Kanker Ginjal

Ditinjau dr. Miranda Rachellina
Seringkali kanker baru terdiagnosis pada stadium lanjut dimana sel kanker menyebar di luar ginjal.
Seringkali kanker baru terdiagnosis pada stadium lanjut dimana sel kanker menyebar di luar ginjal.

Pengertian Kanker Ginjal

Kanker ginjal lebih sering menyerang orang dewasa berusia 60 sampai 70 tahun dan jarang terjadi pada orang di bawah 50 tahun. Kemungkinan kesembuhan dapat lebih tinggi jika didiagnosis lebih awal. Namun seringkali kanker baru terdiagnosis pada stadium lanjut dimana sel kanker menyebar di luar ginjal. Ada beberapa jenis kanker ginjal. Jenis  yang paling umum yaitu karsinoma sel ginjal (renal cell carcinoma / RCC).

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala biasanya baru dirasakan pada stadium lanjut. Beberapa gejala yang dapat ditimbulkan adalah:

  • Darah dalam urine (air seni). Urine tampak berwarna merah muda, merah atau berwarna merah kecokelatan
  • Nyeri di bagian punggung atau pinggang yang tidak hilang
  • Hilangnya selera makan
  • Berkurangnya berat badan tanpa sebab
  • Kelelahan
  • Demam yang berulang kali kambuh

Penyebab

Penyebab utama kanker ginjal belum diketahui, tetapi beberapa hal dapat meningkatkan risiko kanker ginjal tersebut seperti berikut:

  • Risiko kanker ginjal meningkat sejalan dengan bertambahnya usia
  • Kegemukan
  • Merokok
  • Tekanan darah tinggi
  • Riwayat keluarga
  • Kondisi genetika tertentu seperti Penyakit von Hippel-Lindau
  • Riwayat gagal ginjal kronik dengan dialisis jangka panjang
  • Paparan dengan zat kimia atau metal tertentu seperti cadmium, herbisida, atau pelarut organik

Menjaga berat badan agar tetap ideal, tekanan darah yang stabil dan tidak merokok adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko kanker ginjal.

Diagnosis

Berikut tes yang digunakan untuk mendiagnosis kanker ginjal:

  • Tes darah dan urine. Hal ini untuk membantu dokter dalam mendiagnosis penderita apakah gejala yang diderita oleh pasien merupakan gejala dari kanker ginjal.
  • Tes pencitraan. Tes pencitraan seperti CT scan atau MRI memungkinkan dokter untuk menggambarkan kondisi kanker yang ada di penderita.
  • Menguji sampel jaringan ginjal. Dokter akan merekomendasikan prosedur biopsi untuk mengambil sampel jaringan dari ginjal pasien. Sampel itu akan diuji untuk mengetahui apakah pasien terkena kanker ginjal.

Setelah diagnosis kanker ginjal ditegakkan berdasarkan hasil biopsi, langkah selanjutnya adalah menentukan stadium (I-IV) yang menggambarkan sejauh mana sel kanker menyebar dan membantu dalam menentukan pilihan terapi.

Pengobatan

Pengobatan yang diberikan tergantung pada beberapa faktor, termasuk kesehatan pasien dan jenis kanker ginjal serta stadium kanker.

Pembedahan

Pembedahan bertujuan menghilangkan tumor.

Pilihan jenis pembedahan yang dapat dilakukan adalah:

  • Nefrektomi parsial. Pembedahan ini hanya mengangkat bagian ginjal yang terkena kanker. Ginjal yang tidak dioperasi masih dapat berfungsi. Umumnya pembedahan ini dilakukan pada stadium awal dengan ukuran kanker yang kecil.
  • Nefrektomi radikal. Pembedahan ini mengangkat seluruh ginjal yang terkena kanker beserta dengan jaringan lemak di sekitarnya,bahkan dapat meliputi kelenjar adrenal serta kelenjar getah bening di area tersebut.

Terapi Ablasi

Untuk kasus di mana kanker ginjal tidak dapat dioperasi, terdapat pilihan alternatif untuk menghancurkan tumor seperti:

  • Cryoablation: Membunuh sel kanker dengan cara membekukannya dengan jarum yang dialirkan gas dingin.
  • Ablasi dengan radiofrekuensi (radiofrequency ablation): Membunuh sel kanker dengan cara memanaskan atau membakar sel kanker dengan arus listrik yang dialirkan melalui jarum.

Terapi Target (Targeted therapy)

Terapi ini menargetkan sel kanker yang mempunyai karakter khusus. Dengan demikian diharapkan terapi dapat tepat sasaran membunuh hanya sel kanker tanpa merusak sel sehat. Contoh terapi ini adalah sorafenib dan sunitinib. 

Pilihan terapi lain adalah radioterapi serta imunoterapi. Imunoterapi seperti nivolumab adalah terapi yang relatif baru yang memanfaatkan kekebalan tubuh untuk menyerang sel kanker.

Pencegahan

Mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesehatan penderita dapat membantu mengurangi risiko kanker ginjal. Untuk mengurangi risiko Anda:

  • Berhenti merokok
  • Pertahankan berat badan yang ideal
  • Menjaga tekanan darah

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Kunjungi dokter Anda jika Anda memiliki gangguan berkemih, seperti air seni tampak kemerahan atau gejala lain yang disebutkan sebelumnya.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika  Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan, Anda dapat dirujuk ke dokter ahli onkologi yang menangani kanker. Sebelum melakukan kunjungan ke dokter sebaiknya tanyakan terlebih dahulu hal apa saja yang harus di sebelum berkonsultasi.

Hal yang bisa Anda lakukan adalah membuat daftar pertanyaan serta mengutamakan pertanyaan-pertanyaan penting agar kunjungan Anda efektif seperti beberapa pertanyaan berikut:

  • Apakah saya menderita kanker ginjal?
  • Jika iya, sejauh mana kanker saya menyebar di luar ginjal saya?
  • Tes apa saja yang saya butuhkan?
  • Apa saja pilihan pengobatan untuk saya?
  • Apa saja potensi efek samping dari setiap pengobatan?
  • Dapatkah kanker ginjal saya sembuh?
  • Apakah pengobatan kanker memengaruhi kehidupan sehari-hari saya?
  • Apakah ada satu pilihan pengobatan terbaik untuk saya?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan kepada Anda dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik.

Berikut pertanyaan yang mungkin dokter akan tanyakan:

  • Kapan pertama kali Anda mulai mengalami gejala ini?
  • Gejala apa saja yang Anda rasakan?
  • Seberapa parah gejala yang Anda alami?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-cancer/diagnosis-treatment/drc-20352669

Diakses pada 18 Oktober 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/kidney-cancer/treatment/

Diakses pada 18 Oktober 2018.

NCCN. https://www.nccn.org/patients/guidelines/kidney/index.html#1/z

Diakses pada 18 Oktober 2018

Back to Top