Kanker paru lebih banyak menyerang perokok dan hanya dapat diobati dengan operasi, kemoterapi, atau terapi radiasi.
Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.

Kanker paru adalah jenis kanker yang menyerang organ paru. Paru-paru adalah dua organ di dada yang bekerja untuk mengambil oksigen dan melepaskan karbondioksida. Orang yang merokok memiliki resiko lebih besar terkena kanker paru-paru, meskipun kanker paru-paru juga dapat terjadi pada orang yang tidak pernah merokok.

Pada tahap awal, kanker paru biasanya tidak menyebabkan gejala. Gejala yang umumnya akan dialami oleh kebanyakan orang dengan kondisi ini adalah:

  • Batuk yang tidak kunjung sembuh
  • Batuk darah
  • Sesak napas
  • Sakit dada
  • Suara serak
  • Penurunan berat badan
  • Sakit pada tulang
  • Sakit kepala
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher
  • Pembesaran pembuluh balik (vena) di leher, dada, dan lengan

Merokok merupakan penyebab utama kanker paru, tetapi kanker paru-paru juga terjadi pada orang-orang yang tidak pernah merokok. Penelitian medis mengindikasikan bahwa zat yang terkandung pada rokok dapat membuat perubahan pada jaringan paru, sehingga merokok merusak sel-sel yang melapisi paru dan menyebabkan kanker paru.

Faktor risiko untuk kanker paru meliputi:

  • Merokok
  • Terpapar asap rokok dari perokok aktif.
  • Terpapar gas radon (gas yang beradioaktif).
  • Terpapar asbes dan karsinogen lainnya.
  • Riwayat keluarga dengan kanker paru-paru.

Jika indikasi pasien mengarah ke kanker paru, dokter akan merekomendasikan sejumlah pemeriksaan dan prosedur sebagai berikut:

  • Sitologi usus. Jika penderita menderita batuk berdahak, dokter akan melakukan pengujian pada dahak yang dikeluarkan untuk melihat apakah terdapat sel-sel kanker di dahak tersebut.
  • Tes pencitraan. Magnetic resonance imaging (MRI) umumnya digunakan untuk membantu diagnosis kanker paru. Terkadang diperlukan pemeriksaan lain seperti CT-scan dan PET-scan.
  • Cara paling baik untuk mendiagnosis kanker adalah dengan mengambil sampel jaringan dari kelenjar getah bening yang kemudian diuji untuk menentukan apakah itu tumor atau kanker.

Pengobatan untuk kanker paru berbeda berdasarkan pada jenis kankernya, beberapa jenis menggunakan operasi dan yang lainnya dengan kemoterapi.

Operasi

Operasi bertujuan untuk mengangkat seluruh bagian yang terjangkit tumor ataupun kanker. Berikut prosedur untuk mengangkat kanker paru:

  • Reseksi (pengangkatan sebagian paru-paru) bagian kecil paru-paru yang terjangkit sel kanker.
  • Reseksi segmental untuk mengangkat bagian yang lebih besar yang terjangkit sel kanker.
  • Lobektomi untuk mengangkat seluruh lobus dari salah satu paru-paru.
  • Pneumonektomi untuk mengangkat seluruh bagian paru-paru.

Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat untuk mematikan sel kanker. Obat kemoterapi menyebar ke seluruh tubuh pasien untuk membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Terapi radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar bertenaga tinggi yaitu sinar-X, untuk membunuh sel-sel kanker. Selama terapi radiasi, pasien diposisikan di atas meja dan mesin bergerak di sekitar pasien, mengarahkan ke bagian yang terjangkit sel kanker.

Belum ada cara pasti untuk mencegah kanker paru, tetapi beberapa hal yang dapat mengurangi risiko tersebut:

  • Jangan merokok.
  • Berhenti merokok.
  • Hindari asap rokok.
  • Hindari diri dari paparan zat kimia.
  • Konsumsi banyak buah dan sayur.
  • Olahraga teratur.

Jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan dan kecanduan rokok, segera konsultasi dengan dokter.

Jika dokter mencurigai Anda menderita kanker paru, Anda dapat dirujuk ke dokter spesialis kanker. Menyiapkan daftar pertanyaan dapat membuat kunjungan Anda lebih efektif. Untuk kanker paru, berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter:

  • Jenis kanker paru apa yang saya miliki?
  • Apa yang menyebabkan gejala saya dapat kambuh?
  • Apakah saya membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut?
  • Apakah ada pilihan pengobatan untuk saya?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan. Berikut pertanyaan yang mungkin ditanyakan:

  • Sejak Kapan Anda mengalami gejala ini?
  • Apakah gejala tersebut terjadi secara terus-menerus?
  • Seberapa parah gejala yang terjadi?
  • Hal apa yang memperburuk kondisi?
  • Hal apa yang memperbaiki kondisi?

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lung-cancer/diagnosis-treatment/drc-20374627
Diakses pada 22 Oktober 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/lung-cancer/lung-cancer-diagnosis#1
Diakses pada 22 Oktober 2018.

Artikel Terkait