Kulit & Kelamin

Jerawat di Kulit Kepala

04 Aug 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Jerawat di Kulit Kepala
Jerawat di kulit kepala secara medis biasa disebut dengan istilah folikulitis kulit kepala. Gangguan kulit ini paling sering terjadi di sepanjang garis rambut Anda. Meski kecil, namun kulit kepala berjerawat sering membuat penderita merasa gatal.Selain itu, jerawat yang ada di kulit kepala mungkin akan menimbulkan rasa perih dan berkerak. Karakteristik lain dari jerawat di area ini, antara lain:
  • Jerawat kategori ringan biasanya berupa komedo
  • Jerawat kategori sedang, termasuk papula dan pustula, yang biasanya muncul di permukaan kulit
  • Jerawat dengan kategori parah bisa berupa nodul dan kista, yang hadir lebih dalam di bawah kulit
Jika jerawat yang muncul bersifat parah, kemungkinan akan berkembang menjadi kerak yang menghitam dan meninggalkan bekas luka permanen. Jenis demikian biasanya berupa jerawat nekrotik dan selulitis. 
Penyebab jerawat di kulit kepala sama seperti kemunculan gangguan kulit ini di area lain. Tersumbatnya pori-pori atau folikel rambut oleh sel kulit mati atau sebum adalah penyebabnya. Tersumbatnya bagian tersebut bisa membuat bakteri, ragi, atau tungau masuk dan menyebabkan reaksi.Proses munculnya jerawat merupakan kondisi kulit yang kompleks. Namun, secara umum penyebab terjadinya kondisi ini adalah:
  • Terjadinya peningkatan produksi sebum atau minyak
  • Terdapat penumpukan sel-sel kulit mati dan kotoran di folikel rambut
  • Folikel rambut yang tersumbat mengalami peradangan
  • Populasi bakteri pemicu jerawat yang mengalami peningkatan
Ada juga faktor lain yang bisa menyebabkan munculnya jerawat di kulit kepala, seperti:
  • Folikel yang tersumbat oleh sel kulit mati atau minyak
  • Terjadi penumpukan produk tertentu, seperti gel rambut, perawatan tanpa bilas, atau hairspray
  • Proses keramas yang kurang bersih
  • Terlalu lama mendiamkan rambut berkeringat, misalnya sehabis olahraga
  • Kepala berkeringat saat mengenakan penutup, terutama jika menyebabkan gesekan
Selain kondisi di atas, ada beberapa kuman khusus yang mungkin membuat kepala berjerawat menjadi semakin parah:
  • Ragi dari keluarga Malassezia
  • Kutibakteri
  • Staphylococcus epidermidids
  • Propionibacterium acnes
  • Stafilokokus aureus
  • Demodex folliculorum
Kondisi lain yang berkontribusi terhadap kemunculan jerawat pada kulit kepala adalah pola makan. Penelitian menyebutkan bahwa asupan tinggi karbohidrat manis bisa meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini. 
Meski pada sebagian besar orang jerawat di kulit kepala bukan sebuah masalah besar, namun jangan anggap remeh kondisi ini. Sebaiknya Anda menghubungi dokter jika mengalami jerawat terus-menerus yang menyebabkan rambut rontok, bercak botak, atau sakit parah.Selain itu, kunjungilah dokter jika jerawat tetap ada atau Anda curiga itu mungkin sesuatu yang lain. Anda bisa juga mengobati kondisi ini dengan produk yang bisa dibeli tanpa memerlukan resep dokter. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/scalp-acne
Diakses pada 4 Agustus 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320968
Diakses pada 4 Agustus 2021
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/what-to-know-about-scalp-acne
Diakses pada 4 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email