Kanker

Kanker Mulut

07 Apr 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kanker Mulut
Kanker mulut adalah penyakit yang dapat disembuhkan apabila dideteksi sejak dini. Semakin terlambar dirawat, penyakit ini akan semakin berbahaya.
Kanker mulut adalah pertumbuhan sel kanker pada area mulut. Kondisi ini menyebabkan kerusakan jaringan di sekitar mulut.Pada penyakit kanker mulut, muncul pertumbuhan atau nyeri pada area mulut yang tidak kunjung hilang.Penyakit ini dapat terjadi di permukaan lidah, bagian dalam pipi, langit-langit mulut (palatum), bibir, atau gusi. Tumor atau kanker juga bisa berkembang di kelenjar penghasil air liur, amandel, bagian belakang mulut, dan tenggorokan yang menghubungkan mulut ke faring.Kanker yang terjadi di dalam mulut terkadang disebut kanker oral atau kanker rongga mulut. Kondisi ini termasuk beberapa jenis kanker yang dikelompokkan sebagai kanker kepala dan leher.Karena digolongkan dalam satu kategori, kanker oral atau kanker rongga mulut sering ditangani dengan cara yang sama. 

Jenis-jenis kanker mulut

Kanker mulut dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berikut:
  • Karsinoma sel skuamosa

Karsinoma sel skuamosa adalah jenis kanker mulut yang paling umum. Diperkirakan 9 dari 10 kasus kanker mulut termasuk tipe ini.Sel skuamosa dapat ditemukan pada berbagai area tubuh, termasuk di dalam mulut dan kulit.
  • Adenokarsinoma

Adenokarsinoma merupakan kanker yang berkembang di dalam kelenjar ludah.
  • Sarkoma

Sarkoma adalah kanker yang muncul karena kelainan pada tulang, tulang rawan, otot, atau jaringan lain.
  • Melanoma ganas oral

Pada jenis ini, kanker bermula di sel-sel yang menghasilkan pigmen atau warna kulit (melanosit). Melanoma ganas oral tampak sebagai pembengkakan yang sangat gelap dan bintik-bintik yang sering berdarah.
  • Limfoma

Limfoma tumbuh dari sel yang biasanya ditemukan di kelenjar getah bening, tapi bisa juga tumbuh di mulut. 
Kanker Mulut
Dokter spesialis Gigi
GejalaSariawan selama beberapa minggu, benjolan aneh dalam mulut, bibir kebas
Faktor risikoPenggunaan tembakau (seperti merokok), pencandu alkohol, paparan sinar matahari
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, biopsi, tes pencitraan
PengobatanOperasi, kemoterapi, radioterapi
KomplikasiPenyebaran kanker ke bagian lain tubuh
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala yang mengganggu lebih dari dua minggu
Gejala kanker mulut di antaranya adalah:
  • Sariawan yang tidak sembuh dalam beberapa minggu
  • Benjolan aneh di dalam mulut yang tidak hilang
  • Mati rasa atau perasaan aneh pada bibir
  • Terdapat bercak putih atau merah pada lapisan mulut atau lidah
  • Perubahan pelafalan, seperti cadel
  • Gigi goyang
  • Perdarahan di rongga mulut
  • Benjolan di leher
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba dan berlebih
  • Bibir bawah, wajah, leher, atau dagu mati rasa
  • Nyeri pada lidah dan rahang
  • Kesulitan menelan makanan
 
Penyebab kanker mulut adalah mutasi sel-sel dalam mulut. Kondisi ini memungkinkan sel tumbuh secara tidak terkendali dan membuat sel-sel sehat mati. Pada akhirnya, sel-sel kanker mulut menumpuk dan menjadi tumor.Kanker mulut paling sering muncul pada sel tipis yang melapisi bibir dan bagian dalam mulut. Meski begitu, pemicu mutasi tersebut belum diketahui secara pasti. 

Faktor risiko kanker mulut

Para pakar memperkirakan bahwa sederet faktor di bawah ini berpotensi meningkatkan risiko kanker mulut:
  • Penggunaan tembakau, misalnya merokok
  • Kecanduan alkohol
  • Paparan sinar matahari yang terlalu sering pada bibir
  • Virus yang ditularkan secara seksual, yakni human papillomavirus (HPV)
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
 
