh pasien dari berbagai posisi. Contohnya kiri, kanan, atas, atau bawah.Dokter juga bisa menyuntikkan zat kontras terlebih dulu ke dalam pembuluh darah pasien. Zat ini akan tampak pada gambar dan bisa digunakan untuk menentukan stadium kanker sarkoma Ewing yang dialami oleh pasien.
  • PET scan

Sebelum menjalani PET scan, dokter akan menyuntikkan cairan glukosa yang mengandung radioaktif ke dalam pembuluh darah pasien. Cairan ini akan mewarnai sel-sel kanker, sehingga tampak lebih terang pada gambar.Walau mengandung radioaktif, pasien tidak perlu panik karena cairan tersebut tergolong aman.
  • Bone scan

Sama seperti CT scan dan PET scan, bone scan juga dilakukan dengan penyuntikan zat radioaktif terlebih dulu ke dalam pembuluh darah pasien. Zat ini kemudian berkumpul di bagian tulang yang mengalami kanker sehingga tampak pada gambar.
  • Biopsi

Cara terbaik untuk mendiagnosis kanker sarkoma Ewing yang menyerang tulang adalah dengan biopsi tulang. Prosedur ini dilakukan guna mengambil sampel sumsum tulang dari tulang mengalami kanker, lalu diperiksa di laboratorium.Jenis biopsi ini bisa dilaksanakan melalui dua cara, yakni aspirasi jarum halus dan biopsi lewat operasi.Aspirasi jarum halus dilakukan dengan menyuntikkan jarum hingga mencapai tulang untuk mengambil sumsum tulang. Sedangkan biopsi lewat operasi melibatkan sayatan guna mengangkat sampel jaringan dari tumor. 

Stadium kanker sarkoma Ewing

Untuk membantu dokter dalam menentukan langkah pengobatan yang tepat, stadium kanker sarkoma Ewing sering dikelompokkan sebagai berikut:
  • Kanker sarkoma Ewing lokal

Kanker sarkoma Ewing lokal menandakan bahwa kanker hanya berada pada lokasi awal atau baru menyebar ke jaringan di sekitarnya. Kanker juga belum meluas hingga ke bagian lain tubuh yang jauh dari lokasi kanker.
  • Kanker sarkoma Ewing metastasis

Kanker sarkoma Ewing metastasis berarti sudah menyebar ke bagian tubuh lain, seperti paru-paru, tulang lainnya, serta sumsum tulang. 
Cara mengobati kanker sarkoma Ewing akan tergantung pada jenis, ukuran, dan stadium kanker, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Dokter juga akan mempertimbangkan pilihan pengobatan yang diinginkan oleh pasien.Beberapa jenis sarkoma Ewing dapat diobati melalui operasi. Sementara sebagian jenis lainnya dapat diobati dengan kemoterapi.
  • Operasi

Operasi bertujuan mengangkat sel-sel kanker. Dengan ini, bagian tubuh yang terkena kanker bisa dipertahankan.Namun bila kanker telah menyebar agak luas, sebagian atau seluruh bagian tubuh (amputasi) yang terjangkit kanker ini juga bisa diangkat.
  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. Obat ini bisa diberikan melalui infus atau berupa obat minum.Prosedur kemoterapi juga dapat dilakukan untuk mengecilkan ukuran tumor sebelum operasi. Dengan ini, tumor lebih mudah untuk diangkat.Namun untuk kanker sarkoma Ewing yang sudah menyebar ke berbagai bagian tubuh, kemoterapi dianjurkan untuk mengurangi gejala dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Radioterapi

Radioterapi atau terapi radiasi akan menggunakan sinar energi tinggi (sinar X) untuk membunuh sel-sel kanker. Metode ini juga bisa dilakukan setelah pasien menjalani operasi untuk mematikan sel kanker yang tersisa.Apabila lokasi kanker tidak bisa dijangkau melalui operasi atau komplikasi operasi lebih besar daripada manfaatnya, radioterapi juga dapat menjadi pilihan penanganan.Semakin cepat terdeteksi dan ditangani, tingkat keberhasilan pengobatan kanker sarkoma Ewing akan semakin tinggi. Pasalnya, kanker ini tergolong bisa menyebar dengan cepat.Secara umum, diperkirakan 60 persen pengidap kanker sarkoma Ewing bisa bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah terdeteksi mengalami kanker. Namun angka harapan hidup ini bisa berbeda-beda pada tiap penderita.Pasien yang sudah sembuh dari kanker sarkoma Ewing pun tetap dihimbau untuk melakukan pemeriksaan medis secara berkala. Pasalnya, kanker bisa saja muncul kembali. Lokasi kemunculan ini bisa di tempat yang sama atau berbeda. 

Komplikasi kanker sarkoma ewing

Jika terus dibiarkan tanpa penanganan, kanker sarkoma Ewing bisa menyebabkan komplikasi berupa:
  • Penyebaran kanker ke bagian tubuh lain, contohnya paru-paru. Kanker yang telah menyebar akan lebih sulit untuk ditangani.
  • Efek samping pengobatan kanker jangka panjang, misalnya karena obat kemoterapi.
 
Cara mencegah kanker sarkoma Ewing belum tersedia. Pasalnya, penyebab kanker ini juga belum diketahui secara pasti. 
Segera konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami gejala yang mencurigakan. Misalnya, nyeri dan bengkak yang tidak kunjung sembuh.Gejala kanker sarkoma Ewing sering mirip dengan gejala penyakit lainnya. Jadi perlu bantuan dokter untuk menentukan diagnosis yang akurat. 
Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait kanker sarkoma ewing?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis kanker sarkoma ewing agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ewing-sarcoma/symptoms-causes/syc-20351071
Diakses pada 1 November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/cancer/ewings-sarcoma#1
Diakses pada 28 Februari 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/ewing-sarcoma/
Diakses pada 7 Oktober 2020
American Cancer Society https://www.cancer.org/cancer/ewing-tumor/
Diakses pada 7 Oktober 2020
National Cancer Institute. https://www.cancer.gov/types/bone/hp/ewing-treatment-pdq
Diakses pada 7 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Sebenarnya, Berapa Jumlah Tulang Manusia?

Jumlah tulang manusia, ternyata lebih banyak dari yang dibayangkan. Jumlah tulang pada orang dewasa dan bayi pun ternyata berbeda cukup jauh. Bayi memiliki sekitar 50% lebih banyak tulang dibandingkan orang dewasa.
17 Dec 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Jumlah tulang manusia di tubuh dapat berubah seiring bertambahnya usia

Mengenal Berbagai Pilihan Pengobatan Kanker Otak

Beberapa pilihan pengobatan kanker otak yang umumnya digunakan, yaitu operasi, kemoterapi, terapi steroid, dan radioterapi. Penggunaan lebih dari satu metode pengobatan juga bisa dilakukan.
28 Jun 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Operasi, kemoterapi, dan radioterapi dapat menjadi pilihan untuk pengobatan kanker otak

Manfaat Labu Siam untuk Kesehatan Tak Boleh Diremehkan

Labu siam mempunya banyak manfaat untuk kesehatan sangat banyak. Salah satu manfaat labu siam adalah dapat membuat wajah lebih awet muda.
10 May 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Salah satu manfaat labu siam adalah dapat membuat wajah awet muda