Gangguan Ginjal Akut

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Dehidrasi dapat menyebabkan gangguan ginjal akut karena mengurangi aliran darah ke dalam ginjal.
Gangguan ginjal terjadi ketika aliran darah ke dalam ginjal berkurang.

Pengertian Gangguan Ginjal Akut

Ginjal adalah sepasang organ yang terletak di depan tulang punggung bagian bawah. Masing-masing ginjal terletak pada sisi kanan dan kiri tulang belakang. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah dan menghilangkan racun dari dalam tubuh. Ginjal mengirim racun ke kandung kemih dan tubuh akan mengeluarkan racun tersebut melalui urine. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring zat sisa yang terkandung di dalam darah. Banyak faktor yang dapat mengganggu kesehatan dan fungsi ginjal, seperti:

  • Sering terpapar racun dilingkungan yang berpolusi atau obat tertentu
  • Dehidrasi
  • Masalah ginjal

Tubuh menjadi penuh dengan racun apabila ginjal tidak dapat berfungsi dengan benar. Hal ini akan menyebabkan gagal ginjal dan dapat mengancam nyawa.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

  • Pengurangan jumlah urine
  • Terdapat banyak cairan yang menyebabkan bengkak pada kaki, pergelangan kaki, atau telapak kaki
  • Sesak napas
  • Kelelahan
  • Kebingungan
  • Mual
  • Lemah
  • Detak jantung yang tidak normal
  • Sakit pada dada
  • Kejang atau koma

Penyebab

Kekurangan darah yang mengalir pada ginjal secara tiba-tiba dapat menyebabkan gagal ginjal. Beberapa penyakit dan kondisi yang menyebabkan kurangnya darah pada ginjal meliputi:

  • Serangan jantung
  • Penyakit jantung
  • Penyakit liver (hati)
  • Dehidrasi
  • Luka bakar 
  • Reaksi alergi
  • Infeksi berat seperti sepsis

Ketika tubuh tidak dapat mengeliminasi urine, racun terbentuk dan memenuhi ginjal. Beberapa kanker dapat menghalangi mengalirnya urine, termasuk kanker prostat, kanker usus besar, kanker serviks, dan kanker kandung kemih. Kondisi lain yang dapat mengganggu urine dan menyebabkan gagal ginjal, antara lain:

  • Batu ginjal
  • Pembesaran prostat
  • Pembekuan darah
  • Kerusakan saraf yang mengontrol kandung kemih

Beberapa penyebab lainnya, yaitu:

  • Pembekuan darah disekitar ginjal
  • Infeksi
  • Racun yang berlebihan
  • Obat dan alkohol
  • Vaskulitis, peradangan pada pembuluh darah
  • Lupus, penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada banyak organ tubuh
  • Glomerulonefritis, peradangan pada pembuluh darah kecil dari ginjal

Faktor Risiko

Gangguan ginjal akut selalu terjadi karena terkait dengan kondisi medis lain. Kondisi yang dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal akut, antara lain:

  • Berada di rumah sakit, terutama untuk kondisi serius yang membutuhkan perawatan intensif
  • Berusia 65 tahun atau lebih
  • Pembekuan darah di lengan atau kaki
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Gagal hati
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Beberapa penyakit kanker dan pengobatannya
  • Infeksi berat atau sepsis

Diagnosis

Jika tanda dan gejala yang menunjukan bahwa seseorang mengalami gangguan ginjal akut, dokter akan merekomendasikan beberapa tes dan prosedur untuk memastikan diagnosa. Tes tersebut termasuk:

  • Mengukur pengeluaran urine. Mengukur seberapa banyak urine dalam 24 jam akan membantu dokter membantu penyebab gagal ginjal.
  • Urine. Analisa urine dapat memperlihatkan ketidaknormalan pada gangguan ginjal.
  • Kadar ureum dan kreatinin dapat digunakan untuk mengukur fungsi ginjal.
  • Pencitraan. Ultrasound dan CT-scan dapat digunakan untuk mengamati ginjal penderita.
  • Biopsi jaringan ginjal. Jika diperlukan, dokter akan merekomendasikan biopsi ginjal untuk mengambil sebagian kecil dari ginjal untuk diperiksa.

Pengobatan

Ada beberapa pengobatan untuk gagal ginjal (gangguan ginjal). Jenis pengobatan yang dibutuhkan tergantung kepada kondisi gagal ginjal penderita. Pada kondisi yang berlanjut menjadi gagal ginjal kronis, dokter akan memberikan saran pengobatan seperti:

  • Dialisis
    Dialisis menyaring dan membersihkan darah menggunakan mesin. Mesin tersebut menggantikan fungsi dari ginjal. Penderita harus mengikuti diet rendah garam dan potasium. Dialisis tidak menyembuhkan gagal ginjal, tapi akan memperpanjang hidup penderita jika penderita teratur menjalani perawatan ini.
  • Transplantasi Ginjal
    Transplantasi ginjal biasanya harus menunggu lama untuk menerima pendonor yang memiliki kecocokan dengan tubuh penderita. Jika penderita memiliki pendonor langsung, proses akan berjalan lebih cepat. Kelebihan dari transplantasi ginjal adalah ginjal baru dapat bekerja dengan baik dan dialisis tidak diperlukan lagi. Kekurangannya, penderita harus meminum obat untuk mencegah reaksi penolakan donor sesudah operasi. Obat ini memiliki efek samping yang beberapa bersifat serius dan  transplantasi ini juga tidak selalu berhasil.

Pencegahan

Ada beberapa tahap yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gagal ginjal. Mengonsumsi dosis obat yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kadar racun yang tinggi dalam jumlah waktu singkat. Ikutlah saran dokter dan selalu konsumsi obat yang diresepkan dan tetap hidup sehat.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter secepatnya jika memiliki tanda atau gejala gagal ginjal akut. Sebelum berkunjung, Anda dapat menyiapkan beberapa pertanyaan yang bisa diajukan kepada dokter sebagai berikut:

  • Apa yang menyebabkan gejala tersebut terjadi?
  • Apakah ginjal berhenti bekerja? Apa yang menyebabkan gangguan ginjal?
  • Tes apa yang perlu dilakukan?
  • Pilihan pengobatan apa yang dapat dipilih dan apa risikonya?
  • Apakah saya harus pergi ke rumah sakit?
  • Apakah ginjal akan membaik setelah melakukan dialisis?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/kidney-failure#causes
diakses pada 19 November 2018.

Mayo Cinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-failure/symptoms-causes/syc-20369048
diakses pada 19 November 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/acute-kidney-injury/
diakses pada 19 November 2018.

Back to Top