Perut

Gastroenteritis

02 Dec 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Gastroenteritis
Gastroenteritis mudah menular dan ditandai dengan diare dan kram perut
Flu perut atau gastroenteritis adalah suatu kondisi yang terjadi ketika perut dan usus teriritasi dan meradang. Kondisi ini biasanya ditandai dengan gejala muntah dan diare.Penyakit yang juga dikenal dengan istilah infeksi usus atau saluran cerna ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.Seseorang bisa menderita gastroenteritis jika melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi atau menelan makanan atau air yang terkontaminasi virus atau bakteri. Jika Anda sehat, kemungkinan besar Anda akan pulih tanpa komplikasi. Tetapi untuk bayi, orang tua, orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah, gastroenteritis virus bisa mematikan.Tidak ada pengobatan yang efektif untuk gastroenteritis virus. Jadi cara satu-satunya cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit pencernaan ini adalah dengan menghindari makanan dan air yang mungkin terkontaminasi virus atau bakteri, cuci tangan dengan benar, dan menjaga kesehatan. 
Gastroenteritis
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaDiare, kram perut, mual
Faktor risikoAnak kecil, orang tua, orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, tes darah
PengobatanObat-obatan, banyak konsumsi air putih
ObatAntibiotik
KomplikasiDehidrasi, kekurangan nutrisi, tubuh lemah
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala gastroenteritis
Secara umum, gejala gastroenteritis meliputi:
  • Diare
  • Kram perut
  • Nyeri perut
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Demam ringan
Tanda dan gejala penyakit yang menyebabkan gangguan pencernaan ini, biasanya muncul 1-3 hari setelah seseorang terinfeksi.Mungkin saja ada tanda dan gejala gastroenteritis yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter. 
Penyebab utama gastroenteritis adalah infeksi virus. Ada dua virus yang bisa menjadi penyebab utama gastroenteritis yaitu norovirus, rotavirus, calicivirus, astrovirus, dan adenovirus.Selain itu, juga bisa disebabkan oleh beberapa hal di bawah ini:
  • Bakteri, seperti bakteri Campylobacter.
  • Parasit, seperti Entamoeba histolytica, Giardia lamblia dan Cryptosporidium.
  • Bahan kimia, seperti keracunan timbal
  • Obat, obat tertentu (seperti antibiotik)
 Seseorang bisa terserang virus penyebab gastroenteritis saat:
  • Kontak langsung dengan penderita gastroenteritis, misalnya saat penderita menghembuskan partikel kecil muntah
  • Menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi virus
  • Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Hal ini dapat terjadi jika orang yang terinfeksi tidak mencuci tangan sebelum memegang makanan, atau mengonsumsi makanan yang telah bersentuhan dengan permukaan atau benda yang terkontaminasi
  • Keracunan makanan karena mengonsumsi makanan yang tidak disimpan dan dimasak pada suhu yang tepat
 

Faktor risiko gastroenteritis

Beberapa faktor risiko gastroenteritis meliputi:
  • Anak kecil
  • Orang tua
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah, misalnya menderita HIV dan AIDS atau sedang menjalani kemoterapi
 
Diagnosis gastroenteritis dilakukan dengan cara di bawah ini:
  • Tanya jawab mengenai riwayat kesehatan serta tanda dan gejala
  • Pemeriksaan fisik
  • Tes darah
  • Pemeriksaan tinja
 
Cara mengobati gastroenteritis umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa cara mengobati gastroenteritis yang biasanya disarankan dokter, yaitu:
  • Konsumsi banyak air putih.
  • Minuman rehidrasi oral atau oralit yang tersedia di apotik.
  • Jika gastroenteritis yang Anda rasakan disebabkan oleh bakteri, maka Anda bisa mengonsumsi Antibiotik.
  • Konsumsi obat untuk membunuh parasit, jika gastroenteritis disebabkan oleh parasit.
  • Menghindari obat antimuntah atau antidiare kecuali jika diresepkan atau direkomendasikan oleh dokter Anda, karena obat-obatan tersebut akan menyebabkan infeksi menjadi sulit sembuh.
 

Komplikasi gastroenteritis

Jika tidak ditangani dengan benar, gastroenteritis bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Dehidrasi
  • Kekurangan nutrisi
  • Tubuh lemah
  • Otot lemah
 
Cara mencegah gastroenteritis yang bisa dilakukan meliputi:
  • Rajin mencuci tangan, terutama setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum menyiapkan makanan.
  • Jangan berbagi peralatan dapur, piring, atau handuk jika ada anggota keluarga Anda yang sakit.
  • Jangan mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang.
  • Cuci buah dan sayuran secara menyeluruh.
  • Lakukan tindakan pencegahan khusus untuk menghindari air dan makanan yang terkontaminasi saat bepergian. Seperti hindari es batu dan gunakan air kemasan bila memungkinkan.
  • Vaksin untuk mencegah rotavirus.
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada gastroenteritis. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait gastroenteritis?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis gastroenteritis agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/viral-gastroenteritis/symptoms-causes/syc-20378847
Diakses pada 15 November 2021
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/gastroenteritis
Diakses pada 15 November 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/viral-gastroenteritis
Diakses pada 15 November 2021
NHS. https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/stomach-liver-and-gastrointestinal-tract/gastroenteritis
Diakses pada 15 November 2021
WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/gastroenteritis
Diakses pada 15 November 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email