Hiperparatiroidisme

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Hiperparatiroidisme disebabkan kesalahan struktur kelenjar paratiroid sehingga kelenjar semakin aktif dalam memproduksi PTH
Kelenjar paratiroid memproduksi hormon paratiroid (PTH) secara berlebihan.

Pengertian Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme adalah penyakit yang terjadi ketika kelenjar paratiroid yang terletak di leher dekat kelenjar tiroid, memproduksi terlalu banyak hormon paratiroid (PTH). Terdapat 2 tipe hiperparatiroidisme, yaitu hiperparatiroidisme primer dan sekunder. Hiperparatiroidisme primer menyebabkan produksi berlebihan PTH, zat yang membantu menjaga keseimbangan antara kalsium dan fosfor dalam tubuh, sehingga mengakibatkan peningkatan kalsium darah. Kondisi ini dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan. Hormon paratiroid meregulasi kadar kalsium di dalam darah, melepaskan kalsium dari tulang, menyerap kalsium pada usus dan mengeluarkan kalsium ke urine. Hiperparatiroidisme sekunder terjadi sebagai akibat dari penyakit lain yang mengakibatkan kadar kalsium dalam darah rendah seiring perjalanan penyakit, sehingga meningkatnya kadar PTH dalam darah.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Hiperparatiroidisme seringkali didiagnosis sebelum tanda dan gejala dari penyakit ini muncul. Gejala yang terjadi bisa ringan dan tidak spesifik sehingga tidak terlihat berhubungan dengan fungsi paratiroid, atau bisa menjadi lebih parah. Sejumlah tanda dan gejala termasuk:

  • Tulang rapuh yang mudah patah
  • Batu ginjal
  • Buang air kecil terus menerus
  • Sakit perut
  • Mudah lelah atau lemah
  • Depresi atau mudah lupa
  • Sakit pada tulang dan sendi
  • Seringkali merasa sakit tanpa alasan yang jelas
  • Mual, muntah atau kehilangan nafsu makan

Penyebab

Pada hiperparatiroidisme, satu atau lebih dari kelenjar paratiroid menjadi lebih aktif dan membuat PTH yang berlebih. Hal ini bisa terjadi karena adanya tumor, pembesaran tumor atau masalah struktur dari kelenjar paratiroid. Ketika kadar kalsium menjadi lebih rendah, kelenjar paratiroid merespons dengan meningkatkan produksi PTH. Hal ini menyebabkan ginjal dan usus menyerap sejumlah besar kalsium, dan terjadi perpindahan kalsium dari tulang.

Diagnosis

Dokter akan membuat diagnosis berdasarkan tes darah. Jika hasilnya menunjukan bahwa penderita memiliki kadar hormon paratiroid dan kalsium yang tinggi maka penderita didiagnosis memiliki penyakit hiperparatiroid primer. Penderita akan melakukan tes:

  • X-ray untuk memeriksa tulang yang kelainan di area tertentu, termasuk tulang punggung
  • Tes kepadatan tulang untuk mencari kekurangan kepadatan mineral pada tulang, terutama di lengan bawah
  • USG ginjal untuk mencari batu ginjal
  • Tes kalsium pada urine yang telah dikumpulkan selama 24 jam untuk memeriksa adanya masalah ginjal
  • Tes darah dilakukan untuk menilai fungsi ginjal, kadar fosfat, serta vitamin D yang dapat mengakibatkan hiperparatiroidisme

Pengobatan

Dokter dapat merekomendasikan Anda untuk tidak menerima pengobatan namun tetap dipantau secara rutin, jika:

  • Kadar kalsium hanya meningkat sedikit
  • Fungsi ginjal normal dan tidak ada batu ginjal
  • Kepadatan tulang normal atau nilainya hanya sedikit dibawah normal
  • Tidak ada gejala yang dapat diperbaiki dengan pengobatan

Secara teratur Anda harus tetap memeriksakan kadar kalsium darah dan kepadatan tulang untuk dipantau.

Operasi kelenjar paratiroid adalah satu-satunya cara untuk mengobati hiperparatiroidisme primer. Operasi ini menyembuhkan sekitar 97% kasus. Kadar kalsium yang terlalu tinggi perlu dirawat segera di rumah sakit. Untuk pasien yang tidak dapat melakukan operasi (karena kondisi medis), tablet cinacalcet dapat digunakan untuk membantu mengontrol kondisi ini. Disarankan juga menghindari makanan dengan kalsium tinggi dan minum banyak air untuk menghindari dehidrasi. Obat diuretik seperti thiazid harus dihindari karena dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan kadar kalsium.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter jika memiliki gejala dari hiperparatiroidisme.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Anda dapat mempersiapkan beberapa pertanyaan untuk diajukan kepada dokter seperti:

  • Apakah saya mengidap hiperparatiroidisme?
  • Tes apa yang harus saya lakukan untuk menentukan penyebabnya?
  • Apakah saya harus menemui ahli penyakit hormon (endokrinolog)?
  • Jika saya mengidap hiperparatiroidisme, apakah anda menyarankan saya melakukan operasi?
  • Alternatif apa yang bisa saya lakukan selain menjalankan operasi?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter dapat mengajukan beberapa pertanyaan seperti:

  • Apakah anda merasa depresi?
  • Apakah anda sering merasa capek, mudah lelah atau merasa tidak enak badan?
  • Apakah anda merasakan sakit?
  • Apakah anda seringkali melupakan sesuatu atau sulit berkonsentrasi?
  • Apakah anda dehidrasi dan mengeluarkan urine yang berlebih?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/hyperparathyroidism#causes
Diakses pada 18 Desember 2018.

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hyperparathyroidism/diagnosis-treatment/drc-20356199
Diakses pada 18 Desember 2018.

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hyperparathyroidism/symptoms-causes/syc-20356194
Diakses pada 18 Desember 2018.

Medicinenet. https://www.medicinenet.com/hyperparathyroidism/article.htm#which_doctors_specialize_in_treating_hyperparathyroidism
Diakses pada 18 Desember 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/hyperparathyroidism/
Diakses pada 18 Desember 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/women/what-is-hyperparathyroidism#2-6
Diakses pada 18 Desember 2018.

Back to Top