Penyakit Lainnya

Gangguan Memori

Diterbitkan: 25 Dec 2019 | dr. M. Helmi A.Ditinjau oleh dr. Reni Utari
image Gangguan Memori
Gangguan memori bisa menjadi kondisi berbahaya, apabila sudah mengganggu kegiatan sehari-hari.
Ada beberapa macam tipe dari gangguan memori (memory disorder), salah satunya adalah kehilangan atau perubahan ingatan (memory loss atau memory change). Kehilangan ingatan atau perubahan ingatan adalah hilangnya ingatan secara sementara atau permanen, yang disebabkan oleh gangguan fisik maupun psikologis. Kehilangan ingatan juga dapat bersifat sementara maupun permanen. Untuk itu, penting untuk mengetahui penyabab yang mendasarinya supaya perawatan yang tepat dapat efektif.
Gangguan Memori
Dokter spesialis Saraf
Gejala yang muncul pada kehilangan atau perubahan ingatan, bergantung pada penyakit atau penyebab yang mendasari timbulnya kehilangan atau perubahan ingatan. Namun perlu diperhatikan, tidak semua kehilangan atau perubahan ingatan merupakan kondisi yang berbahaya atau tidak normal. Kehilangan atau perubahan ingatan dikatakan tidak normal, jika telah mengganggu kegiatan sehari-hari seperti bekerja, melakukan aktivitas independen, atau bahkan mengganggu kehidupan sosial. Ada beberapa gejala kehilangan dan perubahan ingatan yang dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya, antara lain:
  • Lupa untuk membayar tagihan bulanan
  • Lupa hari
  • Mudah kehilangan barang.
  • Lupa untuk menggunakan kata-kata yang akan digunakan
  • Mudah tersesat
Berdasarkan derajat keparahannya, kehilangan atau perubahan ingatan dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu penyebab kehilangan atau perubahan ingatan sementara maupun yang permanen. Berikut ini penyebab gangguan memori sementara dan permanen.
  1. Penyebab kehilangan atau perubahan ingatan sementara:

    • Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, antihistamin, anti cemas, pelemas otot, obat tidur, dan obat antinyeri
    • Cedera kepala ringan
    • Penyalahgunaan alkohol, obat-obatan terlarang, kebiasaan merokok
    • Kekurangan vitamin B-1 dan B-12
    • Kurang tidur
    • Depresi dan gangguan psikologis lainnya
    • Infeksi yang terjadi di daerah kepala
    • Tumor pada kepala
    • Penyakit hipotiroid

  2. Penyebab kehilangan atau perubahan ingatan permanen ataumenetap yang umumnya dihubungkan dengan demensia, yaitu kombinasi gangguan pada ingatan, cara berpikir, berkalkulasi, kapasitas untuk belajar hal baru, pertimbangan, berbahasa, dan ganggua emosi. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

