Herpes

Ditinjau dr. Widiastuti
Gejala awal terkena herpes ditandai dengan gejala flu, seperti nyeri pada tubuh, sakit kepala, nafsu makan berkurang, dan demam.
Gejala awal terkena herpes ditandai dengan gejala flu, seperti nyeri pada tubuh, sakit kepala, nafsu makan berkurang, dan demam.

Pengertian Herpes

Herpes merupakan suatu kelompok virus yang menyebabkan luka dan melepuh yang terasa nyeri. Jenis dari virus ini paling umum adalah Herpes zoster yang menyebabkan cacar dan shingles dan virus herpes simpleks (HSV) tipe 1 dan 2 yang menyebabkan luka dingin atau demam melepuh di sekitar mulut dan luka pada kelamin atau organ seksual. Sedangkan Herpes genital merupakan salah satu infeksi menular seksual yang sekali terinfeksi, virus akan menetap di dalam tubuh seumur hidup.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Herpes pada kebanyakan orang tidak memiliki gejala. Namun, ada juga yang timbul beberapa gejala ringan dan biasanya akan mirip dengan penyakit kulit lainnya. Beberapa gejala dari herpes, antara lain:

  • Keputihan
  • Luka yang menyakitkan di daerah kelamin, anus, bokong, atau paha
  • Gatal
  • Benjolan lunak di selangkangan
  • Buang air kecil yang menyakitkan
  • Luka melepuh pada mulut atau kelamin

Pada saat mengalami herpes primer atau gejala awal, Anda akan merasakan tanda-tanda yang mirip dengan gejala flu, seperti nyeri tubuh, sakit kepala, kurang nafsu makan, dan demam yang lama kelamaan akan muncul luka. Banyak orang dengan infeksi herpes akan mengalami kekambuhan dari luka dan gejala dari waktu ke waktu. Gejala yang dialami biasanya tidak lebih parah dari herpes primer dan gejala akan frekuensinya menurun seiring berjalannya waktu. Herpes juga dapat menyebar ke mata yang menimbulkan gejala yang sama dengan sakit mata seperti keluar cairan dan perasaan tajam di mata.

Penyebab

Herpes genital dapat menular dari satu orang ke orang lainnya melalui hubungan seksual secara vaginal, oral, atau anal. Virus juga dapat masuk ke tubuh seseorang melalui luka pada kulit, selain itu dapat pula masuk melalui kulit didalam mulut, penis, serta vagina. Virus ini paling mudah menyebar jika terlihat  lepuhan atau luka pada orang yang terinfeksi. Tetapi herpes dapat menyebar kapan saja, walaupun orang dengan herpes tidak mengalami gejala apapun. Herpes dapat menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya, seperti jika Anda memegang luka pada kelamin, maka virus akan menempel pada jari Anda dan dapat menularkan ke bagian tubuh lain termasuk kedalam mulut atau mata.

Wanita yang sedang hamil harus melakukan konsultasi dengan dokter jika menderita herpes genital atau jika berhubungan seksual dengan orang yang menderita herpes genital, karena infeksi herpes genital yang aktif dapat ditularkan ke bayi ketika  melahirkan secara normal yang dapat menyebabkan kebutaan, kerusakan otak, atau bahkan kematian pada bayi. Hal ini dapat dicegah dengan operasi Caesar.

Diagnosis

Untuk dapat mendiagnosa penyakit herpes ini, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari luka dan menanyakan beberapa gejala Anda. Pada saat pemeriksaan, Dokter akan mengambil sampel cairan dari luka yang akan diuji melalui laboratorium. Tes darah juga dibutuhkan untuk mengetahui HVS 1 dan 2 yang akan membantu mendiagnosa infeksi ketika ada luka.

Pengobatan

Tidak ada obat untuk mengobati herpes, namun obat dapat membantu untuk mengurangi gejala Anda. Obat-obatan yang dimaksud adalah acyclovir dan valacyclovir untuk melawan virus herpes, mempercepat penyembuhan, mengurangi rasa sakit, dan mengobati herpes primer atau yang berulang.

Minumlah obat tersebut setiap hari untuk mencegah rekurensi (kekambuhan) dan apabila obat–obatan digunakan untuk mengobati gejala berulang, Anda harus segera meminumnya setelah merasakan kesemutan, rasa terbakar atau gatal.

Pencegahan

Tindakan yang dapat dilakukan untuk menghindari infeksi atau mencegah penyebaran virus HSV dengan  beberapa hal, seperti:

  • Jangan berbagi benda apapun yang sering dipakai penderita pada orang lain, seperti handuk, pakaian, rias wajah, lip balm dan lainnya
  • Jangan melakukan hubungan seks oral, berciuman, atau aktivitas seksual apapun selama terinfeksi atau dengan orang yang memiliki virus herpes karena kondisi ini dapat menular walaupun tidak menunjukkan gejala
  • Hindari kontak fisik langsung dengan orang lain
  • Cuci tangan Anda sampai bersih dan gunakan obat dengan kapas untuk mengurangi kontak dengan luka

Informasi Dokter

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum konsultasi dengan dokter, persiapkan terlebih dahulu pertanyaan untuk dokter, seperti:

  • Apa pengobatan atau perawatan yang terbaik untuk saya?
  • Apakah aman bagi Saya untuk melakukan hubungan seksual tanpa pelindung jika Saya tidak mempunyai luka karena herpes?
  • Dapatkah Saya menderita herpes genital jika Saya memiliki herpes oral ?
  • Apa cara terbaik untuk mencegah herpes?
  • Jika saya menularkan bayi saya herpes, apakah ada perawatannya?
  • Apakah saya berisiko terkena penyakit lain?
  • Apakah saya dapat menularkan herpes pada orang lain walaupun saya tidak mengalami gejala?
  • Apa efek samping dari perawatan saya?
  • Apakah saya dapat menjalani kehidupan normal dengan herpes?
Referensi

Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/herpes/
Diakses pada 6 Desember 2018

Healthline. https://www.healthline.com/health/herpes-simplex
Diakses pada 6 Desember 2018

Back to Top