Infeksi

Gondongan

15 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Gondongan
Gondongan umumnya menyerang anak-anak yang belum divaksin
Gondongan adalah infeksi virus yang memengaruhi kelenjar penghasil air liur. Kelenjar ini terletak di dekat telinga.Kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan pada salah satu atau kedua kelenjar yang memproduksi air liur.  Virus yang biasanya menjadi penyebab gondongan adalah virus dari golongan paramyxovirus.Gondongan merupakan penyakit yang bisa menular. Proses penularannya sama seperti flu, yakni ketika seseorang menghirup atau terkena tetesan air liur yang mengandung virus.Penyakit yang juga dikenal dengan nama mumps ini diderita oleh anak-anak yang berusia 2-12 tahun, yang belum mendapatkan vaksinasi. Namun tidak menutup kemungkinan untuk dialami oleh orang dewasa yang belum menerima vaksin. 
Gondongan
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaKedua sisi wajah tampak bengkak, nyeri leher, sakit kepala
Faktor risikoAnak-anak dan orang dewasa yang belum divaksin
Metode diagnosisTanya jawab, tes darah
PengobatanObat-obatan, mencukupi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan yang lembek
ObatParacetamol, ibuprofen
KomplikasiPembengkakan di beberapa organ tubuh, mseningitis, gangguan pendengaran
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala gondongan

Gejala gondongan ringan

  • Pembengkakan dari kelenjar liur (kelenjar parotis) sehingga menyebabkan kedua sisi wajah tampak membengkak.
  • Nyeri otot leher, area antara telinga dan rahang bawah
  • Sakit kepala
  • Demam tinggi antara 39-40°C, yang dapat berlangsung 2-3 hari
  • Tidak nafsu makan
  • Sakit tenggorokan
  • Rasa nyeri dan bengkak pada kelenjar liur di bawah telinga pada satu atau kedua sisi wajah (parotitis)
  • Kelemahan dan kelelahan
  • Nyeri saat mengunyah atau menelan
Gejala ringan tersebut biasanya akan menghilang dalam dua minggu. Pada kondisi yang serius, gondongan dapat menyerang organ tubuh, seperti testis, ovarium, pankreas dan otak.Kondisi ini juga dapat mengakibatkan keguguran, ketulian, dan meningitis (radang pada selaput otak).

Gejala gondongan berat

  • Sakit kepala berat
  • Kaku kuduk atau leher
  • Mata merah
  • Mengantuk
  • Nyeri ulu hati
  • Muntah
  • Sakit atau terdapat benjolan pada buah zakar atau testis
  • Kejang
Jika Anda sedang hamil dan terpapar orang yang sedang mengalami gondongan, segera konsultasi dengan dokter, walaupun tidak mengalami gejala apapun. 
Penyebab gondongan adalah virus dari golongan paramyxovirus yang disebarkan melalui percikan air liur yang terinfeksi. Misalnya melalui bersin, batuk, dan saling meminjam peralatan makan dengan orang yang telah terinfeksi. 

Faktor risiko gondongan

Beberapa faktor risiko penyakit ini meliputi:
  • Anak-anak yang berusia 2-12 tahun yang belum mendapatkan pemberian vaksin.
  • Orang dewasa yang belum divaksin
 
Diagnosis gondongan dilakukan dengan cara tanya jawab. Dokter akan menanyakan tentang gejala gondongan,apakah sudah pernah menerima vaksinasi gondongan atau apakah ada kemungkinan telah terpapar oleh virus gondongan.Dokter juga akan menyarankan untuk menjalani pemeriksaan darah agar dapat memeriksa keberadaan virus gondongan dalam tubuh. 
Cara mengobati gondongan umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Karena disebabkan oleh virus, mumps biasanya akan sembuh sendiri dan tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik. Hal yang dapat dilakukan oleh pasien adalah mengobati gejalanya agar bisa lebih nyaman. Berikut contohnya:
  • Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi akibat demam
  • Konsumsi makanan yang lembek, seperti bubur atau sup
  • Hindari makan dan minum asam karena bisa memicu kelenjar liur terasa sakit
  • Tempelkan kompres dingin pada kelenjar yang bengkak
  • Konsumsi obat pereda nyeri dan penurun demam, seperti paracetamol atau ibuprofen
  • Istirahatlah jika Anda merasa lelah
Pasien juga bisa mencegah penularan virus pada orang lain dengan melakukan isolasi mandiri. 

Komplikasi gondongan

Jika tidak ditangani dengan benar, gondongan bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Pembengkakan di beberapa organ tubuh. Misalnya testis, otak, pankreas
  • Meningitis
  • Gangguan pendengaran
  • Keguguran
  • Gangguan jantung
 
Cara mencegah gondongan adalah dengan vaksinasi MMR. Vaksin ini diberikan pertama kali pada bayi berumur 12-15 bulan, dan vaksin kedua pada usia 4-6 tahun. 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada gondongan. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait gondongan?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis gondongan agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK8461/
Diakses pada 15 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mumps/symptoms-causes/syc-20375361
Diakses pada 15 September 2021
Famiy Doctor. https://familydoctor.org/condition/mumps/
Diakses pada 15 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/mumps
Diakses pada 15 September 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/mumps/
Diakses pada 15 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email