Penyakit Lainnya

Kaki Rata

Diterbitkan: 05 Nov 2019 | dr. Adelina HaryonoDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kaki Rata
Telapak kaki yang normal memiliki lengkungan di sisi bagian dalamnya sehingga saat berpijak, tampak ada jarak antara lantai dengan kaki di tengah-tengah.Kaki yang tidak memiliki lengkung kaki disebut sebagai kaki rata, yang dalam istilah bahasa Inggris dikenal dengan flat feet. Telapak kaki orang dengan kaki rata seluruhnya akan tampak menyentuh tanah saat berpijak.Lengkung kaki berperan layaknya pegas saat kita berjalan, yang fungsinya untuk mendistribusikan berat tubuh ke seleruh permukaan kaki dan tungkai. Lengkung kaki ini terbentuk akibat tarikan dari beberapa tendon pada tungkai bawah dan kaki.Saat tarikan dari tendon-tendon ini tidak sempurna, lengkung kaki tidak terbentuk maksimal, sehingga menyebabkan kaki menjadi rata.Bayi dan anak-anak biasanya tampak memiliki kaki rata. Hal ini disebabkan oleh lengkung kaki yang masih tertutup oleh lapisan lemak. Saat berusia 3 tahun, lengkung kaki baru mulai terbentuk.
Kaki Rata
Dokter spesialis Rehabilitasi Medik
Kaki rata tidak selalu menyebabkan keluhan atau gejala. Namun, ada juga beberapa gejala yang mungkin muncul, seperti:
  • Nyeri pada kaki, terutama di area lengkung kaki dan tumit
  • Kaki mudah lelah
  • Kaki sisi dalam bengkak
  • Sulit berjinjit
  • Nyeri pada tungkai atau punggung.
  • Pergerakan terganggu
Telapak kaki rata menyebabkan distribusi berat badan yang tidak rata. Hal ini dapat dievaluasi dengan memerhatikan pola yang terbentuk pada alas kaki. Kaki rata membuat pola alas kaki yang berbeda antara kiri dan kanan.Lengkung kaki yang lemah hanya menimbulkan kaki rata saat posisi berdiri saja. Lengkung kaki akan kembali tampak saat duduk.
Penyebab kaki rata pada orang dewasa, antara lain:
Beberapa faktor risiko berikut meningkatkan risiko kaki rata, di antaranya:
Diagnosis kaki rata pertama-tama dilakukan melalui wawancara dengan pasien dan pemeriksaan fisik. Dari wawancara tersebut, selain menemukan gejala kaki rata, perlu dicari tahu juga ada-tidaknya riwayat penyakit atau cedera yang dapat menyebabkan kaki rata.  Pemeriksaan fisik dilakukan dengan memeriksa telapak kaki, lalu memeriksa posisi tubuh ketika berdiri, berjalan, atau berjinjit. Kekuatan otot dan tendon juga turut diperiksa.Pemeriksaan penunjang untuk kaki rata dapat dilakukan melalui pemeriksaan X-ray dan MRI kaki.
Pengobatan kaki rata dilakukan berdasarkan penyebab dan derajat kaki rata. Jika ringan, pengobatan yang dapat dilakukan, yaitu:
  • Istirahat dan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan
  • Pengobatan dengan obat antinyeri atau injeksi kortikosteroid
  • Terapi fisik
  • Latihan peregangan
  • Menggunakan alat, seperti sepatu khusus, penyangga (brace), atau cast.
Jika kerusakan kaki tergolong parah dan disertai dengan rasa nyeri berat, operasi dapat menjadi pilihan. Beberapa prosedur yang menjadi pilihan, antara lain:
  • Mengangkat pertumbuhan tulang (spur)
  • Fusi tulang kaki (arthrodesis)
  • Memotong atau mengubah bentuk tulang
  • Membersihkan selaput tendon.
Untuk perawatan sehari-hari, orang dengan kaki rata dapat menggunakan alas kaki yang solnya berukuran pas atau didesain sesuai dengan bentuk kaki, untuk mengurangi tekanan pada telapak kaki. Namun, perlu diingat bahwa alas kaki ini tidak dapat mengobati kaki rata.
Kaki rata tidak bisa sepenuhnya dicegah. Namun, beberapa faktor risiko kaki rata dapat dicegah, seperti obesitas dan diabetes.Dengan menjaga pola hidup yang sehat, Anda dapat terhindar dari obesitas dan diabetes, serta terhindar dari kaki rata.Anda juga dapat membiasakan diri menggunakan alas kaki yang sesuai untuk kaki Anda. Tentunya dengan ukuran dan fungsi yang sesuai.
Periksakan diri ke dokter jika:
  • Timbul rasa nyeri pada kaki, mata kaki, dan tungkai
  • Gejala tidak juga membaik
  • Kaki rata yang timbul baru-baru ini
  • Kaki terasa kaku, berat, dan sulit digerakkan.
Pada saat membuat janji, pastikan untuk menanyakan persiapan yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu, termasuk yang mungkin tidak tampak berhubungan dengan gejala penyakit tersebut.Saat pergi ke dokter, gunakan alas kaki yang biasa Anda gunakan sehari-hari, agar dokter dapat mengamati pola yang terbentuk pada alas kaki. Kemudian persiapkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan berikut:
  • Gejala apa saja yang dirasakan dan kapan timbulnya?
  • Apakah ada penyakit yang lain?
  • Apakah ada riwayat kaki rata dalam keluarga?
  • Apakah pernah mengalami cedera pada kaki atau mata kaki?
  • Obat atau suplemen apa yang Anda konsumsi secara teratur?
Dokter akan menanyakan lebih lanjut mengenai gejala kaki rata yang Anda alami, seperti:
  • Apakah Anda dapat menunjuk dengan tepat lokasi nyeri?
  • Seperti apa nyeri yang dirasakan?nyeri tumpul, tajam, atau panas?
  • Apakah ada gerakan tertentu yang memperberat rasa nyeri?
  • Apakah ada tipe alas kaki tertentu yang membuat kaki bertambah nyeri?
  • Apakah Anda kesulitan berjinjit?
  • Apakah rasa nyeri mengganggu kehidupan sehari-hari?
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/168608.php
Diakses 1 November 2019
Web MD. https://www.webmd.com/pain-management/what-are-fallen-arches#2-5
Diakses 1 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flatfeet/diagnosis-treatment/drc-20372609
Diakses 1 November 2019
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17005-flatfoot
Diakses 1 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Kenali Titik Pijat Refleksi Kaki untuk Coba Sendiri di Rumah

Pijat refleksi kaki dipercaya dapat meredakan berbagai penyakit, seperti pilek, gejala PMS, hingga gangguan kecemasan. Namun, titik pijatan tidak boleh dilakukan sembarangan.
22 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Pijat refleksi kaki dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan kesehatan

Meski Nyaman, Inilah 4 Risiko Flat Shoes yang Perlu Diketahui Wanita

Flat shoes memang nyaman dipakai sehari-hari. Namun, jangan terlena. Ada banyak risiko yang harus ditanggung pemakainya, seperti perubahan pada….Baca selengkapnya
Flat shoes sebabkan tulang punggung bengkok