Dislokasi Sendi Temporomandibular

Ditulis oleh Nina Hertiwi Putri
Ditinjau dr. Karlina Lestari
Dislokasi sendi temporomandibular dikenal juga dengan istilah dislokasi rahang.
Dislokasi sendi temporomandibular dikenal juga dengan istilah dislokasi rahang.

Pengertian Dislokasi Sendi Temporomandibular

Sendi temporomandibular atau yang lebih dikenal dengan sendi rahang, merupakan susunan tulang yang saling berkaitan antara rahang atas dan rahang bawah. Sendi ini memiliki fungsi agar rahang dapat membuka dan menutup dengan baik.

Dislokasi sendi temporomandibular terjadi ketika posisi tulang rahang bawah bergeser dari kaitannya dengan rahang atas. Tulang yang bergeser bisa dikembalikan ke posisi semula. Meski begitu, kondisi ini tetap dapat menimbulkan rasa nyeri dan menyulitkan Anda saat tidur dan makan.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Dislokasi sendi temporomandibular bisa juga disebut dengan dislokasi rahang. Saat terjadi, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala yang meliputi:

  • Nyeri di wajah atau rahang, bisa lebih maju atau lebih mundur.
  • Posisi rahang bawah tidak lagi sejajar dengan rahang atas.
  • Rahang terasa kaku dan sulit digerakkan.
  • Tidak bisa menutup mulut.
  • Sulit bicara.

Penyebab

Mengalami trauma fisik di bagian wajah merupakan penyebab utama terjadinya dislokasi rahang. Jenis cedera yang dapat menyebabkan terjadinya kondisi ini meliputi:

  • Akibat wajah di pukul dengan keras.
  • Cedera saat berolahraga.
  • Kecelakaan saat mengemudi kendaraan bermotor.
  • Jatuh saat di rumah.
  • Kecelakaan di tempat kerja.

Selain kondisi-kondisi di atas, membuka mulut terlalu lebar juga bisa menyebabkan bergeseranya tulang rahang. Umumnya, kondisi terjadi saat Anda:

  • Menguap.
  • Menggigit sesuatu yang besar.
  • Muntah.
  • Sedang melakukan pemeriksaan di dokter gigi.
  • Tertawa.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis dislokasi sendi temporomandibular, dokter akan memberi rujukan agar Anda melakukan foto rontgen. Dokter juga akan memeriksa riwayat kesehatan Anda. Diagnosis dislokasi rahang dapat dilakukan oleh dokter gigi umum atau dokter gigi spesialis bedah mulut.

Pengobatan

Guna merawat dislokasi rahang, dokter gigi dapat mengembalikan posisi rahang ke posisi semula secara manual. Prosedur ini dinamakan reduksi manual. Berikut tahap-tahap yang akan dilakukan oleh dokter:

  • Dokter akan menempatkan kedua ibu jari di gigi geraham bawah kiri dan kanan.
  • Setelah itu, keempat jari lainnya ditempatkan di rahang bagian luar.
  • Lalu, dengan genggaman yang kuat, dokter akan menekan dan mendorong tulang rahang bawah untuk kembali ke posisinya semula.

Setelah rahang kembali ke posisi semula, dokter akan membalut rahang dan kepala pasien dengan kain kasa. Langkah ini bertujuan menjaga rahang tidak kembali bergeser, selama masa penyembuhan. Balutan kasa tersebut umumnya harus digunakan selama beberapa hari.

Selama proses penyembuhan, dokter juga akan menyarankan Anda untuk tidak menguap maupun membuka rahang terlalu besar. Hal ini dilakukan guna mencegah kondisi menjadi bertambah parah.

Pada kondisi dislokasi yang parah, operasi mungkin menjadi jalan satu-satunya cara untuk mengembalikan posisi rahang ke tempatnya semestinya. Operasi ini dapat dilakukan guna mengurangi ukuran otot di sekitar rahang untuk membantu mengencangkan sendi rahang dan mencegah terjadinya dislokasi di lain waktu.

Pencegahan

Saat berolahraga, gunakan pelindung yang lengkap (seperti helm atau peralatan pelindung wajah lainnya). Berhati-hati saat makan, menguap, atau tertawa, agar tidak membuka mulut terlalu lebar.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika Anda mengalami dislokasi sendi temporomandibular, segera datangi rumah sakit terdekat agar perawatan bisa dilakukan. Jangan pernah mencoba mengembalikan susunan rahang sendiri karena dapat berbahaya dan justru memperparah kondisi.

Anda juga disarankan untuk segera memeriksakan diri apabila tidak yakin apakah gejala yang Anda rasakan merupakan gejala dari dislokasi rahang. Saat rahang sudah mulai terasa nyeri saat disentuh, atau Anda mengalami kesulitan membuka dan menutup mulut, segera konsultasikan ke dokter.

Referensi

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324412.php
Diakses pada 31 Mei 2019

Health Direct. https://www.healthdirect.gov.au/jaw-dislocation
Diaskes pada 31 Mei 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/broken-or-dislocated-jaw
Diakses pada 31 Mei 2019

Back to Top