Kanker

Kanker Kulit

Diterbitkan: 26 Apr 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Indra Wijaya
image Kanker Kulit
Paparan sinar UV menyebabkan mutasi DNA pada sel kulit menjadi sel kanker.
Kanker kulit merupakan salah satu kanker yang paling umum. Hal ini biasanya disebabkan kulit yang terlalu sering terpapar sinar matahari atau menghabiskan banyak waktu diluar ruangan. Tetapi sel kanker juga dapat menyerang kulit yang jarang terpapar sinar matahari. Kanker kulit terbagi atas 3 jenis yaitu karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma.
Kanker Kulit
Dokter spesialis Kulit, Onkologi
Kanker kulit dapat menyerang semua jenis warna kulit, untuk orang yang memiliki warna kulit yang lebih gelap lebih sering terjadi di daerah yang jarang terpapar sinar matahari, seperti telapak tangan dan telapak kaki. Sedangkan untuk orang yang memiliki kulit putih, memiliki lebih sedikit pigmen (melanin) di kulit Anda sehingga memiliki lebih sedikit perlindungan dari kerusakan radiasi UV. Gejala kanker kulit terbagi atas 3 jenis yaitu karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma.Karsinoma sel basalKarsinoma sel basal terjadi di bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari seperti leher atau wajah. Berikut tanda yang mungkin terjadi pada karsinoma sel basal:
  • Terdapat benjolan seperti mutiara.
  • Terdapat bercak seperti bekas luka.
Karsinoma sel skuamosaKarsinoma sel skuamosa terjadi di bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari seperti wajah dan telinga. Berikut tanda yang mungkin terjadi pada karsinoma sel skuamosa:
  • Terdapat benjolan merah.
  • Terdapat lesi datar yang memiliki permukaan seperti sisik.
MelanomaMelanoma terjadi di bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari. Apabila wanita terkena jenis kanker ini biasanya sering terdapat pada kaki bagian bawah. Berikut tanda yang mungkin terjadi pada melanoma:
  • Terdapat bintik-bintik gelap di kulit.
  • Terjadi perubahan warna dan ukuran pada tahi lalat.
  • Terdapat lesi kecil yang bentuknya tidak teratur berwarna merah, putih, biru atau biru-hitam.
  • Terdapat lesi gelap pada telapak kaki dan tangan serta ujung jari.
  • Kanker kulit terjadi karena kesalahan berupa mutasi DNA terjadi pada sel-sel kulit. Mutasi menyebabkan sel tumbuh di luar kendali dan membentuk massa sel kanker.
  • Sinar ultraviolet dan penyebab potensial lainnya. Banyak kerusakan pada DNA dalam sel-sel kulit hasil dari radiasi ultraviolet (UV) yang ditemukan di bawah sinar matahari dan lampu yang digunakan pada tanning bed. Ini menunjukkan bahwa faktor-faktor lain dapat berkontribusi terhadap risiko kanker kulit Anda, seperti terpapar zat beracun atau memiliki kondisi yang melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda.
Hal yang diperlukan untuk mendiagnosis kanker kulit adalah sebagai berikut:
  • Memeriksakan diri ke dokter. Untuk mendiagnosis dokter harus melihat kulit pasien untuk menentukan apakah perubahan kulit pasien dapat berkembang menjadi kanker kulit atau tidak. Untuk memastikan diagnosis yang diberikan oleh dokter, pasien membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Mengambil sampel kulit. Dokter akan mengambil sedikit kulit pasien yang dicurigai sebagai kanker kulit untuk pemeriksaan laboratorium. Biopsi dapat menentukan apakah pasien menderita kanker kulit atau tidak.
Pilihan pengobatan tergantung pada ukuran, jenis, kedalaman, dan lokasi kanker kulit. Berikut pengobatan yang dapat disarankan dokter:
  • Menghancurkan keratosis aktinik dan beberapa kanker kecil pada kulit dengan membekukannya dengan nitrogen cair (cryosurgery). Sel-sel yang mati akan mengelupas ketika mencair.
  • Operasi eksisi. Jenis perawatan ini mungkin cocok untuk semua jenis kanker kulit. Mengangkat kanker dan kulit sehat di sekitarnya untuk membunuh sel-sel abnormal.
  • Operasi Mohs. Operasi ini untuk kasus kanker kulit yang lebih parah karena sulit diobati, seperti karsinoma sel basal dan skuamosa. Operasi ini bertujuan untuk mengangkat sel-sel abnormal tanpa mengambil sel-sel sehat secara berlebihan.
  • Terapi radiasi. Menggunakan sinar radiasi bertenaga tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi radiasi dapat menjadi pilihan untuk membunuh sel-sel yang tersisa dari operasi.
  • Pengobatan kemoterapi menggunakan lotion atau krim untuk mematikan sel kanker di kulit pasien serta untuk mencegah penyebaran sel ke bagian tubuh yang lain.
Kanker kulit dapat dicegah dengan cara melindungi diri dan mengikuti saran pencegahan kanker kulit berikut ini:
  • Kurangi intensitas terkena paparan sinar matahari pada siang hari.
  • Menggunakan tabir surya
  • Menggunakan pakaian yang dapat melindungi dari paparan sinar matahari
  • Periksa secara teratur ke dokter.
Jika Anda memiliki perubahan pada kulit yang membuat Anda khawatir, segera berkonsultasi ke dokter.
Jika dokter mencurigai Anda menderita kanker kulit, Anda dapat dirujuk ke dokter spesialis kanker. Pada saat Anda membuat janji, siapkan daftar pertanyaan agar kunjungan Anda lebih efektif. Untuk kanker kulit, berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter Anda:
  • Apakah saya menderita kanker kulit?
  • Jenis kanker kulit apa yang saya miliki?
  • Pemeriksaan apa saja yang saya perlukan?
  • Bagaimana dengan pertumbuhan sel kanker yang saya miliki?
  • Apakah ada pilihan pengobatan untuk saya?
  • Apakah ada dampak dari pengobatan saya?
  • Apakah operasi akan meninggalkan bekas luka?
Dokter akan memberikan beberapa pertanyaan dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:
  • Kapan terjadi perubahan kulit?
  • Apakah Anda memiliki lesi pada kulit? Apakah lesi tersebut berdarah atau gatal?
  • Apakah lesi kulit Anda tumbuh atau berubah?
  • Seberapa parah gejala yang terjadi pada Anda?
MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/skin-cancer/diagnosis-treatment/drc-20377608
Diakses pada 22 Oktober 2018.
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/melanoma-skin-cancer/
Diakses pada 22 Oktober 2018.
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/non-melanoma-skin-cancer/
Diakses pada 22 Oktober 2018.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Tanning Adalah Proses Penggelapan Kulit, Kenali Risikonya Bagi Kesehatan

