Infeksi

Hookworm Infection

Diterbitkan: 03 Jun 2019 | Nina Hertiwi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Hookworm Infection
Hookworm infection atau infeksi cacing tambang bisa terjadi akibat larva cacing tambang yang ke tubuh manusia.
Hookworm infection adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh parasit cacing tambang. Cacing ini bisa masuk ke tubuh melalui kulit dan menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi kesehatan.Kondisi ini umumnya terjadi di negara-negara yang beriklim lembap dan panas. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan cacing ini bisa juga berkembang di area lain dan menginfeksi orang segala usia.
Gejala tidak selalu muncul pada orang yang mengalami hookworm infection. Terutama jika orang tersebut memiliki kondisi tubuh yang sehat, tahan terhadap parasit, dan mengonsumsi banyak makanan yang mengandung zat besi.Saat muncul, gejala infeksi cacing tambang umumnya diawali dengan rasa gatal dan kemerahan. Respons ini disebabkan oleh reaksi alergi akibat masuknya larva cacing tersebut ke kulit.Gejala tersebut kemudian akan diikuti oleh diare, karena cacing tambang akan berdiam dan berkembang di usus. Beberapa kondisi di bawah ini juga dapat muncul sebagai gejala hookworm infection:
  • Nyeri di perut.
  • Kolik, jika terjadi pada bayi.
  • Kram di usus.
  • Mual.
  • Demam.
  • Terdapat darah pada tinja.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Muncul area kemerahan yang gatal.
Hookworm infection disebabkan oleh cacing berjenis Ancylostoma duodenale dan Necator americanus. Cacing ini bisa tersebar dan menginfeksi dari manusia ke manusia melalui tinja.Saat seseorang yang terinfeksi buang air besar di area terbuka, telur cacing yang terdapat di dalam fesesnya akan berpindah ke tanah. Di tanah, telur cacing kemudian berkembang dan menetas. Setelah menetas, akan muncul larva.Larva inilah yang bisa masuk ke tubuh manusia, dengan menembus kulit. Setelah masuk ke kulit, larva kemudian menuju aliran darah dan masuk ke paru-paru.Saat Anda batuk, cacing tersebut akan keluar dari paru-paru dan kemudian tertelan. Setelah tertelan, cacing akan masuk ke usus kecil. Setelah tumbuh sempurna, cacing tambang dapat tinggal di usus kecil hingga satu tahun atau lebih sebelum keluar melalui tinja.
Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter dapat meminta sampel dari tinja Anda. Sampel tersebut akan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa di bawah mikroskop guna melihat keberadaan telur cacing.Selain itu, dokter juga mungkin akan menyarankan pasien untuk menjalani tes darah. Pemeriksaan ini bertujuan melihat tanda-tanda anemia atau kekurangan nutrisi tertentu.
Agar hookworm infection dapat segera reda, dokter umumnya akan meresepkan obat-obatan seperti:
Obat tersebut termasuk dalam kelompok antihelminthics atau obat antiparasit. Umumnya, konsumsi obat ini perlu dilakukan selama satu hingga tiga hari untuk merawat infeksi cacing tambang yang terjadi.Namun harap diingat bahwa obat-obatan yang disebutkan di atas tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Bagi penderita lain yang juga mengalami anemia yang parah, konsumsi suplemen zat besi juga dianjurkan.
Anda dapat mengurangi risiko terinfeksi cacing tambang dengan langkah-langkah di bawah ini:
  • Menggunakan alas kaki ketika berada di luar ruangan, terutama di area yang kemungkinan terdapat kotoran atau tinja di tanahnya.
  • Minumlah air yang sumbernya terjamin dan benar-benar bersih.
  • Saat memasak, pastikan untuk mencuci bahan-bahan makanan hingga bersih dan masak hingga matang sempurna.
  • Cuci tangan dengan cara yang tepat, yaitu menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun. Bila tidak tersedia, Anda bisa memakai hand sanitizer (cairan pembersih tangan beralkohol).
Pada daerah yang sering terjadi infeksi cacing tambang, memperbaiki sarana sanitasi terbukti dapat mengurangi jumlah penderita infeksi ini. Perbaikan sistem sanitasi yang dilakukan meliputi perbaikan sistem pembuangan dan penyuluhan untuk mengurangi kebiasaan buang air besar di tempat terbuka.Selain itu, pencegah hookworm infection juga bisa dilakukan dengan menggunakan sarung tangan saat berkebun, menutup kotak pasir tempat mainan anak-anak, serta merawat hewan peliharaan yang terkena infeksi cacing tambang.
Segera berkonsultasi dan periksakan ke dokter apabila Anda mengalai gejala-gejala seperti di atas. Hookworm infection yang dibiarkan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan anemia. Hal ini dikarenakan, cacing tersebut menjadikan sel darah sebagai makanannya.
Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/parasites/hookworm/gen_info/faqs.html
Diakses pada 27 Mei 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/313077.php
Diakses pada 27 Mei 2019
Healhtline. https://www.healthline.com/health/hookworm
Diakses pada 27 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ini Ciri-Ciri Cacingan yang Harus Diwaspadai

Cacingan bisa terjadi karena adanya infeksi dan rasa gatal yang ditimbulkan karena larva tengah masuk ke dalam kulit. Tidak ada yang spesifik ketika ingin mengenali ciri-ciri cacingan. Namun gatal-gatal yang tidak wajar bisa menjadi ciri-ciri paling awal.
03 Jul 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Gatal dan ruam pada kulit bisa jadi tanda infeksi cacing dalam tubuh

Cacing Gelang alias Cacing Perut, Ini Infeksi yang Disebabkannya

Cacing gelang alias cacing perut bisa tumbuh hingga 30 cm. Cacing ini bisa menyebabkan infeksi, menyumbat usus dan mengganggu penyerapan nutrisi.
16 May 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Cacing gelang pada perut

Ini Siklus Hidup Cacing Kremi dan Penyakit yang Bisa Ditimbulkannya

Siklus hidup cacing kremi mulai dari telur, larva hingga berkembang menjadi dewasa terjadi di dalam tubuh manusia. Cacing ini sangat mudah menyebar dari satu manusia ke manusia lain, dan menyebabkan infeksi. Siklus hidup cacing kremi bisa diputus, selama orang yang terinfeksi menjalani perilaku hidup bersih dan sehat.
14 May 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Siklus hidup cacing kremi secara lengkap dari telur hingga dewasa