Hiperkalemia

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Indra Wijaya
Risiko hiperkalemia dapat disebabkan penyakit lain seperti gagal ginjal
Kelebihan kalium dalam darah dapat menimbulkan gejala seperti sesak nafas dan mual.

Pengertian Hiperkalemia

Hiperkalemia adalah suatu kondisi di mana kadar kalium dalam darah yang lebih tinggi dari normal. Kalium adalah zat kimia yang sangat penting untuk fungsi sel saraf dan otot, termasuk yang ada di dalam hati. Kadar kalium normal dalam darah adalah 3,6 - 5,2 mmol/L.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Pada tahap awal, penyakit ini belum menimbulkan gejala karena kadar kalium belum terlampau tinggi, tetapi jika kadar kalium sudah jauh melebihi batas normal maka dapat menimbulkan gejala:

  • Mual atau muntah
  • Sesak napas
  • Mudah lelah
  • Denyut tidak teratur
  • Terasa nyeri di dada
  • Pingsan mendadak

Penyebab

Penyebab yang paling umum biasanya berhubungan dengan ginjal, seperti:

Sementara itu, faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini adalah:

  • Penyakit Addison
  • Trauma
  • Mengonsumsi alkohol atau narkoba
  • Dehidrasi
  • Penghancuran sel darah merah karena luka parah atau luka bakar
  • Penggunaan suplemen secara berlebihan
  • Diabetes tipe 1

Diagnosis

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan tes darah atau tes urine. Hal ini dapat membantu dokter mendiagnosis hiperkalemia.

Pengobatan

Pengobatan ini bertujuan untuk mengurangi kadar kalium yang berlebihan dengan cepat, serta untuk menstabilkan jantung. Ada beberapa pengobatan yang dapat diberikan, yaitu:

  • Hemodialisis (cuci darah)
    Untuk kasus kadar kalium tinggi yang disebabkan oleh gagal ginjal, hemodialisis adalah pilihan terbaik. Hal ini dilakukan ketika ginjal tidak dapat menyaring darah secara efektif.
  • Obat-obatan
    Dokter mungkin akan menyarankan untuk diberikan obat tertentu untuk membuat kadar kalium pada jantung stabil seperti kalsium glukonas.

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi kadar kadar kalium:

  • Mengurangi asupan kalium seperti pisang, kacang polong, kentang, susu dan daging sapi, serta ikan
  • Mengonsumsi lebih banyak air
  • Tidak mengonsumsi obat-obat yang dapat memicu hiperkalemia

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Apabila Anda mengalami beberapa hal seperti kelelahan otot, merasa letih, kelumpuhan, detak jantung tidak stabil, merasa mual, muntah, dan kesulitan untuk bernapas, segera konsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/high-potassium-hyperkalemia
diakses pada 21 November 2018.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/hyperkalemia/basics/when-to-see-doctor/sym-20050776
diakses pada 21 November 2018.

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/001179.htm
diakses pada 21 November 2018.

Back to Top