Hepatomegali

Ditinjau dr. Widiastuti
Hepatomagali adalah penyakit yang ditandai dengan adanya pembesaran hati secara abnormal
Pembesaran hati secara abnormal adalah tanda penyakit hepatomegali.

Pengertian Hepatomegali

Hepatomegali adalah kondisi dimana hati membesar secara abnormal. Hati merupakan organ terbesar di dalam tubuh, yang membantu tubuh untuk:

  • Mencerna lemak
  • Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
  • Mencegah infeksi
  • Memproduksi hormon dan protein
  • Mengontrol pembekuan darah
  • Metabolisme obat–obatan dan racun (toksin)

Hati juga merupakan satu-satunya organ yang dapat tumbuh kembali ke ukuran awal setelah pembedahan, sehingga membuat donasi hati memungkinkan. Jika transplantasi sebagian dari hati, maka hati tersebut dapat tumbuh kembali ke ukuran asal. Bagian hati yang ditransplantasikan ke orang lain juga dapat tumbuh.

Hepatomegali bukanlah merupakan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu tanda akan terdapatnya penyakit lain seperti gagal jantung kongestif, penyumbatan pembuluh darah dari hati atau gejala penyakit hati kronis, atau penyakit lainnya, seperti:

  • Kanker, seperti leukemia
  • Penyakit genetik
  • Kelainan jantung dan pembuluh darah
  • Infeksi
  • Keracunan

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Pembesaran hati mungkin tidak memiliki gejala apapun. Tetapi jika kondisi medis tertentu menyebabkan pembesaran hati tersebut, gejala yang akan terjadi, diantaranya adalah:

  • Penyakit kuning atau menguningnya kulit dan mata
  • Nyeri otot
  • Kelelahan
  • Gatal
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut atau terdapat massa pada perut.
  • Nafsu makan yang buruk
  • Mudah memar pada kaki dan telapak kaki
  • Penurunan berat badan
  • Pembesaran ukuran perut

Penyebab

Hepatomegali sering menjadi pertanda bahwa jaringan di dalam hati tidak berfungsi dengan baik. Mengonsumsi obat seperti amiodarone dan statin dapat menyebabkan cedera pada hati. Penyebab umum kondisi ini, diantaranya adalah:

  • Kanker metastasis, atau kanker yang dimulai dari organ lain yang menyebar ke hati
  • Non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD) atau penumpukkan lemak di hati bukan karena alkohol
  • Kelainan jantung dan pembuluh darah
  • Kanker hati, atau kanker yang tumbuh dari dalam hati
  • Sirosis atau kerusakan berat dan jaringan parut pada hati karena racun seperti alkohol
  • Hepatitis virus (paling sering A, B atau C) atau infeksi hati lainnya yang disebabkan oleh virus
  • Penyakit hati alkoholik, atau berbagai kerusakan hati yang meliputi timbunan lemak, dan jaringan parut karena konsumsi alkohol

Penyebab lain meliputi :

  • Limfoma atau kanker darah didalam kelenjar limfe
  • Leukemia
  • Multiple myeloma
  • Hemokromatosis
  • Wilson’s disease
  • Gaucher’s disease
  • Toxic hepatitis
  • Sumbatan pada kandung empedu
  • Kista pada hati

Faktor Risiko

Beberapa orang secara genetik memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami hepatomegali. Faktor risiko akan meningkat jika Anda atau keluarga Anda memiliki riwayat:

  • Penyakit autoimun, terutama yang mengenai hati
  • Inflammatory bowel disease (penyakit radang pada saluran cerna)
  • Penyakit hati kronis 
  • Kanker hati
  • Sickle cell disease (anemia sel sabit)
  • Obesitas atau kelebihan berat badan

Gaya hidup juga dapat meningkatkan risiko, seperti :

  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Mempunyai tato, transfusi darah, berhubungan seksual tidak terproteksi sehingga membuat Anda berisiko terkena HIV, hepatitis B dan C
  • Bepergian ke negara asing yang endemis malaria
  • Mengonsumsi rempah–rempah seperti ma huang, tanaman comfrey dan mistletoe

Diagnosis

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan melakukan perabaan pada perut untuk menentukan ukuran, bentuk dan tekstur hati yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kondisi hati. Tetapi, pemeriksaan fisik tidaklah cukup. Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan, seperti:

  • Pemeriksaan darah dilakukan untuk menentukan kadar enzim hati dan mengidentifikasi virus yang menyebabkan pembesaran hati.
  • Tes pencitraan seperti CT Scan, MRI atau USG.
  • Magnetic Resonance Elastography menggunakan gelombang suara untuk menciptakan peta visual (elastogram) akan kekakuan dari jaringan hati. Pemeriksaan non–invasif merupakan salah satu alternatif selain biopsi.
  • Biopsi hati dengan mengambil sedikit jaringan hati sebagai sampel untuk diperiksa di laboratorium.

Pengobatan

Pengobatan hepatomegali tergantung pada penyebab yang mendasari kondisi tersebut. Beberapa perawatan yang direkomendasikan dokter, diantaranya adalah:

  • Obat-obatan dan perawatan untuk gagal hati atau infeksi seperti hepatitis C
  • Kemoterapi, operasi, atau radiasi untuk kanker hati
  • Transplantasi hati untuk kerusakan hati
  • Pengobatan untuk limfoma atau leukemia, tergantung pada jenis, tingkat penyebaran dan kesehatan umum
  • Berhenti mengonsumsi alkohol dan obat-obatan

Jika hepatomegali telah ditemukan, dokter biasanya akan menyarankan perubahan gaya hidup untuk kesehatan hati, seperti :

  • Makan makanan sehat
  • Berolahraga secara teratur
  • Menurunkan berat badan
  • Menghindari alkohol

Pencegahan

Ada banyak faktor gaya hidup yang dapat menyebabkan hepatomegali. Berikut merupakan beberapa hal yang dapat menurunkan risiko hepatomegali, diantaranya adalah:

  • Menjalani gaya hidup sehat dan mempertahankan berat badan ideal
  • Mengelola gula darah jika menderita diabetes
  • Batasi konsumsi alkohol atau hindari alkohol
  • Konsultasikan vitamin, suplemen, herbal dan obat-obat lain sebelum dikonsumsi dengan dokter, serta ikuti aturan pakai.
  • Batasi kontak dengan bahan kimia
  • Berhenti merokok

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Buat janji dengan dokter jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum berkonsultasi dengan dokter, ada baiknya jika Anda membuat daftar:

  • Gejala yang Anda alami
  • Daftar semua obat, vitamin atau suplemen yang Anda konsumsi beserta dosisnya
  • Pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada dokter 
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/symptom/liver-enlarged
Diakses pada 6 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/enlarged-liver/symptoms-causes/syc-20372167
Diakses pada 6 Desember 2018

Medicinenet. https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=3715
Diakses pada 6 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/hepatitis/enlarged-liver-causes#1
Diakses pada 6 Desember 2018

Back to Top