Hiperemesis gravidarum adalah bentuk ekstrim dari morning sickness yang dapat menyebabkan dehidrasi dan berkurangnya berat badang.
Hiperemesis gravidarum adalah bentuk ekstrim dari morning sickness yang dapat menyebabkan dehidrasi dan berkurangnya berat badang.

Banyak wanita mengalami morning sickness pada saat kehamilan. Kondisi ini tidaklah berbahaya namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu hamil dan biasanya akan menghilang dalam 12 minggu. Hiperemesis gravidarum (HG) adalah bentuk ekstrim dari morning sickness yang menyebabkan mual dan muntah yang parah pada saat kehamilan. Ketika seorang ibu hamil mengalami hiperemesis gravidarum, maka ia akan sering muntah yang dapat menyebabkan dehidrasi dan berkurangnya berat badan. Morning sickness akan menghilang setelah 3 bulan pertama tetapi hiperemesis gravidarum biasanya bertahan lebih lama. Hiperemesis gravidarum biasanya terjadi sekitar minggu ke-4 samping ke-6 kehamilan dan akan memburuk pada minggu ke-9 sampai ke-13. Muntah dapat menjadi lebih parah sehingga ibu hamil tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari mereka, gejala umumnya membaik pada minggu ke-20.

Hiperemesis gravidarum dimulai pada trimester pertama kehamilan. Beberapa gejala dari hiperemesis gravidarum adalah:

  • Mual
  • Kehilangan nafsu makan
  • Muntah lebih dari 3-4 kali sehari
  • Dehidrasi
  • Pusing
  • Kehilangan 5% berat badan karena mual dan muntah

Kebanyakan wanita mengalami mual atau muntah pada saat 3 bulan pertama kehamilan yang penyebab utamanya tidak diketahui namun hal ini dipengaruhi oleh kenaikan kadar hormon disebut HCG (human chorionic gonadotropin). Hiperemesis gravidarum jarang terjadi dan pada umumnya gejalanya lebih parah. Wanita dengan hiperemesis gravidarum mempunyai gejala mual dan muntah yang ekstrim pada saat kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan berat badan >5% berat tubuh. Kondisi ini dapat terjadi pada setiap kehamilan tetapi lebih sering terjadi pada wanita yang hamil dengan bayi kembar.

Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hiperemesis gravidarum adalah:

  • Riwayat keluarga hiperemesis gravidarum
  • Hamil kembar
  • Kehamilan pertama

Penyakit trofoblastik dapat menyebabkan hiperemesis gravidarum, yang terjadi ketika terdapat ketidaknormalan sel tumbuh di dalam rahim.

Dokter akan menanyakan mengenai riwayat medis dan gejala yang terjadi. Pemeriksaan fisik standar cukup untuk mendiagnosa kasus hiperemesis gravidarum. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan tambahan untuk menyingkirkan masalah gastrointestinal yang menyebabkan mual atau muntah. Ultrasound (USG) dibutuhkan untuk mencari tahu apabila ibu hamil dengan bayi kembar atau terdapat masalah lain.

Pengobatan tergantung dari gejala dan kondisi yang memengaruhi. Sekitar >5% wanita dengan kondisi ini harus diperiksa di rumah sakit. Dokter akan merekomendasikan:

  • Perubahan gaya hidup. Jika ibu dengan hiperemesis gravidarum dapat makan, makanlah dengan porsi yang kecil tetapi lebih sering. Minum dengan porsi kecil tetapi sering dan menggunakan sedotan. Cobalah makanan dingin jika makanan yang panas memicu mual. Dokter akan menyarankan untuk minum pengganti elektrolit dan suplemen nutrisi. Usahakan cukup tidur dan atasi stres.
  • Jahe. Konsumsi 1-1.5 gram jahe sehari dalam dosis kecil dapat membantu mengurangi mual dan muntah. Jahe dapat dicampur di dalam teh atau suplemen.
  • Piridoksin. Vitamin B6 ini sering diresepkan untuk mual selama kehamilan. Dosis yang diberikan biasanya 10 mg-25 mg, 3 kali sehari. Mengkonsumsi terlalu banyak dapat merusak saraf secara sementara.
  • Tiamin. Vitamin B1 dalam dosis 1.5 mg/hari dapat meringankan gejala muntah.
  • Obat. Dokter dapat meresepkan 1-2 obat untuk mengurangi gejala muntah. Obat tersebut dapat berupa tablet atau suntikan. Dokter akan memastikan obat yang diberikan adalah aman untuk bayi.

Temui dokter jika terjadi salah satu atau beberapa dari gejala berikut:

  • Tanda dehidrasi
  • Tidak dapat mengonsumsi cairan >12 jam
  • Pusing
  • Muntah darah
  • Sakit perut
  • Kehilangan berat badan

Healthline. https://www.healthline.com/health/hyperemesis-gravidarum#diagnosis
diakses pada 28 November 2018.

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/001499.htm
diakses pada 28 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/baby/what-is-hyperemesis-gravidarum#1
diakses pada 28 November 2018.

Artikel Terkait