    • Penyakit Alzheimer
    • Demensia vaskular yang dapat disebabkan oleh stroke atau kondisi lainnya yang dapat mengganggu sirkulasi darah ke otak
    • Lewy body dementia
    • Penyakit yang dapat menyerang otak seperti penyakit Huntington, infeksi HIV, dan penyakit Parkison
Ketika kehilangan atau perubahan ingatan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, hal ini merupakan pertanda bagi Anda untuk mengunjungi dokter dan mencari tahu penyebabnya. Untuk dapat mendiagnosis penyebab kehilangan atau perubahan ingatan, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda, melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan neurologis, dan menanyakan beberapa pertanyaan untuk mengevaluasi kecerdasan mental Anda.Dari hasil evaluasi pemeriksaan tersebut, dapat dilakukan beberapa pemeriksaan atau tes diagnostik untuk evaluasi lebih lanjut terkait kondisi kehilangan atau perubahan ingatan Anda seperti pemeriksaan darah, pemeriksaan urin, dan pemeriksaan radiologi seperti CT-Scan atau MRI.
Tentunya, tanpa terapi yang tepat, kehilangan atau perubahan ingatan dapat menggangu kualitas hidup penderitanya. Pengobatan dari kehilangan atau perubahan ingatan bergantung pada penyebab yang mendasari. Pada banyak kasus, ketika penyebab yang mendasari dihilangkan, maka kehilangan atau perubahan ingatan dapat terjadi dengan sendirinya.Contohnya, apabila kehilangan atau perubahan ingatan disebabkan karena obat-obatan, maka dengan menghentikan obat-obatan tersebut dan menggunakan obat yang lain dapat mengembalikan ingatan seperti sebelumnya. Pada kasus kehilangan atau perubahan ingatan yang permanen atau menetap, dibutuhkan beberapa obat-obatan dan psikoterapi. Obat-obatan yang biasanya digunakan untuk memperlambat kehilangan memori adalah donepezil, galantamine, dan memantine.
Pada kondisi kehilangan atau perubahan ingatan yang bersifat sementara, pencegahan ditujukan untuk menghindari penyebab-penyebab yang dapat memicu timbulnya gangguan. Sementara itu pada demensia, yang terkait dengan kehilangan atau perubahan yang bersifat permanen, hingga kini tidak didapatkan cara yang efektif untuk mencegah timbulnya demensia. Namun,  gaya hidup yang sehat terbukti dapat menurunkan risiko terjadinya demensia di masa tua. Beberapa cara yang dapat membuat otak untuk lebih tajam, seperti:
  • Rutin berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari.
  • Melatih otak, seperti bermain kartu, menonton pertandingan sepak boa bersama teman, atau memainkan aplikasi pelatihan otak.
  • Melakukan kegiatan sosial. Interaksi sosial juga dapat membantu daya ingat seseorang.
  • Istirahat yang cukup. Usahakan Anda tidur di jam yang sama setiap harinya.
  • Hindari stres dengan teknik relaksasi, seperti meditasi maupun yoga
  • Hindari merokok. Sebab, kebiasaan merokok dapat mempercepat hilangnya memori seiring bertambahnya usia.
Anda dapat berkunjung ke dokter terkait kehilangan atau perubahan ingatan apabila:
  • Mengalami kehilangan atau perubahan ingatan yang mengganggu kehidupan sehari-hari
  • Merasa kesulitan untuk melakukan aktivitas secara independen akibat kehilangan atau perubahan ingatan
  • Merasa kehilangan atau mengalami perubahan ingatan yang berdampak pada kehidupan sosial
  • Ingin memastikan penyebab dari kehilangan atau perubahan ingatan
  • Ingin mengetahui obat-obatan atau tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kehilangan atau perubahan ingatan.
Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan catatan yang berisi informasi tentang:
  • Gejala yang dirasakan
  • Waktu terjadinya kehilangan atau perubahan ingatan
  • Riwayat kesehatan
  • Semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi
  • Pertanyaan-pertanyaan untuk dokter, termasuk kemungkinan penyakit yang mendasari kondisi kehilangan atau perubahan ingatan
Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
Dokter akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Sebaiknya Anda memberikan jawaban dengan jelas, agar dokter bisa mendiagnosis dengan baik.
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala tersebut timbul?
  • Apakah Anda mengonsumsi obat-obatan tertenut?
  • Apakah Anda mengalami kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari?
  • Apakah Anda memiliki riwayat penyakit yang baru saja diketahui?
  • Apakah Anda merasa sedih, depresi, atau cemas?
  • Apakah Anda mengonsumsi alkohol, merokok, atau menggunakan obat-obatan terlarang?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya dan apa saja pengobatan yang sudah Anda coba?
Setelah itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan neurologi, dan mungkin menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan penyebab dari kehilangan atau perubahan ingatan.
Healthline. https://www.healthline.com/health/memory-change
Diakses pada 19 Desember 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/alzheimers-disease/in-depth/memory-loss/art-20046326 Diakses pada 19 Desember 2019WebMD. https://www.webmd.com/brain/memory-loss#1
Diakses pada 19 Desember 2019
Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/alzheimers-dementia-aging/preventing-alzheimers-disease.htm
Diakses pada 19 Desember 2019
WebMD. https://www.webmd.com/healthy-aging/guide/9-brain-boosters-to-prevent-memory-loss#1
Diakses pada 24 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Mencermati Gejala Alzheimer, Penyakit yang Renggut Kenangan Penderitanya

Gejala Alzheimer yang dialami penderitanya sangat beragam, namun bisa dikelompokkan ke beberapa payung - seperti gangguan daya ingat, gangguan berpikir, hingga perubahan kepribadian. Alzheimer pun tidak memiliki obat yang bisa menyembuhkan, namun dokter bisa membantu memperlambat gejala-gejala tersebut.
09 Jun 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Gejala alzheimer yang dialami akan sangat beragam, terutama gangguan daya ingat dan berpikir

Suka Lupa? Ini 8 Cara Jitu Meningkatkan Daya Ingat untuk Anda yang Pelupa

Sering lupa pasti sangat mengganggu aktivitas. Buat Anda yang pelupa, yuk coba cara meningkatkan daya ingat dari SehatQ!
19 Nov 2019|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
cara meningkatkan daya ingat yang menurun sehari-hari

Penyebab Penurunan Fungsi Telinga pada Lansia

Lansia yang berumur di atas 65 tahun berisiko mengalami gangguan pendengaran. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti diabetes dan perubahan struktur telinga bagian dalam.
11 Apr 2019|Maria Yuniar
Baca selengkapnya
Perubahan struktur telinga dalam menyebabkan penurunan fungsi telinga pada lansia