Pernapasan

Infeksi Saluran Pernapasan

18 Aug 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Infeksi Saluran Pernapasan
Infeksi saluran pernapasan dapat menyebar lewat batuk atau bersin
Respiratory tract infections atau infeksi saluran pernapasan adalah sekelompok penyakit yang mencakup infeksi saluran pernapasan atas maupun bawah. Contohnya, sinus, tenggorokan, bronkus, atau paru-paru.Kebanyakan penderita akan sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan dokter. Namun tak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini membutuhkan pengobatan medis guna mencegah komplikasi.Infeksi saluran pernapasan bisa disebabkan oleh virus maupun bakteri. Penyebab yang berbeda ini akan berpengaruh pada proses pengobatan. Karena itu, perlu konsultasi ke dokter untuk menanganinya. 
Infeksi Saluran Pernapasan
Dokter spesialis THT, Paru
GejalaBersin, hidung mampet, batuk
Faktor risikoUsia, jarang cuci tangan, sistem imun lemah
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, mendengarkan bunyi napas, X-ray
PengobatanObat-obatan
ObatAnalgesik, antibiotik
KomplikasiHenti napas, gagal napas, gagal jantung kongestif
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala infeksi saluran pernapasan dan memiliki faktor risiko
Gejala dan tanda infeksi saluran pernapasan bergantung dari dari organ pernapasan yang terinfeksi. Gejalanya antara lain:
 
Penyebab infeksi saluran pernapasan bisa berupa virus atau bakteri. Infeksi ini juga dapat menyebar lewat batuk dan bersin.Jika disebabkan oleh virus, penyakit ini umumnya akan sembuh sendiri dalam beberapa minggu. Sedangkan infeksi saluran napas akibat bakteri membutuhkan antibiotik dari dokter.Berdasarkan lokasinya, infeksi saluran napas dikelompokkan ke dalam menjadi infeksi saluran pernafasan atas dan bawah. Sementara pengelompokan menurut durasi infeksinya berupa infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan kronis.Jika infeksi berlangsung kurang dari dua minggu, penyakit ini disebut ISPA. Adapun untuk infeksi yang terjadi lebih dari dua minggu, akan dikategorikan sebagai kronis. 

Faktor risiko infeksi saluran pernapasan

Virus dan bakteri bisa menyerang siapa saja dan hampir mustahil untuk menghindarinya secara total. Namun beberapa faktor di bawah ini bisa meningkatkan risiko infeksi saluran napas:
  • Anak-anak dan lansia
  • Kebersihan yang kurang terjaga, misalnya jarang cuci tangan
  • Lokasi yang ramai, seperti sekolah maupun tempat penitipan anak
  • Penyakit tertentu, seperti penyakit jantung dan paru-paru
  • Sistem imun yang lemah, contohnya karena menderita HIV/AIDS, menjalani kemoterapi untuk mengobati kanker, mengonsumsi obat imunoriupresan
  • Paparan asap rokok, baik pada perokok aktif maupun pasif
 
Dalam melakukan diagnosa infeksi saluran pernapasan, dokter akan melakukan beberapa tindakan di bawah ini:
  • Mendengarkan suara paru-paru yang abnormal saat anda menarik napas
  • Pemeriksaan fisik untuk melihat hidung, telinga, dan tenggorokan pasien
  • Jika infeksi ada di saluran pernapasan bagian bawah, pemeriksaan X-ray dan CT scan akan dilakukan
  • Pemeriksaan swab tenggorokan untuk menentukan virus atau bakteri yang memicu infeksi
 
Pengobatan infeksi saluran pernapasan tergantung pada penyebabnya.
  • Pengobatan infeksi saluran napas akibat virus

Infeksi saluran napas karena birus biasanya dapat sembuh sendiri setelah beberapa hari atau minggu.Jika obat-obatan diperlukan, dokter bisa memberikannya untuk meredakan gejala yang muncul. Misalnya, analgesik untuk meringankan demam dan sakit kepala.
  • Pengobatan infeksi saluran napas akibat bakteri

Jika infeksi pada saluran napas disebabkan oleh bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Obat ini harus dihabiskan sesuai dengan anjuran dokter.Antibiotik hanya berfungsi membasmi bakteri. Jadi, jangan menggunakannya bila infeksi saluran napas ini disebabkan oleh virus seperti flu. 

Komplikasi infeksi saluran pernapasan

Jika terus dibiarkan, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius yang meliputi:
  • Henti napas karena paru-paru berhenti berfungsi
  • Gagal napas yang bisa terjadi ketika kadar CO2 dalam darah mengalami peningkatan karena paru-paru tidak berfungsi dengan baik
  • Gagal jantung kongestif
 
Ada beberapa cara untuk mencegah penyakit ini, diantaranya adalah:
  • Tutup mulut saat batuk atau bersin dan gunakan masker
  • Cuci tangan secara teratur
  • Tidak mengonsumsi alkohol berlebihan
  • Berhenti merokok
  • Mendapatkan vaksin flu, pneumokokus, dan MMR
 
Temui dokter jika Anda mengalami gejala infeksi saluran pernapasan dan memiliki kondisi atau mengalami hal-hal berikut:
  • Anda merasa sakit dengan gejala yang bertambah buruk
  • Mengalami batuk berdarah atau disertai lendir yang berlumuran darah
  • Batuk selama lebih dari 3 minggu
  • Sedang hamil
  • Berusia di atas 65 tahun
  • Mengalami sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Memiliki kondisi kesehatan jangka panjang, seperti jantung, paru-paru atau kondisi ginjal
 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait infeksi saluran pernapasan?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis infeksi saluran pernapasan agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/respiratory-tract-infection/
Diakses pada 18 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/acute-respiratory-disease
Diakses pada 18 Agustus 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/respiratory-tract-infection/
Diakses pada 18 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email