Infeksi

Hantavirus

08 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Hantavirus
Hantavirus adalah infeksi virus mematikan yang ditularkan oleh hewan pengerat (tikus) ke manusia. Virus ini terdapat dalam urine, kotoran, dan air liur hewan pengerat. Tetesan kecil yang mengandung hantavirus dapat terbang di udara dan menularkan ke manusia.Seseorang bisa terkena penyakit ini jika menghirup udara yang terinfeksi atau bersentuhan dengan urine atau kotoran hewan pengerat. Penyakit ini tidak dapat ditularkan oleh manusia.  Hantavirus dapat menyebabkan infeksi parah pada paru-paru (disertai dengan gejala batuk dan sesak napas), kondisi ini dikenal dengan istilah hantavirus pulmonary syndrome (HPS). Selain itu, hantavirus juga bisa menyebabkan infeksi parah pada ginjal (disertai dengan gejala ruam, sakit perut, dan terkadang gagal ginjal) atau yang biasa dikenal dengan istilah hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS).Di Indonesia, apa itu hantavirus masih jarang diketahui. Meskipun sudah ada laporan kasus hantavirus pada manusia. Di Indonesia penyakit ini juga umumnya banyak ditemui di lingkungan sekitar pemukiman manusia, hutan dan persawahan. 
Hantavirus
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaTubuh lelah, demam, nyeri otot
Faktor risikoTinggal di daerah hutan atau sawah, membersihkan loteng rumah, berkemah
Metode diagnosisTes darah, ekokardiografi
PengobatanObat-obatan, cuci darah, ventilator
ObatObat antivirus ribavirin
KomplikasiKematian, muncul cairan di paru-paru, tekanan darah turun
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala infeksi hantavirus
Secara umum, tanda dan gejala infeksi hantavirus meliputi:
  • Tubuh lelah
  • Demam
  • Nyeri otot, terutama di paha, pinggul, dan punggung
  • Sakit kepala
  • Panas dingin
  • Pusing
  • Mual, muntah, diare, atau sakit perut
  • Batuk
  • Sesak napas
 
Penyebab utama hantavirus adalah virus yang dibawa oleh hewan pengerat (tikus). Tikus yang bisa membawa hantavirus di Indonesia biasanya banyak ditemui di lingkungan sekitar pemukiman manusia, hutan dan persawahan. 

Faktor risiko hantavirus

Beberapa faktor risiko infeksi virus ini meliputi:
  • Membuka dan membersihkan gedung atau gudang lama yang tidak digunakan
  • Membersihkan rumah, terutama di loteng atau area lorong lainnya
  • Memiliki rumah atau ruang kerja yang penuh dengan hewan pengerat
  • Memiliki pekerjaan yang berisiko tinggi kontak dengan hewan pengerat, seperti konstruksi, pekerjaan utilitas, dan pengendalian hama
  • Berkemah, hiking, atau berburu
 
Diagnosis hantavirus dilakukan dengan cara tes darah dan pemeriksaan tambahan. Berikut penjelasannya.
  • Tes darah

Tes darah merupakan tes utama yang dapat dilakukan untuk  mendiagnosis hantavirus.
  • Evaluasi fungsi ginjal dan organ lainnya

Selain tes darah, bila perlu dokter akan mengevaluasi fungsi ginjal dan organ lainnya.
  • Ekokardiografi

Jika hantavirus dicurigai masuk paru-paru. Maka dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan ekokardiografi. Ekokardiografi biasanya dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lain dari cairan di sekitar paru-paru. 
Cara mengobati hantavirus umumnya akan tergantung dari organ yang diserang hantavirus, tingkat keparahan penyakit, dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa penanganan penyakit ini meliputi:

Penanganan hantavirus pulmonary syndrome (HPS)

Jika hantavirus menyerang paru-paru, maka cara mengobati yang biasanya disarankan dokter adalah pemberian oksigen dan obat-obatan untuk menstabilkan tekanan darah tampaknya paling penting untuk pemulihan. Terkadang ventilator diperlukan untuk membantu pernapasan.

Penanganan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS)

Untuk sindrom ginjal, cuci darah atau dialisis mungkin diperlukan dan dapat mencegah kematian. Selain itu, dokter juga akan memberikan obat antivirus ribavirin secara intravena (melalui infus). Hal ini dapat membantu mengurangi keparahan gejala dan risiko kematian. 

Komplikasi hantavirus

Jika tidak ditangani dengan benar, hantavirus bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Kematian
  • Muncul cairan di di paru-paru
  • Gagal organ, khususnya jantung
  • Tekanan darah turun
 
Cara mencegah hantavirus yang bisa dilakukan meliputi:
  • Blokir akses. Tikus dapat masuk melalui lubang sekecil 6 milimeter. Tutup lubang dengan penyaringan kawat, kilatan logam, atau semen.
  • Segera cuci piring, bersihkan meja dan lantai, dan simpan makanan Anda setelah mengadakan acara makan-makan.
  • Gunakan tutup yang rapat pada tong sampah.
  • Kurangi bahan bersarang. Bersihkan semak, rumput, dan sampah di fondasi bangunan.
  • Pasang perangkap. Berhati-hatilah saat menggunakan perangkap umpan racun, karena racun juga dapat membahayakan manusia dan hewan peliharaan.
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada hantavirus. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait hantavirus?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis hantavirus agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Centers for disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/hantavirus/index.html
Diakses pada 8 September 2021
Mayo clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hantavirus-pulmonary-syndrome/symptoms-causes/syc-20351838
Diakses pada 8 September 2021
Medline plus. https://medlineplus.gov/hantavirusinfections.html
Diakses pada 8 September 2021
MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/infections/arboviruses-arenaviruses-filoviruses/hantavirus-infection
Diakses pada 8 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email