Ginekomastia

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Ginekomastia dapat disebabkan perubahan hormon secara alami, penuaan, hingga konsumsi obat-obatan.
Ginekomastia ditandai dengan adanya pembengkakan pada jaringan payudara pria.

Pengertian Ginekomastia

Ginekomastia adalah kondisi dimana terjadi pembengkakan jaringan payudara pada anak laki-laki dan pria. Hal ini dapat terjadi ketika terdapat ketidakseimbangan hormon tubuh. Meskipun payudara pada laki-laki tidak berkembang seperti pada perempuan, tetapi semua laki-laki terlahir dengan sejumlah kecil jaringan payudara. Tubuh laki-laki menggunakan hormon yang disebut testosteron yang berperan terhadap pertumbuhan seksual pada saat pubertas, namun laki-laki juga membentuk hormon estrogen, hormon yang berperan terhadap pertumbuhan seksual pada wanita dalam jumlah yang lebih sedikit. Ketika laki-laki memasuki masa pubertas atau ketika tubuh laki-laki dewasa memproduksi sedikit testosteron kurang dari normal, keseimbangan kedua hormon menjadi berubah. Terkadang ketika hal tersebut terjadi, persentase hormon estrogen yang tinggi menyebabkan jaringan payudara laki-laki membengkak. Sekitar setengah dari laki-laki usia >50 tahun akan mengalami hal ini.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala yang dapat timbul antara lain:

  • Dada yang membengkak
  • Ada benjolan dibelakang puting payudara
  • Nyeri pada payudara

Penyebab

Ginekomastia dipicu oleh penurunan jumlah hormon testosteron dibandingkan dengan estrogen. Penyebab penurunan ini bisa berupa kondisi yang menghalangi efek atau mengurangi testosteron atau kondisi yang meningkatkan kadar estrogen Anda. Beberapa hal dapat mengganggu keseimbangan hormon, termasuk yang berikut ini:

  • Perubahan hormon alami
    Kebanyakan orang menganggap estrogen sebagai hormon khusus wanita, tetapi pria juga memproduksinya meskipun biasanya dalam jumlah kecil. Namun, kadar estrogen pria yang terlalu tinggi atau tidak seimbang dengan kadar testosteron dapat menyebabkan ginekomastia. Ginekomastia dapat terjadi pada bayi, selama pubertas dan pada pria dewasa.
  • Obat-obatan
    Sejumlah obat dapat menyebabkan ginekomastia. Ini termasuk:
    • Anti-androgen digunakan untuk mengobati pembesaran prostat, kanker prostat dan beberapa kondisi lainnya
    • Steroid dan androgen anabolik
    • Obat AIDS. Efavirenz lebih sering dikaitkan dengan ginekomastia daripada obat HIV lainnya
    • Obat anti-kecemasan, seperti diazepam (Valium).
    • Antidepresan trisiklik
    • Antibiotik
    • Obat maag, seperti simetidin
    • Perawatan kanker (kemoterapi).
    • Obat jantung, seperti digoxin dan blocker saluran kalsium
    • Obat motilitas lambung, seperti metoclopramide
  • Obat-obatan terlarang dan alkohol
    Zat yang dapat menyebabkan ginekomastia meliputi:
    • Alkohol
    • Amfetamin
    • Ganja
    • Heroin
    • Metadon
  • Kondisi kesehatan
    Beberapa kondisi kesehatan dapat menyebabkan ginekomastia dengan memengaruhi keseimbangan hormon normal. Ini termasuk:
    • Hipogonadisme
    • Penuaan
    • Tumor
    • Hipertiroidisme
    • Gagal ginjal
    • Gagal hati dan sirosis
    • Malnutrisi dan kelaparan
  • Produk herbal
    Minyak nabati, seperti pohon teh atau lavender, digunakan dalam sampo, sabun atau lotion telah dikaitkan dengan ginekomastia. Ini mungkin karena aktivitas estrogenik mereka yang lemah.

Diagnosis

Dokter akan menanyakan pertanyan mengenai riwayat medis pribadi dan keluarga. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik pada payudara dan alat kelamin. Pada ginekomastia, diameter jaringan payudara >0,5 cm. Jika penyebab dari kondisi ini tidak jelas, dokter akan melakukan tes darah untuk memeriksa kadar hormon dan mamografi atau USG untuk melihat jaringan payudara. Pada beberapa kasus, dibutuhkan pemeriksaan lebih jauh seperti MRI, CT scan, X-ray atau biopsi.

Pengobatan

Ginekomastia biasanya tidak membutuhkan pengobatan dan akan menghilang dengan sendirinya. Namun jika hal ini terjadi karena kondisi medis tertentu, kondisi tersebut harus diobati. Jika diperlukan terapi, dapat berupa obat atau operasi.

  • Operasi
    Operasi dapat digunakan untuk menghilangkan lemak berlebih pada payudara dan jaringan kelenjar.
  • Obat
    Obat yang menekan kadar hormon dapat digunakan.
  • Konseling
    Ginekomastia dapat menyebabkan perasaan malu atau tidak percaya diri. Penderita dapat dilakukan konsuling jika merasa penyakit ini membuat depresi atau mempengaruhi kepercayaan diri dalam melakukan aktivitas normal.

Pencegahan

  • Jangan gunakan obat yang illegal yang dapat mengganggu hormon
  • Hindari alkohol
  • Jika mengkonsumsi obat yang menyebabkan ginekomastia, tanyakan kepada dokter jika ada pilihan lain

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter jika memiliki gejala berikut:

  • Pembengkakan payudara
  • Nyeri pada payudara
  • Kelembutan payudara
  • Puting keluar pada satu atau kedua payudara

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Anda dapat mengajukan beberapa pertanyaan seperti:

  • Apa penyebab dari ginekomastia?
  • Bagaimana kita mengetahui obat yang menyebabkan kondisi ini?
  • Apakah saya harus diperiksa untuk kanker payudara?
  • Apakah saya membutuhkan pengobatan?
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar payudara yang tumbuh bisa kembali ke ukuran semula?
Referensi

Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/gynecomastia/
Diakses pada 18 Desember 2018.

Healthline. https://www.healthline.com/symptom/breast-enlargement-in-men
Diakses pada 18 Desember 2018.

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gynecomastia/symptoms-causes/syc-20351793
Diakses pada 18 Desember 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/men/what-is-gynecomastia#2-5
Diakses pada 18 Desember 2018.

Back to Top