Penyakit Lainnya

Jari Tangan Bengkok

Diterbitkan: 03 Mar 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Jari Tangan Bengkok
Jari tangan bengkok belum sepenuhnya bisa dipahami kenapa hal tersebut bisa terjadi. Hanya saja, kondisi ini umumnya disebabkan oleh terjadinya pembengkakan pada salah satu tendon. Tendon tersebut terletak di sepanjang jari dan ibu jari.Karena mengalami pembengkakan, tendon mengalami kesulitan untuk bergerak melalui selubung tendon. Selain tulang jari tangan bengkok, kondisi ini kemungkinan menghadirkan rasa nyeri dan kekakuan. Pembengkakan juga bisa menyebabkan bagian tendon berkumpul membentuk benjolan kecil.Benjolan kecil tersebut biasa disebut dengan nodul. Adapun letak nodul biasanya berada di pangkal jari atau ibu jari penderita. Pembentukan nodul ini membuat tendon terperangkap di dalam selubung tendon. Kondisi ini kemudian membuat jari tersangkut sementara dalam posisi membengkok.Karena posisi ini hanya bersifat sementara, pada suatu waktu kemungkinan tendon akan lepas dari perangkap. Bahkan bisa jadi tendon akan lepas secara mendadak sehingga jari bisa terlepas. Keadaan ini kondisinya mirip dengan pelepasan pelatuk senjata api. Itulah kenapa jari tangan bengkok sering juga disebut dengan jari pelatuk. 
Penyebab jari tangan bengkok hingga kini memang masih belum diketahui pasti. Hanya saja, mekanisme kenapa jari tangan bengkok bisa diketahui dengan lebih baik. Pengetahuan akan hal ini penting sehingga bisa diketahui siapa saja yang berisiko mengembangkan jari pelatuk.Jari-jari tangan sendiri memiliki beberapa tulang kecil yang dihubungkan ke otot oleh tendon. Saat otot berkontraksi, tendon menarik tulang guna menggerakkan jari. Salah satu tendon yang bernama fleksor meluncur melalui selubung tendon fleksor.Jika selubung tersebut menyempit, tendon mengalami kesulitan untuk bergerak dengan baik. Inilah kemudian yang membuat jari mengalami pembengkokan. Kondisi ini bisa terjadi pada pemilik jari normal, bukan mereka yang memang memiliki struktur jari bengkok sejak lahir.Tendon yang meluncur pada selubung yang menyempit kemudian teriritasi dan mengalami pembengkakan. Peradangan kemudian bisa menyebabkan munculnya benjolan yang selanjutnya membatasi gerakan. Itulah kenapa jari kemudian terteku dan sulit diluruskan kembali.Beberapa kondisi bisa menyebabkan atau membuat seseorang lebih berisiko mengalami jari tangan bengkok, antara lain:
  • Diabetes
  • Rheumatoid arthritis
  • Aktivitas tangan yang berlebihan
  • Hipotiroidisme
  • Tuberculosis
  • Melakukan aktivitas berulang seperti memainkan alat musik
  • Gout
  • Amiloidosis
  • Sindrom terowongan karpal
Gangguan ini juga lebih berisiko dialami oleh mereka dengan kondisi:
  • Jenis kelamin perempuan
  • Berusia di antara 40 hingga 60 tahun
  • Pernah mengalami cedera tangan sebelumnya
Jika jari pelatuk umumnya terjadi pada orang dengan usia di atas, gangguan jari tangan bengkok juga bisa dialami orang-orang tertentu sejak mereka dilahirkan. Jika hal ini diderita sejak lahir, maka kondisi ini dinamakan klinodactyli.Kelainan bentuk jari ini merupakan kondisi bawaan dan tidak diketahui dengan pasti penyebabnya. Hanya saja, kondisi ini biasanya terkait dengan beberapa gangguan berikut:
  • Sindrom Down
  • Sindrom Klinefelter
  • Sindrom Turner
  • Anemia fanconi
Kondisi lain yang bisa menyebabkan jari bengkok, menekuk ke dalam adalah penyakit Dupuytren. Kondisi ini diagambarkan sebagai penebalan jaringan yang tidak normal tepat di bawah kulit. Penebalan yang terjadi di telapak tangan ini kemudian bisa meluas hingga ke jari tangan.Penyebab kondisi ini masih belum diketahui namun rentan terjadi pada laki-laki, berusia di atas 40 tahun, dan keturunan Eropa utara. Hingga kini belum ada bukti bahwa penyakit ini terkait dengan cedera tangan atau pekerjaan tertentu yang melibatkan tangan. 
Jika mengalami kondisi jari tangan bengkok atau jari pelatuk, berkonsutasilah dengan dokter. Dokter akan mendiagnosis gangguan ini dengan menanyakan gejala dan melakukan pemeriksaan pada tangan. Umumnya, hal ini tidak memerlukan jenis pemeriksaan pemindaian seperti Rontgen atau tes lainnya.Selama melakukan pemeriksaan, dokter akan mencari beberapa hal berikut:
  • Nyeri pada selubung tendon fleksor di telapak tangan
  • Penebalan atau pembengkakan pada selubung tendon
  • Merangsang agar pasien membengkokkan dan meluruskan jari
Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter akan memberi tahu cara meluruskan jari tangan yang bengkok yang baik dan benar. Yang pasti, pengobatan akan dilakukan berdasarkan tingkat keparahan kondisi. Pada kasus yang ringan, mungkin saja jari akan membaik tanpa perlu dilakukan perawatan medis.Dokter hanya akan menyarankan pasien mengurangi melakukan kegiatan yang menyebabkan nyeri atau memberikan obat antiradang guna meredakan nyeri. Untuk kasus yang lebih berat, beberapa metode akan diberikan mulai dari membebat jari agar lurus hingga melakukan operasi bedah. 
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/trigger-finger
Diakses pada 3 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/trigger-finger
Diakses pada 3 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/clinodactyly
Diakses pada 3 Maret 2021
Ortho Info. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/trigger-finger/
Diakses pada 3 Maret 2021
American Society for Surgery of the Hand. https://www.assh.org/handcare/condition/dupuytrens-contracture
Diakses pada 3 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email