Penyakit Lainnya

Gigi Berlubang

Diterbitkan: 28 Jan 2019 | OliviaDitinjau oleh dr. Indra Wijaya
image Gigi Berlubang
Plak merusak enamel pada gigi sehingga menyebabkan gigi berlubang.
Gigi berlubang terjadi ketika gigi membusuk karena makanan sisa tertinggal pada gigi. Bakteri di mulut menghasilkan asam yang kemudian berubah menjadi plak. Jika dibiarkan, plak akan menyebabkan masalah lain, seperti gigi berlubang, penyakit gigi atau abses gigi.Tidak hanya anak-anak yang bisa menderita gigi berlubang, namun seiring perubahan kondisi mulut menjelang dewasa, gusi akan semakin tertarik ke atas dan akar gigi semakin terpapar dengan makanan dan bakteri. 
Gigi Berlubang
Dokter spesialis Gigi
Gejala gigi berlubang di antaranya adalah:
  • Sakit gigi
  • Gigi sensitif
  • Tampak gigi yang berlubang
  • Bintik abu-abu, cokelat atau hitam yang muncul pada gigi
  • Bau mulut
  • Rasa tidak enak pada mulut
Lubang gigi disebabkan oleh plak yang terbentuk akibat kombinasi sisa makanan, bakteri, air liur, dan zat asam.Berikut ini proses terjadinya lubang pada gigi.
  • Plak terbentuk
    Semua orang memiliki bakteri di dalam mulutnya. Ketika mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri akan mengubah gula menjadi asam. Plak terbentuk segera setelahnya. Plak adalah lapisan lengket yang melapisi gigi. Ketika sisa makanan tidak dibersihkan, bakteri dengan cepat mulai bereaksi dan membentuk plak. Setelah menempel di gigi, plak akan mengeras di bawah atau di atas garis gusi dan menjadi karang gigi.
  • Plak yang bereaksi
    Asam dalam plak dapat menghilangkan mineral pada lapisan terluar gigi (enamel) dan menyebabkan lubang kecil atau lubang pada enamel.
  • Kerusakan lanjut
    Kerusakan gigi akan berlanjut ke bagian tengah gigi (dentin) dan berlanjut ke lapisan gigi yang paling dalam (pulpa) yang berisi saraf dan pembuluh darah. Pulpa akan menjadi bengkak dan teriritasi oleh bakteri.
 
Dokter gigi biasanya mendeteksi kerusakan gigi dengan cara:
  • Bertanya tentang gejala yang dirasakan
  • Memeriksa kondisi rongga mulut
  • Memeriksa jaringan lunak pada gigi
  • Memeriksa lubang dan pembusukan gigi dengan rontgen
Beberapa faktor risiko seseorang lebih rentan terkena gigi berlubang adalah:
  • Sering mengonsumi makanan atau minuman yang manis atau asam
  • Tidak rutin menggosok gigi atau membersihkan gigi dengan benang floss
  • Kekurangan fluoride
  • Keadaan mulut kering
Pengobatan untuk gigi berlubang bervariasi, tergantung pada tingkat keparahannya.
  • Untuk kerusakan gigi tahap awal, dokter mungkin hanya menggunakan gel fluoride, varnish atau pasta gigi ke area tersebut. Fluoride melindungi gigi dengan memperkuat enamel, dan membuat gigi lebih tahan terhadap asam plak, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.
  • Apabila gigi sudah berlubang hingga lapisan enamel dan dentin, maka akan dilakukan penambalan.
  • Jika kerusakan gigi telah menyebar ke pulpa, dokter akan menggunakan prosedur yang dikenal sebagai perawatan saluran akar.
  • Jika gigi rusak parah dan tidak dapat dipulihkan, dokter mungkin akan mencabut gigi tersebut dan menggantinya dengan gigi tiruan sebagian, atau implan gigi.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gigi berlubang, di antaranya adalah:
  • Melakukan kunjungan ke dokter gigi secara teratur untuk memeriksa dan membersihkan gigi
  • Mengurangi makanan dan minuman manis yang mengandung zat tepung
  • Menyikat gigi dengan pasta gigi dengan kandungan fluoride dua kali sehari, dan menggunakan benang gigi setidaknya sehari sekali
  • Tidak merokok maupun mengonsumsi alkohol secara berlebihan
  • Menemui dokter gigi jika mulut cenderung kering
Anda mungkin tidak menyadari adanya lubang pada gigi karena saat lubang masih kecil, tidak akan muncul gejala apapun. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi secara rutin. Jika Anda mengalami sakit gigi atau terdapat keluhan pada rongga mulut, segera temui dokter gigi.
Buatlah daftar untuk memudahkan dokter gigi mendiagnosis keadaan Anda. Daftar tersebut antara lain berisi tentang:
  • Semua obat, vitamin, obat herbal atau suplemen yang sedang dikonsumsi
  • Segala alergi yang dialami, seperti alergi obat
  • Pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter
Dokter gigi Anda akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mendiagnosis keadaan Anda. Pertanyaan tersebut di antaranya adalah:
  • Apakah makanan dingin atau panas dapat menyebabkan gigi Anda sakit?
  • Apakah gigi Anda sakit ketika menggigit makanan?
  • Seberapa sering Anda menyikat gigi?
  • Apakah Anda menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor?
  • Apakah anda banyak mengonsumsi permen, minuman manis, atau bersoda?
  • Pernahkah mengalami mulut kering?
  • Obat apa yang sedang Anda konsumsi?
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/symptoms-causes/syc-20352892
diakses pada 17 Oktober 2018
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/tooth-decay/
diakses pada 17 Oktober 2018
Web MD. https://www.webmd.com/oral-health/cavities-directory
diakses pada 17 Oktober 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ulat Gigi Penyebab Sakit Gigi dan Gigi Berlubang, Mitos atau Fakta?

Ulat gigi bukanlah penyebab gigi berlubang. Penyebab gigi berlubang yang sebenarnya adalah bakteri. Kepercayaan ini perlu diubah agar masyarakat memiliki kesadaran lebih untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya
08 May 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Ulat gigi yang disebut sebagai penyebab gigi berlubang hanyalah mitos

5 Efek Samping Cuka Apel yang Perlu Diwaspadai

Cuka apel sering dianggap sebagai penyembuh berbagai penyakit. Padahal, efek samping cuka apel bisa saja terjadi jika Anda mengonsumsinya secara sembarangan. Apa sajakah efek samping tersebut?
03 Mar 2020|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Meski berkhasiat untuk kesehatan, efek samping cuka apel juga perlu dicermati

Benarkah Pasta Gigi Pemutih Efektif Memutihkan Gigi?

Pasta gigi pemutih dipercaya dapat memutihkan gigi dengan cepat. Sayangnya, pasta gigi pemutih hanya dapat menghilangkan noda yang menempel pada enamel gigi.
23 Apr 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Penggunaan pasta gigi pemutih