Eritema Multiformis

Ditulis oleh Lenny Tan
Ditinjau dr. Widiastuti
Eritema Multiformis biasa terjadi akibat infeksi dan obat-obatan
Eritema Multiformis ditandai dengan adanya ruam atau bintik merah yang muncul di kulit.

Pengertian Eritema Multiformis

Eritema Multiformis adalah reaksi hipersensitivitas kulit dan kadang berulang yang dapat dipicu oleh infeksi (biasanya oleh herpes simplex virus) atau obat-obatan. Eritema Multiformis tidak menular dan biasanya ringan dan dapat hilang dalam beberapa minggu, yang digolongkan sebagai eritema multiformis minor. Terdapat pula eritema multiformis mayor, dengan kondisi yang lebih berat, mengenai mulut, mata dan bahkan area genital dan dapat mengancam nyawa.

Eritema multiformis merupakan kondisi kulit yang jarang terjadi dan biasanya menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, biasanya kondisi ini terjadi pada mereka yang berusia 20-40 tahun, meski bisa dialami semua usia. Laki-laki cenderung lebih sering terkena eritema multiformis dibandingkan wanita.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Kebanyakan orang yang terkena Eritema Multiformis hanya akan mengalami ruam. Ruam akan muncul tiba-tiba dan berkembang selama beberapa hari. Ruam akan muncul mulai dari tangan atau kaki dan menyebar ke anggota gerak atas dan bawah (terutama lutut dan siku), anggota tubuh bagian atas, muka dan leher. Ruam akan memiliki kondisi berikut ini.

  • Dimulai sebagai bintik-bintik merah kecil dan dapat timbul dengan ukuran beberapa sentimeter.
  • Memiliki daerah yang terlihat seperti target (”Bull’s Eye”) dengan pusat yang berwarna merah gelap dan dapat melepuh atau menjadi kerak serta dikelilingi oleh cincin merah muda pucat. Cincin terluar berwarna lebih gelap.
  • Sedikit gatal atau terasa tidak nyaman
  • Biasanya memudar setelah dua sampai empat minggu

Pada eritema multiformis minor, biasanya tidak ada gejala lain selain ruam yang gatal atau terasa seperti terbakar, badan terasa hangat atau meriang, dan kelemahan otot.

Dalam kasus lebih berat, ruam-ruam tersebut dapat bergabung bersama untuk membentuk area-area merah besar yang merah dan menyakitkan. Kondisi ini biasanya terjadi pada eritema multiformis mayor.

Gejala lain eritema multiformis mayor di antaranya adalah:

  • Demam 38°C atau lebih
  • Sakit kepala
  • Merasa tidak sehat secara umum
  • Luka di dalam mulut, yang menyebabkan kesulitan makan dan minum
  • Bibir bengkak dan berkerak, sehingga menyebabkan sulit berbicara
  • Luka pada alat kelamin dan sakit ketika buang air kecil
  • Mata menjadi merah dan sakit
  • Kepekaan terhadap cahaya dan pandangan kabur
  • Nyeri sendi

Eritema multiformis mayor sekarang ini dianggap sebagai bentuk yang berbeda dari steven Johnson syndrome dan toxic epidermal necrolysis.

Penyebab

Tidak diketahui penyebab pasti eritema multiformis. Kebanyakan kasus Eritema Multiformis disebabkan oleh reaksi infeksi (seringkali virus herpes simpleks) yang menyebabkan sistem imun menyerang sel-sel pada kulit atau obat-obatan.

Obat-obatan tertentu yang dapat menyebabkan eritema multiformis adalah:

  • Obat antiinflamasi nonsteroid
  • Antibiotik seperti penisilin
  • Obat kejang
  • Obat anestesi
  • Barbiturat

Imunisasi hepatitis B atau DPaT mungkin juga menyebabkan eritema multiformis. namun, kondisi ini jarang terjadi.

Diagnosis

Dokter akan mendiagnosis eritema multiformis dengan mengamati ukuran, bentuk, warna dan penyebaran ruam. Dokter juga akan menjalankan beberapa pemeriksaan. Salah satunya melalui biopsi kulit untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit kulit lain, dan beberapa pemeriksaan untuk mengidentifikasi infeksi yang umumnya terkait dengan eritema multiformis. Misalnya herpes simplex virus (90% dari kasus eritema multiformis berhubungan dengan virus ini) dan mycoplasma pneumonia, yaitu infeksi bakteri yang menyebabkan infeksi pada paru-paru dan merupakan pemicu kedua paling sering setelah herpes simplex virus.

Pengobatan

Penanganan eritema multiformis ditujukan untuk mengatasi penyebab dasar dari kondisi tersebut, meringankan gejalanya, serta mencegah infeksi kulit. Dokter akan merekomendasikan:

  • Penghentian obat apapun yang dapat memicu gejala
  • Antihistamin dan krim pelembap untuk mengurangi gatal
  • Krim steroid untuk mengurangi kemerahan dan pembengkakan
  • Penghilang rasa sakit
  • Tablet antiviral jika penyebabnya adalah infeksi virus
  • Obat kumur anestesi untuk meredakan rasa tidak nyaman pada luka mulut

Dalam kasus yang lebih serius, perawatan dapat dilakukan di rumah sakit dengan:

  • Obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat
  • Membalut luka untuk mencegah luka menjadi terinfeksi
  • Diet lunak atau cair jika luka dalam mulut berat
  • Tablet steroid, untuk menghentikan peradangan
  • Antibiotik, jika terdapat infeksi bakteri
  • Tetes mata atau salep jika mata terpengaruh

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter segera jika mencurigai diri Anda atau anak Anda menderita eritema multiformis. Dokter atau spesialis kulit akan mendiagnosis keadaan Anda dengan melihat ruam. Jika eritema multiformis mayor dicurigai, Anda akan segera dirujuk ke rumah sakit karena kondisi ini serius.

Referensi

Dermnetnz. https://www.dermnetnz.org/topics/erythema-multiforme
Diakses pada 26 November 2018

Emedicine. https://emedicine.medscape.com/article/1122915-overview
Diakses pada 26 November 2018

Healthline. https://www.healthline.com/health/erythema-multiforme
Diakses pada 26 November 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/erythema-multiforme/
Diakses pada 26 November 2018

Back to Top