Juvenile Arthritis

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Indra Wijaya
Juvenile arthritis merupakan tipe artritis yang terjadi pada anak usia di bawah 16 tahun
Juvenile arthritis ditandai dengan adanya kelebihan cairan pada sendi, penipisan tulang rawan, hingga inflamasi pada membran sinovial.

Pengertian Juvenile Arthritis

Juvenile idiopathic arthritis adalah tipe artritis yang terjadi pada anak kurang dari 16 tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan dan kekakuan pada sendi. Beberapa anak dapat mengalami gejala dalam beberapa bulan sampai seumur hidup mereka.  Beberapa tipe dari juvenile idiopathic arthritis dapat menyebabkan komplikasi serius seperti masalah pertumbuhan, kerusakan sendi, dan peradangan mata. Pengobatan berfokus pada mengontrol nyeri dan peradangan, meningkatkan fungsi, dan mencegah kerusakan sendi.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Beberapa gejala yang dapat timbul antara lain:

  • Sakit pada sendi
  • Kekakuan sendi
  • Pergerakan yang terbatas
  • Sendi yang bengkak dan terasa hangat
  • Berjalan tertatih-tatih
  • Kemerahan pada area yang terinfeksi
  • Kelenjar getah bening membengkak
  • Demam

Penyebab

Juvenile idiopathic arthritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel dan jaringan sendiri. Tidak diketahui kenapa hal ini terjadi, tetapi kedua faktor yaitu keturunan dan lingkungan tampaknya memainkan peran. Kelainan mutasi gen tertentu dapat membuat seseorang lebih rentan terkena penyakit ini. Juvenile idiopathic arthritis dapat terpicu pada individu dengan mutasi gen ini jika terinfeksi virus.

Diagnosis

  • Pemeriksaan c-reactive protein (CRP). CRP adalah zat yang diproduksi oleh hati sebagai respons pada peradangan.
  • Tes faktor rheumatoid. Faktor rheumatoid dapat menyerang jaringan sehat pada tubuh, sehingga adanya protein ini seringkali mengindikasikan penyakit autoimun seperti artritis.
  • Antibodi antinuklear. Seperti faktor rheumatoid, anti-nuclear antibody (ANA) adalah protein yang dibentuk oleh sistem kekebalan tubuh pada orang dengan penyakit autoimun.
  • Test HLA-B27. Tes ini mendeteksi penanda genetik untuk penyakit autoimun.
  • X-ray atau MRI. Tes gambar ini dapat digunakan untuk menyingkirkan kondisi lain yang dapat menyebabkan peradangan sendi, atau nyeri, seperti infeksi dan retak

Pengobatan

Obat anti radang nonsteroid (NSAIDs) seperti ibuprofen atau naproxen cukup untuk mengontrol gejala nyeri sendi. Kortikosteroid dapat digunakan untuk mengontrol nyeri yang lebih parah. Anak yang memiliki artritis di banyak sendi atau mengalami demam, ruam dan adanya pembengkakan kelenjar akan membutuhkan obat lain seperti disease-modifying anti rheumatic drugs (DMARDs). Disamping itu, juga disarankan:

  • Berolahraga untuk menjaga kekuatan otot dan sendi.
  • Berjalan, naik sepeda dan berenang
  • Pemanasan sebelum berolahraga
  • Berkonsultasi dengan dokter atau terapi fisik mengenai olahraga yang dapat dilakukan ketika anak mengalami sakit

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Ajaklah anak ke dokter jika memiliki sakit sendi, pembengkakan atau kekakuan yang lebih dari seminggu terutama jika mengalami demam.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Hal-hal berikut dapat dipersiapkan sebelum berkonsultasi dengan dokter:

  • Deskripsi detail mengenai gejala anak
  • Informasi mengenai masalah medis yang pernah dimiliki oleh anak di masa lalu
  • Informasi mengenai masalah medis yang cenderung diturunkan di keluarga
  • Semua obat dan suplemen yang dikonsumsi
  • Pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada dokter

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter dapat menanyakan beberapa pertanyaan berikut:

  • Sendi mana yang terpengaruh?
  • Kapan gejalanya dimulai? Apakah gejalanya hilang timbul?
  • Apakah ada yang membuat gejalanya membaik atau memburuk?
  • Apakah sendi menjadi kaku setelah beristirahat beberapa saat?
Referensi

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10370-juvenile-idiopathic-arthritis/prevention
Diakses pada 17 Desember 2018.

Healthline. https://www.healthline.com/health/juvenile-rheumatoid-arthritis#diagnosis
Diakses pada 17 Desember 2018.

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/juvenile-idiopathic-arthritis/diagnosis-treatment/drc-20374088
Diakses pada 17 Desember 2018.

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/juvenile-idiopathic-arthritis/symptoms-causes/syc-20374082
Diakses pada 17 Desember 2018.

Medlineplus. https://medlineplus.gov/ency/article/000451.htm
Diakses pada 17 Desember 2018.

Back to Top