Infeksi

Disentri

Diterbitkan: 10 Oct 2019 | Tim SehatQDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Disentri
Disentri adalah infeksi pada usus yang menyebabkan diare bercampur darah atau lendir. Hal ini biasanya berlangsung selama 3-7 hari. Disentri pada umumnya terjadi karena kebersihan yang tidak terjaga, misalnya saat seseorang tidak mencuci tangan setelah ke toilet.Setiap hal yang disentuh menjadi berisiko terkena kuman. Infeksi ini juga menyebar melalui kontak dengan makan atau air yang sudah terkontaminasi oleh feses.Penyakit disentri digolongkan menjadi dua jenis, yaitu disentri basiler yang disebabkan oleh bakteri Shigella dan disentri amuba yang disebabkan oleh amuba yang bernama Entamoeba histolytica.
Disentri
Dokter spesialis Penyakit Dalam
Gejala-gejala disentri dapat berupa:
Disentri pada umumnya disebabkan karena sanitasi yang buruk. Kondisi ini merupakan penyakit menular. Orang-orang dapat tertular penyakit disentri melalui makanan dan air yang terkontaminasi, tidak mencuci tangan dengan bersih, berenang di air yang terkontaminasi, dan kontak fisik dengan penderita disentri.Terdapat dua tipe disentri, di antaranya:
  • Disentri basiler atau shigellosis: disebabkan oleh bakteri Shigella. Bakteri ini banyak ditemukan di masyarakat.
  • Disentri amuba atau amoebiasis: disebabkan oleh amuba (parasit dengan satu sel) yang bernama Entamoeba histolytica. Organisme ini banyak ditemukan di daerah tropis.
Dokter mendiagnosis disentri melalui gejala yang ada. Informasi mengenai riwayat bepergian dapat membantu dokter untuk menemukan penyebab dari gejalanya.Dokter juga mungkin akan melakukan tes darah dan tes feses. Jika gejalanya parah, pemeriksaan pencitraan seperi USG dan endoskopi juga dapat dilakukan untuk melihat kondisi usus.
Hasil tes laboratorium akan menunjukkan apakah penyebabnya Shigella atau Entamoeba histolytica. Untuk disentri basiler, biasanya akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Namun pada beberapa kasus, dibutuhkan antibiotik.Untuk disentri amuba, dokter akan memberika metronidazole untuk menyingkirkan bakteri dan parasit. Jika hasil tes laboratorium tidak dapat menjelaskan penyebabnya, tergantung dari keparahan gejala yang dirasakan, dokter akan memberikan antibiotik dan antiparasit untuk menghilangkan kedua penyebab disentri tersebut.Menjaga cairan tubuh merupakan hal penting agar tidak terjadi dehidrasi. Jika Anda tidak dapat minum atau mengalami diare dan muntah hebat, penggantian cairan tubuh akan dilakukan melalui cairan infus. Hindari obat antidiare, seperti loperamide karena dapat memperburuk keadaan Anda.
Menjaga kebersihan, serta mengonsumsi makanan dan minuman matang merupakan bagian yang sangat penting dalam mencegah penyakit ini.
Konsultasi dengan dokter jika gejala yang Anda alami parah atau tidak membaik setelah beberapa hari.
Healthline. https://www.healthline.com/health/digestive-health/dysentery
Diakses pada November 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/dysentery/
Diakses pada November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Sanitasi Berdampak Besar bagi Kesehatan, Ini Manfaat dan Cara Meningkatkannya

Buruknya sanitasi adalah sumber penularan penyakit, misalnya kolera dan disentri. Oleh karena itu, perlu dilakukan cara meningkatkan sanitasi, seperti membangun fasilitas sanitasi dan menjaga kebersihannya.
09 Jan 2021|Nenti Resna
Baca selengkapnya
Sanitasi adalah aspek penting yang dapat menentukan kesehatan masyarakat

Seputar Disentri pada Bayi yang Mirip Diare, tapi Lebih Berbahaya

Disentri pada bayi bisa berbahaya, terutama jika terjadi pada anak yang kurang gizi, mengalami dehidrasi, serta tidak pernah diberi ASI. Karena itu, orangtua perlu waspada terhadap penyakit ini.
27 Feb 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Disentri pada bayi lebih berbahaya pada anak yang tidak diberi ASI

Mengenal Disentri Amoeba, Mulai dari Gejala Hingga Pencegahannya

Disentri amoeba adalah disentri yang disebabkan oleh parasit Entamoeba histolytica. Amoeba tersebut dapat menyebar dan menginfeksi organ lain sehingga bisa sangat berbahaya.
13 Jun 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Disentri amoeba bisa menyebabkan diare parah yang disertai dengan darah