Kanker Mulut

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau drg. Nina Hertiwi Putri
Kanker mulut dapat terjadi di permukaan lidah, bagian dalam pipi, langit-langit mulut (palatum), bibir, atau gusi. Gejala utama kanker mulut adalah sariawan yang tidak sembuh dalam beberapa minggu.
Kanker mulut adalah penyakit yang dapat disembuhkan apabila dideteksi sejak dini. Semakin terlambar dirawat, penyakit ini akan semakin berbahaya.

Pengertian Kanker Mulut

Kanker mulut dapat terjadi di permukaan lidah, bagian dalam pipi, langit-langit mulut (palatum), bibir, atau gusi. Tumor atau kanker juga dapat berkembang di kelenjar yang menghasilkan air liur, amandel, bagian belakang mulut, dan bagian tenggorokan yang menghubungkan mulut ke faring.

Penderita kanker mulut umumya baru memeriksakan dirinya ke dokter saat kondisi sudah parah. Deteksi dini merupakan kunci untuk dapat sembuh dari kanker mulut.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala kanker mulut di antaranya adalah:

  • Sariawan mulut yang tidak sembuh dalam beberapa minggu
  • Benjolan aneh di dalam mulut yang tidak hilang
  • Mati rasa atau perasaan aneh pada bibir
  • Terdapat bercak putih atau merah pada lapisan mulut atau lidah
  • Perubahan pelafalan, seperti cadel
  • Gigi goyang
  • Perdarahan di rongga mulut
  • Benjolan di leher
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba dan berlebih
  • Bibir bawah, wajah, leher, atau dagu mati rasa
  • Nyeri pada lidah dan rahang
  • Kesulitan menelan makanan

Penyebab

Kanker mulut terjadi ketika sel-sel di mulut bermutasi. Hal ini memungkinkan sel bertumbuh secara bebas dan membuat sel-sel sehat menjadi mati. Pada akhirnya, sel-sel kanker mulut menumpuk dan menjadi tumor.

Sel kanker juga dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain, seperti kepala dan leher. Kanker mulut paling sering muncul pada sel tipis yang melapisi bibir dan bagian dalam mulut. Belum jelas faktor yang membuat sel-sel bermutasi hingga mengakibatkan kanker, namun beberapa hal di bawah ini dapat meningkatkan risiko terkena kanker mulut:

  • Penggunaan tembakau dalam bentuk apapun seperti rokok
  • Penggunaan alkohol berat
  • Paparan sinar matahari yang terlalu sering pada bibir
  • Virus yang ditularkan secara seksual, disebut human papillomavirus (HPV)
  • Sistem kekebalan tubuh yang melemah

Diagnosis

Untuk menentukan diagnosis kanker mulut, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan sebagai berikut:

  • Pemeriksaan fisik:
    Dokter akan memeriksa bibir dan mulut untuk mencari indikasi, seperti luka atau kelainan.
  • Mengambil sampel untuk diuji (biopsi):
    Dokter mengambil sampel jaringan mulut lalu diuji untuk menentukan apakah terdapat sel kanker.
  • Tes pencitraan:
    Tes ini umumnya digunakan untuk membantu mendiagnosis indikasi kanker mulut, dan mengetahui jangkauan penyebaran sel-sel kanker. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan menggunakan rontgen, CT scan, MRI atau Positon Emission Tomography (PET)
  • Menggunakan endoskopi:
    Tes ini dilakukan untuk memeriksa tenggorokan pasien, dan mencari tanda-tanda sel kanker yang telah menyebar ke bagian tenggorokan.

Pengobatan

Penanganan untuk kanker mulut diberikan berdasarkan pada jenis kanker. Beberapa jenis kanker membutuhkan operasi, dan jenis lainnya memerlukan kemoterapi.

Operasi

Operasi bertujuan untuk mengangkat seluruh bagian yang terkena tumor ataupun kanker. Namun dalam beberapa kasus, kanker tidak dapat diambil secara menyeluruh. Jadi, dokter hanya menyingkirkan tumor secukupnya.

  • Operasi untuk mengangkat tumor
  • Operasi untuk mengangkat kanker yang telah menyebar ke leher
  • Operasi untuk merekonstruksi mulut

Kemoterapi

Pengobatan melalui kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat yang disuntikkan, atau berbentuk pil, untuk mematikan sel kanker. Obat kemoterapi menyebar ke seluruh tubuh pasien, untuk membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh yang lain

Terapi Radiasi

Terapi radiasi dilakukan dengan menggunakan sinar bertenaga tinggi yaitu sinar-X, untuk membunuh sel-sel kanker. Selama terapi radiasi, pasien diposisikan di atas meja dan mesin bergerak di sekitar pasien, serta mengarahkan radiasi ke bagian yang terkena sel kanker.

Pencegahan

Tidak ada cara yang terbukti efektif untuk mencegah kanker mulut. Namun, Anda dapat mengurangi risiko kanker mulut jika:

  • Tidak merokok
  • Tidak mengonsumsi minuman beralkohol
  • Mengonsumsi buah dan sayuran secara teratur
  • Menghindari paparan sinar matahari yang berlebihan ke bibir

Anda juga dapat melakukan deteksi dini kanker mulut dengan langkah berikut:

  • Periksa sendiri kondisi rongga mulut Anda setidaknya satu bulan sekali. Menggunakan lampu yang terang dan di depan cermin, Anda dapat melihat apakah ada sesuatu yang tampak aneh di rongga mulut Anda seperti bercak keputihan.
  • Rutin memeriksakan gigi dan mulut ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali. Meski Anda rutin memeriksa kondisi rongga mulut Anda, terkadang terdapat tanda dan gejala kanker mulut yang tidak tampak atau luput dari pandangan Anda. Karena itu, pemeriksaan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali dapat membantu deteksi dini kanker mulut.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera berkonsultasi ke dokter jika Anda mengalami gejala yang mengganggu lebih dari dua minggu. Dokter akan mencari tahu penyebab lain yang lebih umum untuk indikasi yang dialami, seperti infeksi.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Buat janji dengan dokter jika memiliki gejala yang mengkhawatirkan. Jika dokter mencurigai adanya kanker mulut, Anda dapat dirujuk ke dokter spesialis kanker. Siapkan daftar pertanyaan agar kunjungan Anda lebih efektif. Untuk kanker mulut, berikut ini pertanyaan dasar untuk disampaikan kepada dokter:

  • Jenis kanker apa yang saya miliki?
  • Seberapa besar ukuran kanker mulut saya?
  • Sejauh mana kanker mulut saya menyebar?
  • Tes apa saja yang saya perlukan?
  • Apa saja pilihan pengobatan untuk saya?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan menyampaikan beberapa pertanyaan dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas, agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut ini pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Sejak kapan Anda mengalami gejala seperti ini?
  • Apakah gejala terjadi secara terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala yang terjadi?
  • Hal apa yang memperbaiki kondisi tersebut?
  • Hal apa yang memperburuk kondisi tersebut?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mouth-cancer/diagnosis-treatment/drc-20351002
diakses pada 22 Oktober 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/mouth-cancer/
diakses pada 22 Oktober 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/oral-cancer#1
diakses pada 18 Februari 2019.

Healthline. https://www.healthline.com/health/oral-cancer
diakses pada 18 Februari 2019

Back to Top