Penyakit Lainnya

Insufisiensi Vena

Diterbitkan: 29 Jan 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Miranda Rachellina
image Insufisiensi Vena
Insufisiensi vena adalah kondisi penumpukan darah di pembuluh darah di kaki.
Insufisiensi vena adalah kondisi saat pembuluh darah balik (vena) mengalami kesulitan mengalirkan darah dari tungkai bawah (kaki) kembali ke jantung. Kondisi ini menyebabkan darah tidak mengalir kembali dengan efisien ke jantung dan terjadi penumpukan darah di pembuluh darah di kaki.
Insufisiensi Vena
Dokter spesialis Penyakit Dalam
Tanda dan gejala yang ditimbulkan, di antaranya:
  • Terasa sakit dan kram pada tungkai bawah (paha, betis)
  • Terasa gatal dan kesemutan
  • Terasa sakit saat berdiri
  • Rasa nyeri berkurang saat kaki diangkat
Tanda lain dapat berupa perubahan pada kulit, seperti:
  • Pembengkakan pada kaki
  • Iritasi kulit
  • Terjadi perubahan warna kulit, menjadi kemerahan dan tampak bengkak, berkerak, bahkan muncul luka
  • Muncul varises pada permukaan kulit
  • Kulit pada tungkai bawah dan pergelangan kaki menjadi menebal dan mengeras
  • Proses penyembuhan yang lama pada luka di kaki
Biasanya penyakit ini disebabkan oleh pembekuan darah di vena dalam tungkai bawah yang merusak katup pada pembuluh darah balik (vena) tersebut, sehingga darah dari kaki sulit dialirkan kembali ke jantung. Duduk dalam waktu yang lama dapat memperbesar tekanan di pembuluh darah balik dan memperlemah katup vena.  Penyakit ini lebih banyak dialami perempuan dibandingkan laki-laki. Selain itu juga ada faktor risiko lainnya, seperti:
  • Kelebihan berat badan
  • Usia lebih dari 50 tahun
  • Sedang mengandung atau telah melahirkan beberapa kali
  • Mempunyai riwayat keluarga dengan insufisiensi vena
  • Mempunyai riwayat penyakit pembekuan darah
  • Merokok
Dokter biasanya akan mengecek riwayat medis Anda, lalu memeriksa bagaimana kondisi aliran darah pada kaki melalui pemeriksaan ultrasonografi vaskular atau duplex sonografi vaskuler. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan menaruh perangkat kecil pada kulit di atas vena. Alat ini menggunakan gelombang suara untuk melihat kondisi pembuluh darah dan memeriksa kecepatan dan arah aliran darah. Pemeriksaan lain seperti pemeriksaan radiologi dengan sinar X atau pemindaian khusus dapat direkomendasikan untuk mencari kemungkinan penyakit lain yang menyebabkan gejala pembengkakan kaki.
Beberapa rekomendasi yang dapat diberikan dokter untuk membantu mengatasi insufisiensi vena adalah:
  • Mengurangi duduk yang terlalu lama. Ada baiknya sesekali menggerakan kaki saat duduk untuk membantu menjaga aliran darah
  • Melakukan pengobatan pada luka atau infeksi
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Berolahraga secara teratur
Biasanya, dokter juga menganjurkan pemakaian stoking kompresi untuk menjaga aliran darah pada kaki. Stoking kompresi bekerja dengan perlahan menekan kaki Anda untuk mengalirkan darah dari kaki ke arah jantung. Hal Ini membantu memperkecil peluang terjadinya pembengkakan pada kaki dan pembekuan darah. Dokter juga dapat menyarankan prosedur medis khusus jika:
  • Terasa nyeri pada kaki yang membuat kaki terasa berat
  • Mempunyai luka yang diakibatkan aliran darah yang buruk
  • Penebalan kulit pada kaki atau pergelangan kaki
Prosedur medis yang dapat dilakukan, yaitu:
  • Sklerot. Pengobatan ini menggunakan air garam (saline) atau larutan kimia yang disuntikkan ke pembuluh darah untuk mengurangi pengerasan pada vena
  • Phlebectomy. Pembedahan untuk menghilangkan varises yang terletak di bawah permukaan kaki
  • Mengobati menggunakan laser atau frekuensi radio
  • Pengangkatan varises pada vena besar di kaki
Apabila terdapat riwayat insufisiensi vena dalam keluarga Anda, sebaiknya Anda melakukan beberapa hal ini untuk mengurangi risiko, seperti:
  • Tidak duduk atau berdiri dalam waktu yang lama. Usahakan untuk sering bergerak
  • Berhenti merokok dan jangan mencoba untuk merokok
  • Melakukan olahraga secara teratur
  • Menjaga berat badan untuk tetap ideal
Segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki varises atau kondisi yang semakin memburuk serta gejala yang mengara pada insufisiensi vena.
Healthline. https://www.healthline.com/health/venous-insufficiency#treatment
diakses pada 29 November 2018.
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000203.htm
diakses pada 29 November 2018.
WebMD. https://www.webmd.com/dvt/dvt-venous-insufficiency#1
diakses pada 29 November 2018.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Penyebab Kram Perut Saat Lari dan Tips Manjur untuk Mencegahnya

Kram perut saat lari dapat disebabkan oleh beragam faktor, seperti terlalu banyak makan dan minum, dehidrasi, serta cara Anda bernapas. Faktor hormonal juga berisiko memicu kram perut saat lari.
30 Sep 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Kram perut saat lari dapat terjadi akibat terlalu banyak makan dan minum sebelum lari

Memahami Fungsi Tulang Telapak Kaki dan Masalah yang Bisa Menimpanya

Fungsi tulang telapak kaki bisa terganggu ketika beberapa penyakit menyerang, seperti arthritis, bunion, dan hammer toes. Berikut adalah penjelasan anatomi telapak kaki dan penyakit-penyakit yang bisa menyerangnya.
19 Jun 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Fungsi tulang telapak kaki dapat terganggu oleh beberapa kondisi

Obat Kaki Pecah-Pecah dari Bahan Alami Paling Ampuh untuk Menghilangkan Kaki Pecah-Pecah

Obat kaki pecah-pecah alami bisa Anda gunakan untuk menghilangkan kaki pecah-pecah. Mulai dari minyak zaitun, minyak kelapa, madu, lulur oatmeal, masker pisang dan alpukat, hingga tepung beras.Baca selengkapnya
Menghilangkan kaki pecah-pecah dengan obat kaki pecah-pecah alami