Kanker Kelenjar Air Liur

Kanker kelenjar air liur adalah jenis kanker yang sangat jarang terjadi. Penyakit ini dapat bermula di salah satu kelenjar saliva atau air liur yang ada, seperti di mulut, leher, ataupun tenggorokan.

Kelenjar air liur berfungsi untuk menghasilkan air liur yang membantu pencernaan, menjaga mulut tetap basah, dan gigi tetap sehat. Terdapat tiga kelanjar air liur utama, yaitu:

  • Kelenjar parotis: kelenjar saliva terbesar dan terletak di bawah setiap telinga. Sekitar 70 persen tumor kelenjar liur utama dimulai di kelenjar ini.

  • Kelenjar sublingual: terletak di bawah lidah di dasar mulut. Sekitar 15 persen dari tumor kelenjar liur dimulai dari sini. Hampir semuanya berubah menjadi ganas.

  • Kelenjar submandibular: terletak di bawah tulang rahang.

Kanker kelenjar air liur terjadi ketika sel-sel abnormal pada kelenjar tersebut tumbuh di luar kendali. Kanker ini bisa tumbuh di salah satu dari kelenjar tersebut.

Gejala yang ditimbulkan tumor atau kanker kelenjar air liur, di antaranya:

  • Terjadi pembengkakan dan benjolan di rahang, mulut, ataupun leher
  • Mati rasa pada sekitar wajah
  • Melemahnya otot di satu sisi wajah
  • Terasa nyeri pada kelenjar air liur
  • Sulit menelan
  • Sulit untuk membuka mulut.

Jika ternyata pasien memiliki tumor, dokter akan menentukan stadium berdasarkan ukuran dan lokasi:

  • Kanker stadium I: ukuran sangat kecil (kurang dari 2 cm) dan tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain.

  • Kanker stadum II: ukuran sedikit lebih besar (2-4 cm), tetapi masih di lokasi kelenjar aslinya.

  • Kanker stadium III: kanker telah pindah dari kelenjar air liur, kemungkinan ke kelenjar getah bening di sisi leher yang sama.

  • Kanker stadium IV: kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening dan mungkin juga ke bagian tubuh lain.

Dokter biasanya juga memberikan nilai kanker kelenjar air liur menjadi tiga grade berdasarkan seberapa abnormal kanker tersebut terlihat di bawah mikroskop. Grade memberikan gambaran mengenai seberapa cepat kemungkinan kanker kelenjar air liur tumbuh dan menyebar.

  • Kanker grade 1 (juga disebut derajat rendah atau berdiferensiasi baik): terlihat sangat mirip dengan sel kelenjar ludah normal. Sel kanker cenderung tumbuh perlahan dan memiliki prognosis yang baik.

  • Kanker grade 2 (juga disebut kanker tingkat menengah atau sedang) memiliki bentuk antara kanker stadium 1 dan stadium 3.

  • Kanker grade 3 (juga disebut grade tinggi atau berdiferensiasi buruk) terlihat sangat berbeda dari sel normal dan sering tumbuh dan/atau menyebar dengan cepat. 

Belum jelas apa penyebab utama dari kanker kelenjar air liur. Namun, kanker ini terjadi akibat sel di dalam kelenjar air liur bermutasi, serta tumbuh secara berlebihan dan tidak terkendali.

Kondisi ini mengakibatkan sel sehat mati dan sel abnormal menumpuk menjadi tumor, serta dapat menyebar ke jaringan lain di sekitarnya. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan peluang untuk terjangkit penyakit ini yaitu:

  • Berusia lanjut
  • Terpapar radiasi
  • Terpapar zat kimia tertentu.

Sementara, jenis tumor kelenjar liur ganas meliputi:

  • Karsinoma sel acinic
  • Adenokarsinoma
  • Karsinoma kistik adenoid
  • Karsinoma sel jernih
  • Malignant mixed tumor
  • Mucoepidermoid carcinoma
  • Oncocytic carcinoma
  • Polymorphous low-grade adenocarcinoma
  • Karsinoma duktus saliva
  • Karsinoma sel skuamosa.

