Infeksi

Infeksi Cacing Tambang (Hookworm Infection)

18 Aug 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Infeksi Cacing Tambang (Hookworm Infection)
Hookworm infection atau infeksi cacing tambang bisa terjadi akibat larva cacing tambang yang ke tubuh manusia
Hookworm infection atau infeksi cacing tambang adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit cacing tambang. Cacing ini bisa masuk ke tubuh melalui kulit dan menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi kesehatan.Kondisi ini umumnya terjadi di negara-negara yang beriklim lembap dan panas. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan cacing ini bisa juga berkembang di area lain dan menginfeksi orang segala usia. 
Gejala tidak selalu muncul pada orang yang mengalami hookworm infection. Terutama jika orang tersebut memiliki kondisi tubuh yang sehat, tahan terhadap parasit, dan mengonsumsi banyak makanan yang mengandung zat besi.Saat muncul, gejala infeksi cacing tambang umumnya diawali dengan rasa gatal dan kemerahan. Respons ini disebabkan oleh reaksi alergi akibat masuknya larva cacing tersebut ke kulit.Gejala tersebut kemudian akan diikuti oleh diare, karena cacing tambang akan berdiam dan berkembang di usus. Beberapa kondisi di bawah ini juga dapat muncul sebagai gejala infeksi cacing tambang:
  • Nyeri di perut
  • Kolik, jika terjadi pada bayi
  • Kram di usus
  • Mual
  • Demam
  • Terdapat darah pada tinja
  • Nafsu makan berkurang
  • Muncul area kemerahan yang gatal
 
Penyebab infeksi cacing tambang adalah cacing jenis Ancylostoma duodenale dan Necator americanus. Cacing ini bisa tersebar dan menginfeksi dari manusia ke manusia melalui tinja.Saat seseorang yang terinfeksi buang air besar di area terbuka, telur cacing yang terdapat di dalam fesesnya akan berpindah ke tanah. Di tanah, telur cacing kemudian berkembang dan menetas. Setelah menetas, akan muncul larva.Larva inilah yang bisa masuk ke tubuh manusia, dengan menembus kulit. Setelah masuk ke kulit, larva kemudian menuju aliran darah dan masuk ke paru-paru.Saat Anda batuk, cacing tersebut akan keluar dari paru-paru dan kemudian tertelan. Setelah tertelan, cacing akan masuk ke usus kecil. Setelah tumbuh sempurna, cacing tambang dapat tinggal di usus kecil hingga satu tahun atau lebih sebelum keluar melalui tinja. 

Faktor risiko infeksi cacing tambang 

Faktor risiko penyakit ini berupa:
  • Tinggal di area beriklim hangat dan lembap dengan sanitasi buruk
  • Berjalan tanpa alas kaki sehingga kulit bersentuhan langsung dengan tanah yang terkontaminasi
  • Memiliki profesi yang menuntut kontak dengan tanah terkontaminasi, seperti petani, tukang kebun, tukang ledeng, dan pembasmi hama
  • Berjemur di pantai dengan pasir yang terkontaminasi
 
Untuk menentukan diagnosis infeksi cacing tambang, dokter dapat melakukan pemeriksaan tinja. Dokter akan meminta pasien untuk menyediakan sampel tinja yang kemudian dikirim ke laboratorium untuk diperiksa di bawah mikroskop guna melihat keberadaan telur cacing.Selain itu, dokter juga mungkin akan menyarankan pasien untuk menjalani tes darah. Pemeriksaan ini bertujuan melihat tanda-tanda anemia atau kekurangan nutrisi tertentu. 
Cara mengobati infeksi cacing tambang dari dokter umumnya berupa obat-obatan. Jenis obat ini meliputi:
Obat tersebut termasuk dalam kelompok antihelminthics atau obat antiparasit. Umumnya, konsumsi obat ini perlu dilakukan selama satu hingga tiga hari untuk merawat infeksi cacing tambang yang terjadi.Namun harap diingat bahwa obat-obatan yang disebutkan di atas tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Bagi penderita lain yang juga mengalami anemia yang parah, konsumsi suplemen zat besi juga dianjurkan. 

Komplikasi infeksi cacing tambang

Komplikasi bisa terjadi ketika infeksi cacing tambang berlangsung lama (kronis). Beberapa komplikasinya meliputi:
  • Anemia

Anemia sering terjadi pada infeksi ini karena cacing di dalam tubuh memakan darah penderitanya.
  • Kekurangan nutrisi dan asites

Asites merupakan kondisi serius yang menimpa seseorang akibat kehilangan protein parah. Kehilangan senyawa tersebut bisa menyebabkan penumpukan cairan di perut.
  • Tumbuh kembang anak yang terhambat

Pada anak yang sering terkena infeksi ini, lambatnya pertumbuhan dan perkembangan mental dapat tibul. Kondisi ini terjadi karena tubuh mereka mengalami kehilangan zat besi dan protein. 
Anda dapat mengurangi risiko infeksi cacing tambang dengan langkah-langkah di bawah ini:
  • Menggunakan alas kaki ketika berada di luar ruangan, terutama di area yang kemungkinan terdapat kotoran atau tinja di tanahnya.
  • Minumlah air yang sumbernya terjamin dan benar-benar bersih.
  • Saat memasak, pastikan untuk mencuci bahan-bahan makanan hingga bersih dan masak hingga matang sempurna.
  • Cuci tangan dengan cara yang tepat, yaitu menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun. Bila tidak tersedia, Anda bisa memakai hand sanitizer (cairan pembersih tangan beralkohol).
Pada daerah yang sering terjadi infeksi cacing tambang, memperbaiki sarana sanitasi terbukti dapat mengurangi jumlah penderita infeksi ini. Perbaikan sistem sanitasi yang dilakukan meliputi perbaikan sistem pembuangan dan penyuluhan untuk mengurangi kebiasaan buang air besar di tempat terbuka.Selain itu, pencegah hookworm infection juga bisa dilakukan dengan menggunakan sarung tangan saat berkebun, menutup kotak pasir tempat mainan anak-anak, serta merawat hewan peliharaan yang terkena infeksi cacing tambang. 
Segera berkonsultasi dan periksakan ke dokter apabila Anda mengalai gejala-gejala infeksi cacing tambang. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
  
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait infeksi cacing tambang?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis infeksi cacing tambang agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/parasites/hookworm/gen_info/faqs.html
Diakses pada 18 Agustus 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/313077.php
Diakses pada 18 Agustus 2021
Healhtline. https://www.healthline.com/health/hookworm
Diakses pada 18 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email