Tanning adalah proses penggelapan warna kulit supaya agar terlihat cantik dan eksotis. Di balik keindahan tersebut, aktivitas tanning ternyata dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, salah satunya bisa menyebabkan kanker kulit.
30 Aug 2020|Bayu Galih Permana
Baca selengkapnya
Tanning adalah proses penggelapan kulit supaya bisa mendapatkan warna kulit yang lebih eksotis

Tahi Lalat Normal vs Tahi Lalat yang Berbahaya, Ini Cara Mengenalinya

Beberapa jenis tahi lalat, yaitu tahi lalat kongenital, tahi lalat biasa, dan tahi lalat atipikal. Lebih dari 50 buah tahi lalat normal berisiko lebih tinggi kanker kulit.
01 Aug 2019|Armita Rahardini
Baca selengkapnya
Kanker kulit bisa dideteksi dari jenis tahi lalat dengan prinsip ABCDE.

Kenali Ciri-ciri Tumor Jinak di Kulit, Sebelum Berkembang Menjadi Kanker

Bintik hitam di kulit lansia, memang umumnya tidak berbahaya. Namun pada kasus tertentu, kondisi ini dapat juga dilihat sebagai salah satu ciri-ciri tumor jinak, sehingga perlu diwaspadai.
16 Jul 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Bercak hitam di kulit merupakan salah satu ciri-ciri tumor jinak di kulit yang sering tidak disadari