Untuk mendeteksi kanker kelenjar air liur, ada beberapa tes yang dapat Anda lakukan, seperti:

  • Pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan

Dokter akan mencoba meraba rahang dan leher untuk mencari gejala di tubuh Anda seperti benjolan. Dokter juga akan menanyakan beberapa riwayat penyakit dan perawatan yang pernah Anda alami.

  • Biopsi

Dokter mengambil sampel jaringan dari bagian yang dicurigai sebagai tumor atau kanker menggunakan jarum. Sampel yang diambil akan dibawa ke laboratorium khusus untuk menentukan apakah terdapat sel kanker.

  • Tes pencitraan

Umumnya digunakan untuk membantu mendiagnosis indikasi kanker kelenjar air liur, dan untuk mengetahui sejauh mana sel-sel kanker itu menyebar. Beberapa tes pencitraan yang mungkin disarankan dokter, yaitu computerized tomography (CT scan) dan magnetic resonance imaging (MRI).

Pengobatan akan tergantung pada ukuran, stadium, tingkat, jenis, dan lokasi kanker. Pembedahan adalah pengobatan yang paling umum untuk kanker kelenjar liur, terutama stadium awal dan kasus yang tumbuhnya lebih lambat.

Prosedur ini mungkin melibatkan pengeluaran bagian dari kelenjar ludah atau seluruh kelenjar, menghilangkan kelenjar getah bening, dan dapat juga rekonstruksi pada wajah dan leher.

Radiasi dan kemoterapi bukanlah perawatan pertama untuk kanker kelenjar ludah, kecuali pada kasus lanjut. Terapi radiasi dilakukan setelah operasi untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa.

Jika Anda memiliki beberapa gejala yang mengarah pada kanker kelenjar air liur, segera berkonsultasi ke dokter.

Buat janji dengan dokter jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan. Jika dokter mengira Anda menderita kanker kelenjar air liur, Anda juga dapat dirujuk ke dokter spesialis bedah kanker.

Pada saat Anda membuat janji, pastikan untuk menanyakan apakah ada yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu, termasuk apa saja yang mungkin berhubungan dengan indikasi yang Anda alami.

Jadi, menyiapkan daftar pertanyaan dapat membuat kunjungan Anda lebih efektif. Untuk kanker kelenjar air liur, berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter Anda:

  • Di mana letak kanker kelenjar liur saya?
  • Seberapa besar kanker kelenjar liur saya?
  • Jenis kanker kelenjar liur apa yang saya miliki?
  • Apa kanker saya telah menyebar?
  • Apakah saya perlu melakukan banyak pemeriksaan?
  • Apakah pilihan perawatan saya?
  • Apakah kanker kelenjar liur saya bisa disembuhkan?
  • Apa efek samping dari setiap pilihan perawatan saya?
  • Akankah perawatan membuat saya sulit makan atau berbicara?
  • Apakah perawatan akan memengaruhi penampilan saya?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan kepada Anda. Sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas, agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Sejak kapan Anda mengalami gejala seperti ini?
  • Apakah gejala terjadi secara terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala yang terjadi pada Anda?
  • Hal apa yang memperbaiki kondisi Anda?
  • Hal apa yang memperburuk kondisi Anda?

American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/salivary-gland-cancer/about/what-is-salivary-gland-cancer.html
Diakses pada Februari 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/salivary-gland-cancer/symptoms-causes/syc-20354151
Diakses pada Februari 2019

National Cancer Institute. https://www.cancer.gov/types/head-and-neck/patient/adult/salivary-gland-treatment-pdq
Diakses pada Februari 2019

WebMD. https://www.webmd.com/cancer/salivary-gland-cancer#1
Diakses pada Februari 2019