Untuk menentukan diagnosis kanker mulut, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan sebagai berikut:
  • Pemeriksaan fisik
Dokter akan memeriksa bibir dan mulut untuk mencari indikasi, seperti luka atau kelainan.
  • Biopsi
Dokter mengambil sampel jaringan mulut lalu diuji untuk menentukan apakah terdapat sel kanker.
  • Tes pencitraan
Tes ini umumnya digunakan untuk membantu mendiagnosis indikasi kanker mulut, dan mengetahui jangkauan penyebaran sel-sel kanker. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan menggunakan rontgen, CT scan, MRI atau Positon Emission Tomography (PET)
  • Menggunakan endoskopi
Tes ini dilakukan untuk memeriksa tenggorokan pasien, dan mencari tanda-tanda sel kanker yang telah menyebar ke bagian tenggorokan. Stadium kanker mulutDiagnosis kanker mulut mungkin akan menentukan penyakit ini sudah sampai tahap mana. Berikut tahapan kanker mulut berdasarkan tingkat keparahannya:
  • Stadium 1
Kanker masih berukuran 2 cm atau lebih kecil, dan belum menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium 2
Kanker berukuran 2-4 cm, tapi belum menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium 3
Kanker berukuran lebih dari 4 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening.AtauKanker dengan semua ukuran yang telah menyebar ke satu kelenjar getah bening, tapi tidak ke bagian tubuh lain.
  • Stadium 4
Kanker telah menyebar ke jaringan terdekat, kelenjar getah bening, atau bagian tubuh lain. 
Cara mengobati kanker mulut akan ditentukan oleh dokter berdasarkan jenis dan stadium kanker, serta kondisi kesehatan pasien. Beberapa penangananya meliputi:

Operasi

Operasi dilakukan untuk mengangkat kanker maupun jaringan sehat di sekitarnya. Namun dalam beberapa kasus, kanker mungkin tidak bisa diambil secara menyeluruh. Jadi dokter hanya menyingkirkan tumor secukupnya.Jenis perasi yang bisa dilakukan meliputi:
  • Operasi pengangkatan tumor

Operasi dilakukan dengan memotong tumor dan jaringan sehat yang mengelilinginya. Dengan ini, sel-sel kanker dipastikan telah terangkat.Jika anker berukuran kecil, operasi akan bersifat ringan. Namun operasi ekstensif mungkin dilakukan guna mengangkat tumor yang besar.
  • Operasi pengangkatan kanker yang telah menyebar ke leher

Operasi akan dilakukan guna mengangkat kelenjar getah bening dan jaringan di leher yang telah terkena kanker.Setelah pembedahan ini dilakukan, dokter bisa merekomendasikan operasi rekonstruksi mulut. Langkah ini perlu dilakukan untuk mengembalikan kemampuan berbicara dan makan pasien.

Kemoterapi

Prosedur kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat-obatan untuk mematikan sel-sel kanker.

Terapi radiasi

Terapi radiasi (radioterapi) dilakukan dengan sinar X untuk membunuh sel-sel kanker.

Terapi tertarget

Obat tertentu seperti cetuximab diberikan untuk mengincar bagian yang memicu pertumbuhan sel kanker. Namun obat ini memiliki fek samping berupa ruam kulit, gatal, sakit kepala, diare, dan infeksi.

Imunoterapi

Imunoterapi dilakukan dengan memanfaatkan sistem imun dalam melawan kanker. Terapi ini berperan mengganggu proses sel kanker dalam menghasilkan protein yang bisa mengelabui sistem imun.Jika proses terebut bisa dihentikan, sistem kekebalan tubuh akan dapat menyerang sel kanker tanpa hambatan. 

Komplikasi kanker mulut

Komplikasi kanker mulut bisa terjadi, baik karena kanker itu sendiri maupun akjbat pengobatannya. Kondisi ini dapat:
  • Mempengaruhi bentuk mulut, memicu gangguan bicara, dan menelan (disfagia)

Disfagia bisa menjadi masalah serius, terutama jika ada potongan makanan yang masuk ke saluran napas dan tersangkut di paru-paru. Kondisi ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan infeksi paru yang disebut pneumonia aspirasi.
  • Menyebabkan penyebaran kanker

Kanker yang tidak ditangani dengan benar juga bisa menyebar ke bagian lain tubuh. 
Tidak ada cara yang terbukti efektif sebagai cara mencegah kanker mulut. Namun Anda dapat mengurangi risikonya dengan langkah sederhana berikut:
  • Tidak merokok
  • Tidak mengonsumsi minuman beralkohol
  • Mengonsumsi buah dan sayur secara teratur
  • Menghindari paparan sinar matahari yang berlebihan ke bibir
Anda juga dapat melakukan deteksi dini kanker mulut dengan langkah di bawah ini:
  • Periksa sendiri kondisi rongga mulut, setidaknya sebulan sekali

Anda bisa memakai lampu yang terang dan berdiri di depan cermin untuk melihat ada tidaknya kejanggalan dalam rongga mulut. Misalnya, bercak keputihan.
  • Rutin memeriksakan gigi dan mulut ke dokter gigi

Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan minimal enam bulan sekali. Dengan ini, dokter gigi dapat membantu Anda dalam deteksi kanker mulut sejak dini. 
Segera berkonsultasi ke dokter jika Anda mengalami gejala yang mengganggu lebih dari dua minggu. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait kanker mulut?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis kanker mulut agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mouth-cancer/diagnosis-treatment/drc-20351002
Diakses pada 22 Oktober 2018
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/mouth-cancer/
Diakses pada 22 Oktober 2018
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/oral-cancer#1
Diakses pada 18 Februari 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/oral-cancer
Diakses pada 18 Februari 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email