Kandungan

Gawat Janin

13 Oct 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Gawat Janin
Berkurangnya pergerakan janin dan detak jantung yang abnormal menjadi gejala umum gawat janin
Fetal distress atau gawat janin adalah suatu kondisi ketika janin kekurangan oksigen selama kehamilan atau proses persalinan. Kondisi ini dapat menyebabkan bayi kesulitan bernapas atau berhenti bernapas sama sekali.Gawat janin juga dikenal dengan istilah gagal janin. Kondisi ini merupakan komplikasi dalam proses persalinan yang jarang terjadi.Jika tidak ditangani dengan cara yang tepat, gawat janin bisa menyebabkan komplikasi yang bisa berakibat fatal untuk bayi. Oleh karena itu, jika mengalami gejala gawat janin, ada baiknya Anda segera memeriksakan kondisi ke dokter kandungan. 
Gawat Janin
Dokter spesialis Kandungan
GejalaPenurunan gerakan janin, denyut jantung tidak normal
Faktor risikoObesitas, usia kehamilan 42 minggu, hamil di atas 35 tahun
Metode diagnosisFetal hearth rate (FHR), cardiotocography (CTG)
PengobatanMemastikan oksigen dan cairan ibu tercukupi
KomplikasiStillbirth, cedera otak
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala gejala gawat
Secara umum, tanda dan gejala gawat janin meliputi:
  • Gerakan janin sedikit dalam rahim ibu
  • Denyut jantung bayi tidak normal (terlalu lambat, terlalu cepat, atau tidak teratur)
  • Muncul mekonium, atau feses janin, dalam cairan ketuban
Meskipun bayi memiliki sedikit ruang gerak di dalam rahim, normalnya Anda tetap bisa merasakan gerakan yang kuat, sering, dan teratur. 
Penyebab gawat janin yang utama adalah gangguan kesehatan yang diderita oleh sang ibu. Beberapa gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan kondisi ini meiputi:
 

Faktor risiko gawat janin

Beberapa faktor risiko gawat janin meliputi:
  • Usia kehamilan 42 minggu
  • Ibu hamil di atas usia 35 tahun
  • Ibu hamil merokok
  • Obesitas
  • Hamil anak kembar
 
Diagnosis gawat janin dilakukan dengan beberapa tes di bawah ini:

Fetal heart rate (FHR) monitoring

Fetal hearth rate (FHR) monitoring bermanfaat untuk:
  • Mengetahui perkembangan hipoksia (ketika janin tidak menerima jumlah oksigen yang cukup) dengan menganalisis pola detak jantung janin
  • Memantau kontraksi ibu
Meskipun demikian, pemantauan FHR juga memiliki risiko, termasuk peningkatan kemungkinan menjalani operasi caesar karena salah tafsir dari hasil pemantauan FHR.

Cardiotocography (CTG)

Tes CTG bermanfaat untuk menunjukkan respons denyut jantung janin terhadap gerakan janin dan kontraksi ibu. 
Cara mengobati gawat janin yang biasanya dilakukan dokter meliputi:
  • Mengubah posisi ibu
  • Memastikan ibu terhidrasi dengan baik
  • Memastikan ibu hamil memiliki oksigen yang cukup
  • Amnionfusion, yakni penyaluran cairan ke dalam rongga ketuban untuk mengurangi kompresi tali pusar
  • Tokolitik (terapi yang digunakan untuk menunda persalinan prematur)
  • Dekstrosa hipertonik intravena
 

Komplikasi gawat janin

Jika tidak ditangani dengan optimal, dapat menyebabkan komplikasi gawat janin: 
Langkah pencegahan gawat janin tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pasti. Untuk mencegah gawat janin, Anda juga bisa rutin memeriksakan kandungan ketika hamil. 
Jika Anda memiliki tanda atau gejala-gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya, konsultasikan dengan dokter. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait gawat janin?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis gawat janin agar penanganan yang tepat bisa diberikan.

American Pregnancy. https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/labor-and-birth/fetal-distress-9221/
Diakses pada 13 Oktober 2021
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a1044907/fetal-distress#section5
Diakses pada 13 Oktober 2021
MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/women-s-health-issues/complications-of-labor-and-delivery/fetal-distress#
Diakses pada 13 Oktober 2021
Pregnancy Birth & Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/fetal-distress
Diakses pada 13 Oktober 2021
Patient Info. https://patient.info/doctor/fetal-distress
Diakses pada 13 Oktober 2021
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/fetal-distress-in-labor-2759064
Diakses pada 13 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email