Gusi Bayi Putih

09 Oct 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Gusi Bayi Putih
Gusi bayi putih umumnya tidak membahayakan. Namun, hal ini juga bisa menandakan sejumlah kondisi medis tertentu.Salah satu penyebabnya adalah “Epstein Pearl” atau mutiara Epstein, yaitu bercak putih pada gusi bayi yang muncul sebagai benjolan kecil. Epstein pearl biasanya muncul di garis gusi dan langit-langit mulut. Benjolan yang muncul tersebut adalah jenis kista gusi yang bersifat jinak dan umumnya tidak berbahaya. Bahkan hal ini merupakan kondisi yang umum untuk terjadi. 60-85% bayi yang baru lahir kerap mengalami kondisi ini. Epstein pearl umumnya tidak memerlukan perawatan dan dapat hilang dengan sendirinya selama beberapa minggu. Selain karena Epstein pearl, gusi bayi putih bisa juga disebabkan oleh beberapa kondisi kesehatan lain yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut. Bercak putih pada gusi umumnya dapat muncul pada bayi yang dilahirkan dengan beberapa kondisi berikut:
  • Lahir dari ibu yang berusia >35 tahun
  • Proses kelahiran bayi lewat dari hari perkiraan lahir (HPL)
  • Memiliki berat badan lahir >3500 gram
Namun, ketiga hal di atas tidak selalu menyebabkan gusi putih pada bayi. 
Selain Epstein Pearl, penyebab gusi bayi putih mencakup:

Tumbuh gigi

Bercak putih pada gusi bayi dapat menandakan proses tumbuhnya gigi pada bayi. Kondisi ini biasa terjadi pada bayi berusia sekitar 10 minggu dan dapat berlangsung dari 6 bulan hingga 3 tahun.Umumnya ketika sedang tumbuh gigi, gusi bayi akan tampak bengkak dan lunak. Tidak jarang juga bintik-bintik putih kecil muncul di gusi tepat sebelum gigi tumbuh. 

Bohn’s nodules

Sama seperti Epstein Pearl, Bohn’s nodules adalah pertumbuhan jaringan abnormal pada gusi. Pada bayi, biasanya Bohn’s nodules ditemukan dalam bentuk benjolan kecil berwarna putih keabuan.Bohn’s nodules umumnya bukan merupakan kondisi yang berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. 

Oral Thrush 

Oral thrush adalah infeksi pada mulut yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Infeksi ini menyebabkan timbulnya bercak putih pada lidah, gusi, bagian dalam pipi atau langit-langit mulut. Selain itu, ada gejala lain yang menyertai seperti sulit menelan dan adanya luka pada gusi. Penyakit ini membutuhkan obat antijamur untuk penanganannya. 

Endapan susu yang menempel di gusi

Oral thrush sering tertukar dengan sisa ASI atau susu formula yang tertinggal dan melekat pada gusi bayi. Untuk membedakannya, Anda dapat menggosok dengan lembut bercak putih yang ada pada gusi bayi dengan jari yang bersih.Residu susu biasanya akan hilang dengan mudah. Kondisi ini dapat dihindari dengan membersihkan mulut bayi dengan kassa steril atau kain lembut secara rutin.

Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)

Penyakit tangan, kaki, dan mulut adalah infeksi virus ringan dan menular, yang paling sering disebabkan oleh virus Coxsackie.Penyakit ini umum terjadi pada anak-anak, terutama di bawah 5 tahun. Gejala penyakit yang juga disebut hand, foot, and mouth disease (HFMD) ini bisa menimbulkan gejala berupa munculnya ruam atau bintik-bintik merah serta putih di gusi dan bagian belakang mulut. 
Segera hubungi dokter apabila terdapat bercak atau benjolan putih pada gusi bayi yang disertai dengan berbagai gejala berikut:
  • Benjolan bertambah besar dan tidak kunjung hilang
  • Bayi lebih rewel dari biasanya
  • Bayi susah atau kesakitan ketika menelan
  • Bayi demam atau terlihat tidak sehat
  • Bercak putih kembali muncul setelah diberikan pengobatan
Winchester Hospital. https://www.winchesterhospital.org/health-library/article?id=11521
Diakses pada 1 Oktober 2021
National Center for Biotechnology Information. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK493177/
Diakses pada 1 Oktober 2021
Tooth Fairy Pediatric Dental. https://toothfairypediatricdental.com/what-do-white-spots-on-a-babys-gums-mean/
Diakses pada 1 Oktober 2021
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/guides/a-z-health-reference/oral-thrush
Diakses pada 1 Oktober 2021
Sprout Kids Dentistry. https://www.sproutkidsdentistry.com/your-babys-mouth-what-to-expect/
Diakses pada 1 Oktober 2021
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a92/thrush-in-babies
Diakses pada 1 Oktober 2021
European Journal of Pediatrics. https://link.springer.com/article/10.1007/s00431-013-2173-6
Diakses pada 1 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email