Kalazion

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Miranda Rachellina
Kalazion adalah pembengkakkan atau benjolan kecil tanpa nyeri yang muncul di kelopak mata
Mata berair, kelopak mata bengkak, dan iritasi mata merupakan beberapa gejala penyakit kalazion.

Pengertian Kalazion

Kalazion adalah pembengkakkan atau benjolan kecil tanpa nyeri yang muncul di kelopak mata. Benjolan kecil tersebut biasanya dapat muncul pada bagian atas atau bawah kelopak mata, pada salah satu atau kedua mata, dan terkadang dapat menghilang tanpa dilakukan pengobatan. Apabila ada lebih dari satu benjolan, kondisi ini disebut sebagai kalazia.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala-gejala yang dialami penderita kalazion, antara lain:

  • Muncul benjolan kecil di kelopak mata
  • Terjadi pembengkakkan di kelopak mata
  • Ada rasa nyeri, tampak kemerahan, dan tidak nyaman pada kelopak mata pada awalnya. Namun setelah beberapa hari, nyeri akan menghilang tapi benjolan tetap ada
  • Mata berair
  • Terjadi iritasi ringan pada mata
  • Penglihatan kabur

Kalazion umumnya lebih sering terjadi pada orang dewasa dibanding pada anak-anak dan biasanya terjadi gejala yang sama pada setiap orang.

Penyebab

Kalazion disebabkan oleh terjadinya penyumbatan pada kelenjar meibom yang terletak di bagian atas dan bawah kelopak mata. Minyak yang dihasilkan oleh kelenjar ini membantu melembapkan mata. Peradangan atau virus yang memengaruhi kelenjar meibom adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kalazion.  

Diagnosis

Tidak ada pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis kalazion. Dokter mata biasanya akan memeriksa mata Anda dan bertanya mengenai gejala-gejala yang Anda alami, masalah pada mata Anda sebelumnya, dan riwayat kesehatan Anda secara umum.

Pengobatan

Beberapa kasus kalazion dapat sembuh dengan sendirinya tanpa diobati. Jika dokter mata Anda merekomendasikan pengobatan, beberapa cara mengobatinya adalah dengan mengaplikasikan kompres hangat ke kelopak mata empat kali sehari selama sekitar 10 menit setiap kalinya. Ini dapat mengurangi pembengkakkan pada kelenjar yang tersumbat. Pastikan Anda mencuci tangan Anda sebelum menyentuh area tersebut dan hindari memencet-mencet benjolan. Dokter mata juga mungkin akan memberikan resep obat tetes mata atau krim kelopak mata. Jika kalazion belum sembuh juga, dokter mata Anda mungkin akan merekomendasikan suntikan kortikosteroid atau prosedur operasi. Suntikan dan operasi merupakan pengobatan yang efektif. Pilihan pengobatan tergantung pada beberapa faktor yang berbeda. Dokter mata Anda akan menjelaskan manfaat dan risikonya.

Pencegahan

Kalazion dapat dicegah dengan beberapa cara, di antaranya:

  • Selalu cuci tangan sebelum menyentuh mata Anda
  • Pastikan bahwa apa pun yang bersentuhan dengan mata Anda seperti lensa kontak dan kacamata dalam kondisi bersih.
  • Jika Anda memiliki kondisi yang dapat meningkatkan peluang Anda untuk terkena kalazion, ikuti instruksi dokter Anda untuk membantu mengendalikannya.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segeralah berkonsultasi dengan dokter mata jika Anda merasa Anda terkena kalazion. Dokter mata akan memeriksa mata Anda dan memberitahu bagaimana cara mengobatinya untuk menyembuhkan kalazion Anda.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Anda dapat merinci gejala-gejala apa saja yang sudah dialami dan sudah seberapa lama gejala itu muncul, membuat daftar obat-obatan, vitamin atau suplemen yang dikonsumsi, dan membuat daftar permasalahan pada mata Anda seperti perubahan penglihatan atau ketidaknyamanan pada mata.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan bertanya mengenai gejala-gejala yang sudah Anda alami untuk menentukan apakah benjolan itu termasuk kalazion, bintitan, atau yang lainnya.

Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/chalazion
Diakses pada 5 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/chalazion-what-is#1
Diakses pada 5 November 2018

Back to Top