Penyakit Lainnya

Kaki Kaku

Diterbitkan: 31 Mar 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Kaki Kaku
Kaki kaku biasanya terjadi ketika otot di bagian tersebut mengalami kekakuan. Hal ini umumnya terjadi ketika otot kaki kaku susah berjalan karena terasa tegang dan sulit digerakkan, terutama setelah istirahat.Pada kondisi tertentu, kakunya kaki mungkin disertai dengan nyeri, kram, dan ketidaknyamanan. Beruntung, kondisi ini umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Pengobatan rumahan dan peregangan biasanya cukup untuk meredakan keadaan.Berolahraga dengan teratur juga bisa mengatasi masalah ini. Dalam beberapa kasus, kekakuan pada kaki mungkin menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Hal ini terutama terjadi ketika disertai gejala lain. 
Penyebab kaki kaku biasanya terjadi setelah olahraga, kerja fisik yang berat, atau angkat beban. Kaku juga mungkin terasa setelah beberapa saat tidak aktif, seperti saat bangun tidur di pagi hari. Bisa juga hal ini terjadi setelah duduk terlalu lama.Beberapa kondisi yang menyebabkan kaki kaku antara lain:
  • Penyakit Parkinson
  • Bursitis
  • Rheumatoid arthritis
  • Osteoarthritis
  • Cedera kaki
  • Terkilir dan tegang
  • Keseleo
  • Polymyalgia rheumatica
  • Gigitan dan sengatan serangga
  • Infeksi tetanus
  • Meningitis
  • Infeksi otak dan sumsum tulang belakang
  • HIV
  • Penyakit Legionnaires
  • Polio
  • Mononukleosis
  • Lupus
  • Konsumsi obat tertentu
  • Duduk terlalu lama
  • Kelebihan berat badan
  • Menjalani pola makan yang buruk
  • Tidak tidur nyenyak
  • Berada di lingkungan yang dingin atau lembab
  • Tendinitis
  • Neuropati
 
Segera menghubungi dokter jika kekakuan otot, termasuk kaki kaku, tidak kunjung hilang. Demikian juga jika kondisi ini diikuti oleh gejala-gejala di bawah ini:
  • Demam, terutama dengan kekakuan di leher
  • Kelemahan otot yang ekstrim
  • Kemerahan, nyeri, dan bengkak di area yang alami otot kaku
  • Nyeri otot yang dimulai setelah minum obat baru
  • Urine berwarna gelap
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/muscle-stiffness
Diakses pada 31 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/rheumatoid-arthritis
Diakses pada 31 Maret 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/parkinsons-disease/symptoms-causes/syc-20376055
Diakses pada 31 Maret 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteoarthritis/symptoms-causes/syc-20351925
Diakses pada 31 Maret 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/broken-leg/symptoms-causes/syc-20370412
Diakses pada 31 Maret 2021
WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/arthritis-bursitis#1-4
Diakses pada 31 Maret 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14737-neuropathy
Diakses pada 31 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email