Kanker Mata Melanoma

Ditinjau dr. Widiastuti
Kanker melanoma menyebabkan gangguan penglihatan dan dapat dipicu oleh terlalu lama terkena radiasi ultraviolet.
Kanker melanoma menyerang sel melanin pada lapisan tengah mata.

Pengertian Kanker Mata Melanoma

Kanker melanoma pada mata atau melanoma okular merupakan kanker yang bermula pada sel melanin, yaitu pigmen pemberi warna pada kulit, rambut dan mata. Kanker ini dapat menyerang mata, karena mata juga memiliki sel yang menghasilkan melanin. Kanker melanoma pada mata biasanya dimulai pada lapisan tengah mata yaitu uvea. Namun kanker ini dapat pula timbul pada konjungtiva mata walaupun jarang. Sebagian besar dari melanoma mata terkadang sulit untuk dideteksi, karena melanoma yang terbentuk tidak dapat dilihat melalui cermin dan pada tahap awal, melanoma mata belum menimbulkan tanda maupun gejala.

Kanker ini merupakan kanker pada mata yang paling umum terjadi pada orang dewasa. Meski demikian, kanker pada mata sebenarnya merupakan kanker yang jarang terjadi. Pengobatan tersedia untuk melanoma mata. Pengobatan untuk melanoma mata yang kecil mungkin tidak mengganggu penglihatan. Namun pengobatan untuk melanoma mata yang besar, biasanya dapat mengakibatkan hilangnya penglihatan.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Kanker mata melanoma stadium awal seringkali tidak menimbulkan tanda dan gejala. Kebanyakan melanoma mata terjadi pada bagian mata yang tidak terlihat. Oleh karena itu, kemungkinan Anda tidak menyadarinya. Namun ketika menimbulkan tanda dan gejala, maka beberapa hal yang dapat ditimbulkan oleh kanker mata melanoma adalah:

  • Adanya sensasi seperti kilatan atau munculnya bintik debu pada penglihatan (floaters)
  • Munculnya bintik berwarna gelap di iris mata
  • Terjadi perubahan bentuk lingkaran pada pupil yang terletak pada tengah mata
  • Memburuknya penglihatan pada satu mata
  • Menghilangnya penglihatan 

Penyebab

Penyebab terjadinya melanoma pada mata tidaklah diketahui dengan jelas. Namun orang-orang dengan warna mata yang terang atau terdapat pertumbuhan tertentu di dalam atau pada mata, mempunyai risiko lebih tinggi untuk terserang kanker mata melanoma. Kanker mata melanoma timbul ketika terjadinya mutasi DNA di sel yang memproduksi pigmen pada mata. Sehingga sel-sel tersebut berubah sifatnya dan bertumbuh secara cepat lalu menumpuk menjadi tumor. Faktor-faktor berikut ini meningkatkan risiko terhadap kanker mata melanoma.

  • Warna mata
    Orang dengan warna mata biru, abu-abu, atau hijau memiliki peluang lebih tinggi untuk mengidap penyakit kanker mata melanoma, dibandingkan dengan orang bermata cokelat.
  • Warna kulit
    Orang dengan warna kulit putih dan pucat (ras kaukasia), berisiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit kanker mata melanoma
  • Genetik
    Kondisi tertentu yang diwariskan seperti tahi lalat (nevus) dengan bentuk tidak teratur dan mempunyai warna unik (dysplastic nevus syndrome), akan meningkatkan risiko terkena kanker mata melanoma dan kanker kulit. Selain itu, terdapatnya nevus pada mata atau pada permukaan mata juga akan meningkatkan risiko terkena kanker mata melanoma.
  • Sinar matahari
    Banyak yang membuktikan bahwa berjemur di bawah matahari dapat meningkatkan risiko terkena melanoma mata dan kanker kulit, akibat radiasi ultraviolet dari sinar matahari.
  • Usia
    Seiring bertambahnya usia, semakin tinggi pula risiko terhadap kanker mata melanoma. Terutama pada orang berusia di atas 50 tahun.
  • Jenis kelamin
    Kanker mata melanoma sedikit lebih sering menyerang laki-laki dibandingkan dengan wanita.
  • Pigmentasi abnormal
    Terdapat pigmentasi abnormal pada kulit, termasuk kelopak mata, dan peningkatan pigmentasi pada uvea

Diagnosis

Kanker mata melanoma biasanya terdeteksi secara tidak sengaja pada pemeriksaan mata rutin. Umumnya pada stadium awal, kanker ini tidak menimbulkan tanda dan gejala. Kanker mata melanoma berbeda dari nevus atau tahi lalat di dalam atau pada mata. Melanoma di dalam mata seringkali berwarna jingga, lebih tebal dari biasanya dan memiliki kebocoran cairan. Untuk mendiagnosis kanker mata melanoma, beberapa pemeriksaan akan dilakukan untuk memastikan penyakit Anda, yaitu melalui pemeriksaan mata, pemindaian dengan ultrasound, angiogram fluoresens, serta biopsi.

