Pada mata penderita hifema biasanya terlihat darah di bagian depan mata
Hifema dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen jika tidak ditangani.

Hifema adalah kondisi terkumpulnya darah di dalam bilik mata anterior (ruang antara kornea dan iris). Darah yang terkumpul dapat menutupi sebagian besar atau semua bagian dari iris dan pupil mata dan dapat menghalangi sebagian atau seluruh penglihatan penderitanya. Hifema biasanya terasa menyakitkan, dan dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen jika tidak ditangani.

Gejala-gejala yang dialami penderita hifema antara lain adalah terlihat darah di bagian depan mata, mata menjadi sensitif terhadap cahaya, terasa nyeri pada mata, dan penglihatan menjadi kabur. Darah mungkin tidak terlihat jika hifema masih sedikit.

Hifema biasanya disebabkan oleh trauma pada mata misalnya karena cedera saat berolahraga, kecelakaan, atau terjatuh. Penyebab lain adalah adanya pembuluh darah abnormal pada permukaan iris, infeksi pada mata yang disebabkan oleh virus herpes, masalah pembekuan darah seperti hemofilia dan sickle cell anemia (anemia sel bulan sabit), gangguan pada lensa mata misalnya akibat implan lensa buatan, dan kanker mata.

Dokter mata akan melihat riwayat kesehatan Anda untuk mengetahui apakah Anda mengalami trauma pada mata belakangan ini. Setelah melakukan pemeriksaan fisik pada area mata, dokter mata dapat melakukan pemeriksaan mata secara komprehensif untuk menguji kemampuan Anda untuk melihat, menguji tekanan bola mata, melakukan pemeriksaan bagian dalam mata dengan menggunakan mikroskop khusus, atau melakukan CT scan.

Dokter mata Anda akan menentukan pengobatan apa yang cocok untuk hifema yang Anda derita berdasarkan beberapa faktor yaitu umur Anda, riwayat kesehatan, seberapa parah cedera yang Anda alami, daya tahan Anda terhadap obat-obatan tertentu, dan pendapat atau preferensi pribadi.

Pengobatan yang dapat direkomendasikan seperti obat tetes mata, memberi tambalan pada mata yang terkena hifema, istirahat bedrest, membatasi gerakan pada mata (tidak membaca), atau memeriksa tekanan bola mata. Hifema perlu diobati dengan baik untuk menghindari komplikasi atau penyulit seperti peningkatan tekanan bola mata yang dapat menyebabkan glaukoma dan berujung kebutaan.

Trauma mata dapat dihindari dengan menggunakan kacamata pelindung saat melakukan olahraga berisiko tinggi seperti squash, softball, kasti, dan lainnya.

Hifema membutuhkan penanganan darurat. Sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter mata ketika mulai mengalami gejala-gejala hifema.

Dokter mata akan bertanya apakah Anda memiliki riwayat cedera mata, kapan cedera tersebut terjadi, dan penyebab cedera tersebut. Lalu pemeriksaan mata secara lengkap akan dilakukan.

Healthline. https://www.healthline.com/health/hyphema
diakses pada 12 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/hyphema-eye-internal-bleeding#3
diakses pada 12 November 2018.

Artikel Terkait