Pernapasan

Flu (Influenza)

13 Oct 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Flu (Influenza)
Batuk, pilek, dan sakit tenggorokan merupakan gejala umum flu.
Flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, seperti  hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Bagi kebanyakan orang, flu akan sembuh sendirinya. Namun flu dan komplikasinya juga dapat menjadi penyakit kritis mematikan.Penyakit ini paling sering mendera di musim panas atau penghujan. Di belahan bumi utara, serangan biasanya terjadi antara bulan Oktober hingga Mei. Puncak serangan berkisar antara Desember dan Februari.Beruntung, kebanyakan penderita akan sembuh dari kondisi ini setelah sakit selama satu atau dua minggu. Namun, beberapa orang dengan kondisi tertentu flu mungkin menyebabkan infeksi paru-paru. Beberapa kondisi yang mendasari seperti gagal jantung atau emfisema akan diperburuk oleh kondisi ini. 
Flu (Influenza)
Dokter spesialis Anak, THT
GejalaDemam lebih dari 38oC, pegal, menggigil dan berkeringat
Faktor risikoUsia, lingkungan, sistem imun yang lemah
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, tes antigen
PengobatanObat-obatan
KomplikasiPneumonia, bronkitis, asma mudah kambuh
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala flu dan berisiko terkena komplikasi
Flu mungkin diawali dengan pilek, bersin, dan sakit tenggorokan. Pilek biasanya berkembang lambat, sedangkan flu cenderung datang secara tiba-tiba. Gejala umum flu diantaranya:
  • Demam lebih dari 38oC
  • Pegal
  • Menggigil dan berkeringat
  • Nyeri kepala dan nyeri otot
  • Batuk kering atau berdahak
  • Lelah dan lemah
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
 
Flu disebabkan oleh virus yang menyebar melalui udara atau partikel ketika seseorang berbicara, batuk, atau bersin. Virus tersebut juga dapat menyebar lewat objek, seperti telepon, keyboard komputer, dan lain-lain.Virus influenza terus berubah, dengan jenis/strain baru yang bermunculan. Jika seseorang pernah mengalami influenza di masa lalu, tubuh akan membuat antibodi untuk melawan strain virus tersebut. Tetapi, antibodi terhadap virus di masa lalu tidak dapat melindungi diri anda dari strain virus baru. Karena itu, vaksinasi merupakan cara untuk melawan strain virus influenza.Faktor yang dapat meningkatkan risiko flu atau komplikasinya:
  • Usia. Flu musiman biasanya menyerang anak-anak dan lanjut usia.
  • Kondisi lingkungan. Lingkungan tempat tinggal atau tempat kerja yang padat penduduk.
  • Sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang melemah karena pengobatan, seperti kanker, HIV/AIDS, atau konsumsi obat lainnya.
  • Penyakit kronis. Penyakit kronis, seperti asma, diabetes, atau masalah jantung.
  • Kehamilan. Wanita hamil berisiko tinggi terkena flu.
  • Obesitas. Seseorang dengan BMI 40 atau lebih memiliki peningkatan risiko komplikasi akibat flu.
 
Dokter akan menanyakan riwayat penyakit, melakukan pemeriksaan fisik, mengidentifikasi gejala flu yang timbul, dan melakukan tes untuk mendeteksi virus influenza.Tes yang paling sering digunakan adalah tes diagnostik influenza cepat. Tes ini mencari zat (antigen) dari belakang hidung atau tenggorokan.Hasil dari tes akan keluar dalam 15 menit. Namun, hasilnya akan bervariasi dan tidak selalu akurat. Dokter dapat mendiagnosis berdasarkan gejala, walaupun hasil tes negatif. 
Untuk mengobati flu biasanya hanya diperlukan banyak istirahat dan menjaga cairan tubuh tetap seimbang.Tetapi, dalam beberapa kasus, dokter bisa meresepkan obat antiviral, seperti oseltamivir (tamiflu) atau zanamivir (relenza). Obat ini dapat memperpendek penyakit dan membantu mencegah komplikasi serius. 

Komplikasi flu (influenza)

Komplikasi tidak akan terjadi jika pasien memiliki tubuh sehat dan fit. Namun kondisi ini tetap akan membuat pasien merasa tidak nyaman. Pada orang sehat, flu biasanya akan hilang setelah satu hingga dua minggu.Sementara pada anak-anak atau orang dewasa yang berisiko tinggi mengalami komplikasi, beberapa kondisi di bawah ini mungkin bisa muncul:
  • Pneumonia
  • Bronkitis
  • Kambuhnya asma
  • Jantung bermasalah
  • Infeksi pada telinga
  • Sindrom kesulitan pernapasan akut
Komplikasi paling serius dari flu adalah pneumonia. Bagi orang tua dan mereka yang memiliki kondisi medis kronis, pneumonia bisa mengancam nyawa. 
Vaksinasi flu untuk satu tahun mengandung perlindungan dari tiga atau empat virus influenza. Vaksinasi flu tersedia dalam bentuk suntikan. Sebagian besar jenis vaksin flu mengandung sedikit protein telur. Jika seseorang memiliki alergi telur, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.Vaksin influenza tidak akan melindungi tubuh seratus persen. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko flu dan penyebarannya:
  • Mencuci tangan
  • Menutup mulut dan hidung ketika bersin dan batuk
  • Menghindari kerumunan jika diperlukan
 
Untuk mengobati flu, umumnya cukup istirahat di rumah. Namun jika anda mengalami gejala flu dan berisiko mengalami komplikasi, segera konsultasikan dengan dokter. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait flu (influenza)?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis flu (influenza) agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flu/symptoms-causes/syc-20351719
Diakses pada 13 Oktober 2021
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4335-influenza-flu
Diakses pada 13 Oktober 2021
CDC. https://www.cdc.gov/flu/about/viruses/types.htm
Diakses pada 13 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email