Beberapa penyebab jantung berdebar adalah setelah mengonsumsi kafein, nikotin, atau obat diet
Beberapa penyebab jantung berdebar adalah setelah mengonsumsi kafein, nikotin, atau obat diet.

Jantung berdebar adalah perasaan di mana jantung berdenyut cepat dan tidak teratur selama beberapa detik atau menit yang dapat disebabkan oleh obat-obatan atau olahraga. Walaupun palpitasi jantung pada tahap awal tidak mengkhawatirkan, tetapi hal ini dapat mengkhawatirkan apabila berlangsung secara terus-menerus.

Gejala dari palpitasi jantung adalah:

  • Denyut jantung terlalu cepat
  • Berdebar-debar
  • Pingsan

Ada beberapa penyebab palpitasi jantung, yaitu:

Untuk memastikan dan menemukan penyebab utama, dokter akan menyarankan melakukan pemeriksaan fisik dan denyut jantung. Untuk hasil yang lebih pasti, dokter dapat melakukan beberapa tes lain, seperti:

  • Elektrokardiogram (EKG)
    EKG merupakan alat yang mempunyai sensor untuk mendeteksi sinyal listrik di jantung dengan cara ditempelkan di dada, tes ini juga dapat membantu untuk mendiagnosis jantung berdebar.
  • Ekokardiogram
    Tes ini menggunakan gelombang suara untuk menggambar ukuran, struktur, dan gerakan jantung serta fungsi jantung.

Biasanya dokter menyarankan Anda untuk menghindari penyebab dari palpitasi jantung tersebut. Oleh sebab itu, Anda harus melakukan beberapa hal ini:

  • Menjaga diri untuk tidak stres dengan cara meditasi atau yoga
  • Tidak mengonsumsi kafein, obat flu, serta nikotin
  • Menjauhi narkoba

Palpitasi ringan umumnya tidak memerlukan tindakan, tetapi jika hal itu dapat memburuk dan sering terjadi maka harus segera berkonsultasi dengan dokter. Untuk palpitasi yang terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan hilangnya kesadaran seseorang, harus segera dibawa ke unit gawat darurat.

Pada saat Anda membuat janji, pastikan untuk menanyakan apakah ada yang perlu dilakukan terlebih dahulu, termasuk apa saja yang berhubungan dengan gejala yang dialami. Menyiapkan daftar pertanyaan dapat membuat kunjungan lebih efektif. Berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan:

  • Tes apa saja yang saya butuhkan?
  • Obat apa yang saya perlukan?
  • Adakah penyebab yang lain?
  • Apa yang harus saya lakukan jika gejala tersebut kembali?
  • Adakah makanan yang harus saya hindari?
  • Haruskah saya menemui dokter spesialis?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan kepada Anda dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Kapan mengalami gejala pertama kali?
  • Hal apa yang memperbaiki kondisi?
  • Hal apa yang memperburuk kondisi?
  • Apakah palpitasi Anda terjadi secara tiba-tiba?

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-palpitations/symptoms-causes/syc-20373196
diakses pada 22 November 2018.

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/003081.htm
diakses pada 22 November 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/heart-palpitations/
diakses pada 22 November 2018.

Artikel Terkait