Hidrosefalus

Ditinjau dr. Miranda Rachellina
Pada bayi, gejala hidrosefalus adalah ukuran kepala yang abnormal (besar) dan sertafontanel yang menonjol.
Hidrosefalus dapat terjadi pada segala usia, namun lebih sering terjadi pada bayi dan lansia.

Pengertian Hidrosefalus

Hidrosefalus merupakan penumpukan cairan serebrospinal pada rongga otak (ventrikel) yang dapat menyebabkan kerusakan otak. Hidrosefalus dapat terjadi pada usia berapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada bayi dan orang dewasa diatas 60 tahun.

Ada 3 tipe hidrosefalus, antara lain:

  • Hidrosefalus kongenital (bawaan), yang sudah ada saat lahir
  • Hidrosefalus didapat (acquired), yang muncul setelah lahir
  • Hidrosefalus tekanan normal, merupakan hidrosefalus dengan tekanan dalam otak (Intrakranial) normal yang biasanya diderita pada usia lanjut

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Kerusakan otak dapat menyebabkan berbagai macam gejala, di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Kesulitan berjalan
  • Muntah
  • Kantuk
  • Mudah tersinggung
  • Kurang responsif terhadap sentuhan
  • Gangguan pertumbuhan anak

Khusus pada bayi, ada beberapa tanda dan gejala hidrosefalus yang dapat dilihat, seperti ukuran kepala yang besar dan tidak normal, pertumbuhan ukuran lingkar kepala yang cepat, sertafontanel (bagian lunak di antara pelat tengkorak kepala pada bagian atas dan belakang kepala bayi) yang menonjol.

Penyebab

Hidrosefalus yang dialami sejak lahir (hidrosefalus kongenital) dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti spina bifida (gangguan pembentukan tulang belakang dan saraf tulang belakang) atau infeksi campak jerman (rubella) atau gondongan (mumps) yang didapat ibu saat mengandung. Penyebab lain hidrosefalus kongenital, diantaranya:

  • X-linked hydrocephalusyang disebabkan oleh mutasi kromosom X
  • Kelainan genetik langka, seperti malformasi Dandy Walker
  • Kista arakhnoid atau kantung berisi cairan yang terletak di antara otak atau sumsum tulang belakang dan membran arakhnoid

Sedangkan, hidrosefalus yang berkembang pada orang dewasa dan anak-anak sering disebabkan oleh penyakit atau cedera otak.

Penyebab hidrosefalus meliputi:

  • Pendarahan di dalam otak
  • Gumpalan darah di otak
  • Meningitis
  • Tumor otak
  • Cedera kepala
  • Pukulan pada kepala

Diagnosis

Pemindaian otak seperti CT scan dan MRI dapat digunakan untuk mendiagnosis hidrosefalus bawaan. Observasi langsung juga dilakukan dokter untuk mendiagnosis, terutama untuk hidrosefalus dengan tekanan intrakranial normal. Observasi ini dilakukan dengan mengamati bagaimana cara berjalan, kemampuan mental, dan gejala yang memengaruhi kontrol kandung kemih

Pengobatan

Hidrosefalus biasanya ditangani melalui pembedahan menggunakan shunt atau selang yang ditanam di dalam otak untuk mengalirkan kelebihan cairan serebrospinal. Endoscopic Third Ventriculostomy (ETV) terkadang juga digunakan sebagai alternatif untuk operasi shunt terutama untuk hidrosefalus yang diakibatkan oleh blokade aliran cairan serebrospinal (hidrosefalus obstruktif).

Pencegahan

  • Tidak ada tindakan pencegahan khusus yang direkomendasikan untuk hidrosefalus Ada beberapa hal yang dapat menurunkan risiko hidrosefalus, salah satunya adalah pemeriksaan selama kehamilan yang rutin bagi ibu hamil.
  • Vaksinasi atau imunisasi sesuai rekomendasi. Pencegahan infeksi terutama mumps dan rubella dapat menurunkan risiko hidrosefalus.
  • Menggunakan alat pengaman seperti helm untuk menghindari trauma kepala.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Hubungi rumah sakit jika bayi Anda mengalami tanda-tanda berikut:

  • Tangisan yang kencang
  • Kesulitan saat menyusui, menyedot atau makan
  • Muntah
  • Kesulitan memindahkan kepala atau berbaring
  • Kesulitan bernapas
  • Kejang

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Persiapkan diri Anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan oleh dokter, seperti:

  • Gejala apa yang muncul dan kapan gejala tersebut dimulai?
  • Apakah gejala-gejala tersebut berubah seiring waktu?
  • Apakah gejala-gejala tersebut termasuk mual dan muntah?
  • Apakah Anda atau anak Anda memiliki masalah penglihatan?
  • Penahkah Anda atau anak Anda mengalami sakit kepala atau demam?
  • Pernahkah Anda memperhatikan adanya perubahan kepribadian, termasuk peningkatan iritabilitas?
  • Apakah anak Anda mengalami perubahan dalam belajar?
  • Pernahkah Anda memperhatikan masalah dengan gerakan atau koordinasi?
  • Apakah gejala yang timbul termasuk kantuk yang tidak biasa atau kekurangan energi?
  • Pada bayi: Apakah gejala tersebut termasuk kejang?
  • Pada bayi: Apakah gejala tersebut termasuk masalah dengan makan dan bernapas?
  • Pada anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa: Apakah gejala tersebut termasuk inkontinensia urine?
  • Pernahkah Anda atau anak Anda mengalami cedera kepala baru-baru ini?
  • Pernahkah Anda atau anak Anda memulai pengobatan baru?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hydrocephalus/symptoms-causes/syc-20373604
Diakses pada 2 November 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/hydrocephalus/
Diakses pada 2 November 2011

Web MD. https://www.webmd.com/brain/hydrocephalus-directory
Diakses pada 11 November 2018

Back to Top