Hiperhidrosis

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Fridawati
Hiperhidrosis adalah kondisi yang menyebabkan keringat berlebih
Hiperhidrosis dapat terjadi dalam berbagai situasi, tanpa pemicu, dan tidak mengenal cuaca.

Pengertian Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah kondisi yang menyebabkan keringat berlebih. Kondisi ini dapat terjadi dalam situasi yang tidak biasa, seperti dalam cuaca dingin, saat beristirahat atau bahkan tanpa pemicu sama sekali. Hiperhidrosis dapat disebabkan oleh kondisi medis lainnya, seperti efek obat, menopause atau hipertiroidisme.

Hiperhidrosis biasanya dimulai pada saat remaja akhir, sementara keringat di telapak tangan dapat dimulai lebih awal (sekitar usia 13 tahun). Kondisi kesehatan ini tidak dapat diobati dan berlangsung sepanjang hidup.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala hiperhidrosis, diantaranya adalah:

  • Keringat berlebih yang setidaknya selama enam bulan tanpa alasan yang jelas
  • Keringat terjadi di kedua sisi tubuh
  • Keringat berlebih setidaknya sekali seminggu
  • Berkeringat yang menggangu aktivitas harian
  • Dimulai ketika berumur lebih muda dari 25 tahun
  • Riwayat keluarga hiperhidrosis

Gejala-gejala tersebut menunjukkan hiperhidrosis fokus primer. Temui dokter untuk diagnosis yang lebih akurat.

Penyebab

Hiperhidrosis terjadi tanpa pemicu yang jelas. Orang dengan hiperhidrosis memiliki kelenjar keringat yang terlalu aktif. Keringat berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan, baik fisik dan emosional.

Keringat berlebih yang memengaruhi tangan, kaki dan ketiak disebut hiperhidrosis fokus primer. Dalam banyak kasus, penyebabnya tidak dapat ditemukan. Kondisi ini merupakan kondisi bawaan yang dapat diturunkan dalam keluarga.

Hiperhidrosis yang terjadi sebagai akibat dari kondisi medis lain disebut hiperhidrosis sekunder. Keringat mungkin ada di seluruh tubuh atau di satu area. Kondisi yang menyebabkan hiperhidrosis sekunder, diantaranya adalah:

  • Akromegali (akibat kelebihan hormon pertumbuhan)
  • Kecemasan
  • Kanker
  • Sindrom karsinoid
  • Obat-obatan tertentu dan penyalahgunaan zat
  • Gangguan kontrol glukosa
  • Penyakit jantung, seperti serangan jantung
  • Hipertiroid
  • Penyakit paru-paru
  • Menopause
  • Penyakit parkinson
  • Feokromositoma (tumor kelenjar adrenal)
  • Cedera tulang belakang
  • Pukulan
  • Infeksi
  • Tuberkulosis atau infeksi lainnya

Diagnosis

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang riwayat dan gejala medis pasien. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik atau tes untuk mengevaluasi lebih lanjut penyebab kondisi tersebut.

Pemeriksaan yang dokter lakukan, diantarnya adalah:

  • Tes darah, urine atau tes laboratorium lainnya untuk melihat apakah kondisi berkeringat berlebihan iini disebabkan oleh kondisi medis lain, seperti tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) atau gula darah rendah (hipoglikemia)
  • Tes keringat untuk menentukan area yang berkeringat dan memperkirakan tingkat keparahan hiperhidrosis

Pengobatan

Ada beberapa pilihan pengobatan untuk hiperhidrosis.

  • Antiperspirant khusus. Dokter dapat meresepkan antiperspirant yang mengandung aluminium klorida.
  • I Prosedur ini menggunakan perangkat yang mengirimkan arus listrik tingkat rendah saat pasien terendam air. Arus tersebut dikirim ke tangan, kaki atau ketiak untuk memblokir kelenjar untuk sementara.
  • Obat antikolinergik. Obat ini dapat memberikan bantuan untuk keringat umum.
  • Suntikan botox dapat digunakan untuk mengobati hiperhidrosis berat.
  • Prosedur ini melibatkan penghilangan kelenjar keringat dengan memutuskan saraf yang membawa pesan ke kelenjar keringat.
  • Pengobatan yang dapat dilakukan di rumah. Menggunakan antiperspirant yang dijual bebas, mandi setiap hari dan memakai sepatu dan kaus kaki yang terbuat dari bahan alami.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika keringat disertai dengan sakit kepala, nyeri dada atau mual. Bahkan jika:

  • Menggangu rutinitas Anda
  • Menyebabkan tekanan emosional
  • Anda tiba-tiba lebih berkeringat dari pada biasanya
  • Anda berkeringat di malam hari tanpa alasan yang jelas

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum berkonsultasi, ada baiknya jika Anda menuliskan:

  • Riwayat penyakit bawaan keluarga
  • Obat dan suplemen yang Anda konsumsi
  • Kapan Anda berkeringat

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan sebelum mendiagnosa keadaan Anda. Pertanyaan tersebut, diantaranya adalah:

  • Kapan pertama kali Anda mengalami hiperhidrosis?
  • Di bagian tubuh mana itu terjadi?
  • Apakah gejala Anda terus menerus atau sesekali?
  • Jika ada, apa yang tampaknya memperbaiki gejala Anda?
  • Jika ada, apa yang tampaknya memperburuk gejala Anda?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/hyperhidrosis
Diakses pada 18 Desember 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/excessive-sweating-hyperhidrosis/
Diakses pada 18 Desember 2018.

Med line Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/007259.htm
Diakses pada 18 Desember 2018.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hyperhidrosis/symptoms-causes/syc-20367152
Diakses pada 18 Desember 2018.

Web MD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hyperhidrosis2#1
Diakses pada 18 Desember 2018.

Back to Top