Epididimitis

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Fridawati
Penyakit epididimitis menyebabkan rasa nyeri pada testis, terutama saat berhubungan seksual dan ejakulasi
Pembengkakan terjadi pada saluran epididimis yang terletak di belakang testis.

Pengertian Epididimitis

Epididimitis merupakan pembengkakan yang terjadi pada saluran epididimis (saluran sperma) yang terletak dibelakang testis yang disebabkan oleh infeksi.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Epididimitis biasanya menyebabkan beberapa gejala, diantaranya:

  • Terdapat darah dalam air mani
  • Tekanan pada testis
  • Nyeri daerah panggul
  • Demam dengan suhu rendah
  • Menggigil
  • Terdapat kotoran yang tidak normal pada penis
  • Terasa nyeri pada testikel
  • Pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan
  • Kemerahan dan terasa hangat di skrotum
  • Nyeri saat berhubungan seksual dan ejakulasi

Penyebab

Epididimitis disebabkan oleh infeksi menular seksual seperti bakteri klamidia atau kencing nanah. Selain itu, penyakit ini dapat disebabkan juga oleh infeksi saluran kemih. Penyebab epididimitis yang paling sering dialami yaitu karena adanya sebuah kelenjar prostat yang membesar, terdapat selang kateter, serta baru saja menjalani operasi di daerah selangkangan atau kelenjar prostat atau kandung kemih.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis epididimitis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu untuk melihat kondisi epididimis, mencari pembengkakan testikel, pembengkakan kelenjar getah bening daerah selangkangan, dan cairan tidak normal yang keluar dari penis. Namun, ada beberapa tes atau prosedur yang dapat dilakukan dokter, seperti:

  • Tes darah untuk menentukan apakah ada infeksi
  • Sampel urine untuk melihat infeksi saluran kemih
  • Pemeriksaan anus untuk melihat pembesaran prostat
  • Pemeriksaan pencitraan untuk memastikan diagnosis yang akan dibuat atau untuk melihat apakah terdapat penyakit lain yang menyebabkan gejala dengan melihat gambar rinci menggunakan USG testis.

Pengobatan

Untuk mengobati epididimitis, biasanya dokter akan memberikan antibiotik yang berguna untuk membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi dan pembengkakan pada epididimis. Selama pengobatan, Anda dapat mengompres dengan es, meminum obat penghilang rasa sakit, istirahat yang cukup, serta menjaga skrotum agar tidaj nyeri dengan menggunakan celana dalam olahraga.

Jika tidak juga sembuh dan terdapat nanah, dokter akan meminta Anda untuk melakukan operasi pengangkatan sebagian atau seluruh epididimis. Pembedahan ini juga biasa dilakukan jika terdapat kelainan anatomi.

Pencegahan

Anda dapat mencegah epididimitis dengan cara melakukan seks yang aman untuk mencegah infeksi menular seksual yang dapat menyebabkan epididimitis. Selain itu, dokter juga akan merekomendasikan beberapa metode lain untuk mencegah infeksi saluran kemih yang menyebabkan epididimitis.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Berkonsultasilah dengan dokter ketika Anda mengalami beberapa hal, seperti:

  • Terdapat perubahan pada bentuk buah zakar
  • Perubahan pada testikel
  • Testis yang tidak sama besarnya
  • Sakit atau rasa tidak nyaman pada testikel yang tidak kunjung hilang
  • Benjolan pada buah zakar
  • Buah zakar yang bengkak

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Siapkanlah beberapa daftar sebelum berkonsultasi dokter, seperti daftar gejala yang dialami, informasi pribadi, obat yang dikonsumsi, dan pertanyaan, seperti:

  • Haruskah pasangan saya di periksa untuk infeksi menular seksual?
  • Apa penyebab gejala yang saya alami?
  • Perawatan dan pengobatan apa yang cocok untuk gejala saya?
  • Berapa lama pengobatan dan perawatan tersebut harus saya jalankan?
  • Apakah saya harus membatasi aktivitas seksual saya?
  • Jika saya memiliki masalah kesehatan lain, apa yang harus saya lakukan?
  • Tes apa yang harus saya jalani?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan seputar gejala, termasuk:

  • Apa saja gejala yang dirasakan? Apakah gejala tersebut dirasakan berulang kali?
  • Apakah terdapat cairan tidak normal atau darah yang keluar dari air mani?
  • Apakah Anda atau pasangan memiliki infeksi menular seksual atau pernah pernah mengalaminya?
  • Apakah Anda mengangkat beban berat?
  • Apakah Anda pernah didiagnosis menderita gangguan prostat?
  • Apakah Anda pernah cedera pada pangkal paha?
  • Hal apa saja yang memperbaiki atau memperburuk gejala Anda?
  • Aoakah Anda merasa sakit saat berhubungan seksual atau pada saat ejakulasi?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/epididymitis
Diakses pada 2 November 2018.

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/es-es/diseases-conditions/epididymitis/symptoms-causes/syc-20363853
Diakses pada 2 November 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/epididymitis/
Diakses pada 2 November 2018.

Back to Top