  • Pemeriksaan mata
    Pemeriksaan mata meliputi pemeriksaan mata luar untuk mencari pembesaran pembuluh darah yang dapat menandakan terdapatnya tumor di dalam mata. Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan slit lamp untuk melihat bagian dalam mata. Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui struktur mata secara akurat dan melihat adanya kelainan di dalam mata.
  • Pemeriksaan dengan ultrasound
    Pemeriksaan ini dilakukan pada mata dengan menggunakan probe kecil yang ditempatkan di atas mata dalam keadaan tertutup. Alat ini memancarkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar di dalam mata. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter mengetahui letak tumor dan ukurannya.
  • Angiogram fluorescein
    Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengambil gambar sel yang dicurigai sebagai kanker, dengan menggunakan kamera khusus. Akan tetapi sebelum melakukan tes ini, dokter akan menyuntikkan cairan khusus ke aliran darah untuk menunjukkan tumor. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kemungkinan sumbatan atau kebocoran.
  • Biopsi
    Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan jarum kecil untuk mengambil sampel jaringan dari jaringan yang dicurigai. Kemudian pengujian dilakukan di laboratorium khusus untuk melihat tanda-tanda kanker maupun penyebarannya, serta kemungkinan kambuhnya. Pemeriksaan ini biasanya juga dilakukan jika dokter mencurigai adanya melanoma pada konjungtiva mata.

Pengobatan

Penanganan untuk penderita melanoma mata bergantung pada ukuran dan lokasi tumor, serta kondisi kesehatan pasien. Dokter akan memberikan informasi secara jelas mengenai pengobatan, manfaat dan efek sampingnya. Pengobatan ini bertujuan untuk menyelamatkan mata Anda. Pengobatan untuk kanker mata melanoma secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu radioterapi dan pembedahan.

Radioterapi

Pada radioterapi, berbagai jenis radiasi digunakan untuk membunuh sel kanker atau untuk menghentikan pertumbuhan tumor. Beberapa metode yang digunakan yaitu brachytherapy dan radioterapi eksternal.

  • Brachytherapy (plaque radiation therapy)
    Pengobatan ini dilakukan dengan menggunakan pelat kecil yang dilapisi oleh bahan radioaktif yang disebut plak (plaque). Bahan ini berupa lempengan atau pelat yang dimasukkan di dekat tumor selama seminggu, untuk membunuh sel kanker.
  • Radioterapi eksternal
    Pengobatan ini dilakukan dengan menggunakan mesin bersinar radiasi yang diarahkan pada tumor untuk membunuh sel kanker.

Pembedahan

Pembedahan dilakukan berdasarkan lokasi, ukuran tumor, serta kondisi kesehatan umum pasien. Berikut ini dua pembedahan yang mungkin dilakukan dokter.

  • Operasi untuk mengangkat tumor atau sebagian jaringan sehat di sekitar tumor. Metode ini dapat dilakukan pada tumor yang berukuran kecil dan pasien masih mampu melihat.
  • Pengangkatan mata (enukleasi). Hal ini dilakukan untuk tumor yang sudah besar dan menyakitkan, atau tumor yang telah melibatkan saraf optik mata dan pasien telah kehilangan penglihatan. Mata yang terserang tumor tersebut akan diangkat dan diganti dengan mata buatan yang cocok dengan Anda

Pencegahan

Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah terjadinya kanker mata melanoma, karena penyebabnya belum diketahui. Namun ada langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terserang kanker ini, yaitu dengan membatasi paparan sinar matahari pada jam 10.00-14.00. Apabila Anda harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan pelindung seperti kacamata yang mempunyai pelindung dari ultraviolet, topi, dan tabir surya.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Apabila mengalami gejala seperti di atas yang mengarah pada kanker mata melanoma segera berkonsultasi dengan dokter. Perubahan mendadak pada penglihatan merupakan tanda yang serius. Oleh karena itu, segera cari bantuan medis untuk menangani kondisi ini.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Buat janji dengan dokter jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan. Apabila dokter menduga adanya kanker mata melanoma, Anda juga dapat dirujuk ke dokter spesialis kanker. Menyiapkan daftar pertanyaan dapat membuat kunjungan Anda lebih efektif. Untuk kanker mata melanoma, berikut ini pertanyaan dasar untuk diajukan kepada dokter.

  • Apakah saya menderita kanker mata melanoma?
  • Di mana lokasi melanoma mata saya?
  • Seberapa besar kanker mata melanoma saya?
  • Apakah kanker mata melanoma dapat menyebar?
  • Apakah saya membutuhkan pemeriksaan tambahan?
  • Pengobatan apa yang harus saya jalani?
  • Apa saja pilihan pengobatan untuk saya dan apa efek sampingnya?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas, agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut ini pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Kapan Anda mengalami tanda-tanda tersebut pertama kali?
  • Apakah hal ini terjadi secara terus-menerus?
Referensi

American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-ocular-melanoma
Diakses pada 26 November 2018

American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/eye-cancer.html
Diakses pada 26 November 2018

American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/eye-cancer/causes-risks-prevention/risk-factors.html
Diakses pada 26 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/eye-melanoma/symptoms-causes/syc-20372371
Diakses pada 26 November 2018

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/001022.htm
Diakses pada 26 November 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/eye-cancer/
Diakses pada 26 November 2018

Back to Top