Infeksi

Hepatitis A

11 Aug 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Hepatitis A
Jaundice, sakit perut kanan atas, dan perubahan warna urin merupakan beberapa gejala penyakit Hepatitis A
Hepatitis A adalah infeksi hati yang sangat menular dan disebabkan oleh virus hepatitis A. Virus ini merupakan salah satu dari beberapa jenis virus hepatitis yang menyebabkan peradangan dan memengaruhi fungsi hati.Hepatitis A berbeda dengan jenis hepatitis lainnya. Karena biasanya hepatitis A bukan penyakit serius hepatitis B atau C, dan biasanya tidak berkembang menjadi hepatitis kronis atau sirosis (jaringan parut tahap akhir pada hati). Namun, hepatitis A termasuk penyakit yang sangat mudah menular.Anda bisa terkena hepatitis A ketika mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi virus. Selain itu, Anda juga bisa terinfeksi ketika kontak dekat dengan orang atau benda yang terinfeksi.Kasus hepatitis ini biasanya tidak berakibat fatal dan tidak memerlukan pengobatan. Kebanyakan orang yang terinfeksi hepatitis A bisa sembuh total tanpa kerusakan hati permanen. 
Hepatitis A
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaUrine lebih gelap dibanding biasa, sakit perut kanan atas
Faktor risikoTinggal di daerah dengan sanitasi rendah atau kekurangan air bersih, HIV
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, tes darah lengkap
PengobatanIstirahat yang cukup, mengonsumsi makanan berkalori tinggi
KomplikasiHilangnya fungsi hati secara tiba-tiba
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala hepatitis A
Secara umum, gejala hepatitis A meliputi:
  • Urine berwarna lebih gelap dari biasanya
  • Sakit perut pada bagian kanan atas 
  • Kotoran yang berwarna terang seperti dempul
  • Gejala flu, seperti demam, kelelahan, dan pegal-pegal
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sakit kuning dengan tanda kulit dan putih mata terlihat kuning
  • Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Demam, tapi suhu tidak terlalu tinggi
  • Mual
Gejala biasanya muncul 15-50 hari setelah terinfeksi virus 
Penyebab hepatitis A adalah hepatitis A atau HAV. Penyakit ini dapat ditularkan melalui konsumsi makanan minuman yang terkontaminasi. Seseorang dapat tertular HAV jika:
  • Mengonsumsi makanan yang ditangani oleh seseorang dengan virus yang tidak mencuci tangan dengan bersih setelah menggunakan toilet
  • Makan kerang mentah dari air yang tercemar limbah
  • Berada dalam kontak dekat dengan orang yang terinfeksi,  bahkan jika orang tersenbut tidak memiliki tanda atau gejala
  • Berhubungan seks dengan seseorang yang memiliki virus
 

Faktor risiko hepatitis A

Beberapa faktor risiko hepatitis ini meliputi:
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Memiliki kelainan faktor pembekuan darah (seperti hemofilia)
  • Melakukan seksual dengan seseorang yang menderita hepatitis A
  • Menderita HIV
  • Tunawisma
  • Tinggal di daerah dengan sanitasi rendah atau kekurangan air bersih
 
Diagnosis hepatitis A dilakukan dengan cara tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan tes darah. Berikut penjelasannya.
  • Tanya jawab

Dokter akan bertanya mengenai gejala yang Anda rasakan serta riwayat kesehatan secara keseluruhan.
  • Pemeriksaan fisik

Dokter juga biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat gejala yang Anda rasakan.
  • Tes darah

Tes darah bermanfaat untuk mencari tahu ada atau tidak HAV. 
Cara mengobati hepatitis A umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa pilihan penanganan yang biasanya disarankan dokter meliputi:
  • Istirahat

Banyak orang dengan infeksi hepatitis A merasa lelah dan sakit dan memiliki lebih sedikit energi. Hal ini bisa diatasi dengan istirahat yang cukup.
  • Atasi mual

Mual bisa membuat Anda sulit makan. Untuk mengatasinya cobalah untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah kecil dibandingkan dengan langsung mengonsumsi makanan lengkap dan dalam porsi besar.Guna mendapatkan kalori yang cukup, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Anda juga disarankan untuk minum susu atau jus buah, dibandingkan air putih.
  • Hindari alkohol dan gunakan obat-obat secara teliti

Saat menderita infeksi HAV, hati mungkin mengalami kesulitan untuk memproses obat-obatan dan alkohol. Oleh karena itu, jangan minum alkohol.Obat dan alkohol juga dapat menyebabkan kerusakan hati. Bicarakan dengan dokter mengenai semua obat yang Anda minum, termasuk obat bebas.Jika tidak ditangani dengan optimal, hepatitis A bisa menyebabkan komplikasi berupa hilangnya fungsi hati secara tiba-tiba, terutama pada orang dewasa yang lebih tua atau orang dengan penyakit hati kronis. 
Cara mencegah hepatitis A yang bisa dilakukan meliputi:
  • Menjaga kebersihan dengan cara cuci tangan dengan sabun dan air hangat sebelum makan atau minum, dan setelah menggunakan kamar kecil
  • Minum air kemasan ketika berada di negara yang berisiko tinggi tertular hepatitis A
  • Hindari makan buah dan sayuran yang dikupas atau mentah di area dengan sanitasi atau standar higienis yang rendah
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada hepatitis A. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait hepatitis A?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis hepatitis A agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
CDC. https://www.cdc.gov/hepatitis/hav
Diakses pada 4 Desember 2018
Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/hepatitis-a
Diakses pada 4 Desember 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/hepatitis-a
Diakses pada 11 Agustus 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hepatitis-a/symptoms-causes/syc-20367007
Diakses pada 11 Agustus 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/hepatitis-a
Diakses pada 11 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email