Disentri

Ditulis oleh Tim SehatQ
Ditinjau dr. Anandika Pawitri

Pengertian Disentri

Disentri adalah infeksi pada usus yang menyebabkan diare bercampur darah atau lendir. Hal ini biasanya berlangsung selama 3-7 hari. Disentri pada umumnya terjadi karena kebersihan yang tidak terjaga, misalnya saat seseorang tidak mencuci tangan setelah ke toilet.

Setiap hal yang disentuh menjadi berisiko terkena kuman. Infeksi ini juga menyebar melalui kontak dengan makan atau air yang sudah terkontaminasi oleh feses.

Penyakit disentri digolongkan menjadi dua jenis, yaitu disentri basiler yang disebabkan oleh bakteri Shigella dan disentri amuba yang disebabkan oleh amuba yang bernama Entamoeba histolytica.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala-gejala disentri dapat berupa:

Penyebab

Disentri pada umumnya disebabkan karena sanitasi yang buruk. Kondisi ini merupakan penyakit menular. Orang-orang dapat tertular penyakit disentri melalui makanan dan air yang terkontaminasi, tidak mencuci tangan dengan bersih, berenang di air yang terkontaminasi, dan kontak fisik dengan penderita disentri.

Terdapat dua tipe disentri, di antaranya:

  • Disentri basiler atau shigellosis: disebabkan oleh bakteri Shigella. Bakteri ini banyak ditemukan di masyarakat.
  • Disentri amuba atau amoebiasis: disebabkan oleh amuba (parasit dengan satu sel) yang bernama Entamoeba histolytica. Organisme ini banyak ditemukan di daerah tropis.

Diagnosis

Dokter mendiagnosis disentri melalui gejala yang ada. Informasi mengenai riwayat bepergian dapat membantu dokter untuk menemukan penyebab dari gejalanya.

Dokter juga mungkin akan melakukan tes darah dan tes feses. Jika gejalanya parah, pemeriksaan pencitraan seperi USG dan endoskopi juga dapat dilakukan untuk melihat kondisi usus.

Pengobatan

Hasil tes laboratorium akan menunjukkan apakah penyebabnya Shigella atau Entamoeba histolytica. Untuk disentri basiler, biasanya akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Namun pada beberapa kasus, dibutuhkan antibiotik.

Untuk disentri amuba, dokter akan memberika metronidazole untuk menyingkirkan bakteri dan parasit. Jika hasil tes laboratorium tidak dapat menjelaskan penyebabnya, tergantung dari keparahan gejala yang dirasakan, dokter akan memberikan antibiotik dan antiparasit untuk menghilangkan kedua penyebab disentri tersebut.

Menjaga cairan tubuh merupakan hal penting agar tidak terjadi dehidrasi. Jika Anda tidak dapat minum atau mengalami diare dan muntah hebat, penggantian cairan tubuh akan dilakukan melalui cairan infus. Hindari obat antidiare, seperti loperamide karena dapat memperburuk keadaan Anda.

Pencegahan

Menjaga kebersihan, serta mengonsumsi makanan dan minuman matang merupakan bagian yang sangat penting dalam mencegah penyakit ini.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Konsultasi dengan dokter jika gejala yang Anda alami parah atau tidak membaik setelah beberapa hari.

Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/digestive-health/dysentery
Diakses pada November 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/dysentery/
Diakses pada November 2019

Back to Top