Kanker Sarkoma Ewing

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Kanker sarkoma Ewing adalah kanker yang terjadi pada tulang dan jaringan lunak di sekitar tulang.
Kanker sarkoma Ewing tidak diwariskan dan bukan penyakit keturunan.

Pengertian Kanker Sarkoma Ewing

Sarkoma Ewing merupakan kanker yang terjadi pada tulang dan jaringan lunak di sekitar tulang. Paling sering terjadi pada usia 10-20 tahun. Bagian tubuh yang paling sering terjangkit adalah panggul, kaki, atau lengan. Tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk terjadi di bagian tulang lainnya. Sarkoma Ewing paling sering menyerang remaja, namun juga berpeluang menyerang orang yang berusia lanjut.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala yang ditimbulkan oleh sarkoma Ewing, yaitu:

  • Nyeri, bengkak, dan kaku pada area tumor (lengan, kaki, dada, punggung, atau panggul)
  • Merasa mudah lelah tanpa sebab
  • Demam 
  • Penurunan berat badan
  • Terjadi patah tulang tanpa sebab
  • Kehilangan kontrol untuk berkemih jika lokasi tumor dekat dengan tulang belakang

Penyebab

Penyebab kanker sarkoma Ewing belum diketahui, meskipun dapat diakibatkan mutasi genetik dan penyakit ini tidak diwariskan. 

Diagnosis

Tes pencitraan dapat membantu menentukan lokasi, ukuran tumor tulang, dan penyebarannya. Jenis-jenis tes pencitraan yang direkomendasikan tergantung pada tanda dan gejala masing-masing. Tes-tes tersebut meliputi:

  • Sinar X-Ray
  • Pemindai tulang (bone scan)
  • Komputerisasi tomografi (CT-scan)
  • Magnetic resonance imaging (MRI)
  • Positron emission tomography (PET)

Biopsi

Cara paling baik untuk mendiagnosis kanker tulang dengan cara mengambil sampel tulang yang terkena sel kanker lalu diperiksa di laboratorium. Ada dua jenis biopsi yang dapat dilakukan, di antaranya:

  • Biopsi jarum. Dokter menggunakan jarum tipis dan memasukkannya melalui kulit diarahkan ke tumor untuk mengangkat jaringan kecil dari tumor.
  • Biopsi bedah. Dokter membuat sayatan di kulit untuk mengangkat tumor di dalam tubuh.

Pengobatan

Pengobatan untuk sarkoma Ewing berdasarkan pada jenis kanker. Beberapa jenis penyakit ini dapat diobati melalui proses operasi, sementara jenis lainnya dapat diobati dengan kemoterapi.

Operasi

Operasi bertujuan untuk mengangkat seluruh bagian yang terjangkit tumor ataupun kanker dan mengganti tulang yang terbuat dari logam dan plastik keras.

Kemoterapi

Pengobatan kemoterapi menggunakan obat untuk mematikan sel kanker. Obat kemoterapi menyebar ke seluruh tubuh pasien untuk membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Terapi Radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar bertenaga tinggi, yaitu sinar-X, untuk membunuh sel-sel kanker. Selama terapi radiasi, pasien diposisikan di atas meja dan mesin bergerak di sekitar pasien, mengarahkan ke bagian yang terkena sel kanker.

Anak-anak dengan Sarkoma Ewing yang belum menyebar memiliki angka kesembuhan 80%.

Pencegahan

Sarkoma Ewing tidak dapat dicegah dan tidak mempunyai hubungan dengan gaya hidup, garis keturunan, ataupun lingkungan. 

Informasi Dokter

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika dokter mencurigai sarkoma Ewing, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis kanker. Siapkan daftar pertanyaan agar kunjungan lebih efektif. Berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter:

  • Jenis sarkoma Ewing apakah yang saya miliki?
  • Sudah sejauh mana tahapan sarkoma Ewing saya?
  • Tes apa saja yang saya perlukan?
  • Adakah pilihan pengobatan?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan memberikan beberapa pertanyaan agar dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Sejak kapan pertama kali mengalami gejala tersebut?
  • Apakah gejala tersebut terasa terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa berat gejala yang terjadi?
  • Hal apa yang memperbaiki gejala?
  • Hal apa yang memperburuk gejala?

 

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ewing-sarcoma/symptoms-causes/syc-20351071
diakses pada 1 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/cancer/ewings-sarcoma#3
diakses pada 28 Februari 2019.

Back to Top