Diabetes Gestasional

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Diabetes gestasional dapat terjadi masa kehamilan karena tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon hPL yang menyebabkan resistensi insulin.
Pada masa kehamilan, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon Human Placental Lactogen (hPL) yang menyebabkan resistensi insulin.

Pengertian Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional adalah kondisi kadar gula darah tinggi yang terjadi pada saat kehamilan dan umumnya kembali normal setelah melahirkan. Penyakit ini dapat terjadi pada semua trimester, namun lebih sering terjadi pada trimester-2. Hal ini terjadi jika tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin (hormon yang mengontrol kadar gula darah) pada saat kehamilan. Diabetes gestasional dapat menyebabkan masalah untuk ibu dan bayinya saat kehamilan dan setelah melahirkan, tetapi risiko ini dapat dikurangi jika terdeteksi dan diatasi dengan baik.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Diabetes gestasional biasanya tidak menimbulkan gejala. Gejala yang dirasakan tidak berat, antara lain:

  • Kelelahan
  • Pandangan buram
  • Rasa haus yang berlebihan
  • Rasa ingin buang air kecil yang berlebihan
  • Mendengkur

Penyebab

Penyebabnya tidak diketahui, namun hormon tampaknya mempunyai peran. Ketika hamil, tubuh memproduksi sejumlah besar hormon termasuk:

  • Human placental lactogen (hPL)
  • Hormon yang menyebabkan resistensi insulin

Hormon ini berpengaruh pada plasenta dan membantu mempertahankan kehamilan. Seiring berjalannya waktu, jumlah dari hormon ini meningkat dalam tubuh dan menyebabkan resistensi insulin. Insulin memasukkan glukosa dari darah ke sel, yang akan digunakan untuk energi. Pada kehamilan, tubuh secara alami menjadi sedikit resisten terhadap insulin sehingga terdapat banyak glukosa di pembuluh darah yang diberikan pada bayi. Jika resistensi insulin menjadi lebih berat, maka gula darah akan meningkat secara tidak normal dan dapat menyebabkan diabetes gestasional.

Faktor Risiko

  • Usia >25 tahun
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Memiliki riwayat diabetes pada keluarga
  • Kelebihan berat badan sebelum hamil
  • Kelebihan berat badan ketika hamil
  • Memiliki lebih dari satu bayi
  • Riwayat melahirkan bayi dengan berat >4 kg
  • Riwayat diabetes gestasional sebelumnya
  • Riwayat keguguran atau kelahiran mati
  • Riwayat konsumsi obat steroid
  • Riwayat adanya sindrom polikistik ovarium, acanthosis nigricans, atau kondisi lain yang berhubungan dengan resistensi insulin

Komplikasi

  • Wanita dengan diabetes gestasional memiliki kemungkinan melahirkan secara sectio (operasi) karena ukuran bayi yang besar.
  • Diabetes gestasional dapat meningkatkan risiko preeklamsia, sebuah kondisi kehamilan dengan karakteristik tekanan darah tinggi dan adanya protein pada urine.
  • Wanita dengan diabetes gestasional berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2 setelah kehamilan.

Diagnosis

Diabetes gestasional didiagnosis melalui tes darah yang dikenal dengan tes toleransi glukosa oral (TTGO). Mayoritas wanita hamil akan diperiksa tes darah pada usia kehamilan 24-28 minggu, tetapi jika memiliki faktor risiko, dokter akan memutuskan untuk menjalankan pemeriksaan lebih awal. HbA1c adalah tes lain yang dilakukan dengan tujuan untuk memonitor kadar glukosa darah jangka panjang pada penderita diabetes.

Pengobatan

Rencana pengobatan tergantung pada kadar gula darah dalam sehari. Rencana ini dapat berupa pengaturan pola makan dan olahraga teratur atau menggunakan suntikan insulin.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Kontrol teratur selama kehamilan agar dokter dpat mengevaluasi risiko terkena diabetes gestasional.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

  • Mengetahui larangan sebelum melakukan pemeriksaan
  • Tuliskan gejala yang dialami
  • Tuliskan informasi pribadi yang dibutuhkan
  • Tuliskan obat, vitamin, dan suplemen yang dikonsumsi
  • Ajaklah teman dan anggota keluarga ikut jika memungkinkan

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan berikut untuk membantu menegakkan diagnosisnya.

  • Apakah terdapat gejala yang tidak biasa?
  • Apakah memiliki orang tua atau saudara yang mengidap diabetes?
  • Apakah terdapat masalah pada kehamilan sebelumnya?
  • Apakah Anda memiliki anak lain? Berapakah berat mereka ketika dilahirkan?
  • Apakah berat badan Anda bertambah atau berkurang?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/gestational-diabetes#treatment
Diakses pada 14 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gestational-diabetes/symptoms-causes/syc-20355339
Diakses pada 14 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gestational-diabetes/diagnosis-treatment/drc-20355345
Diakses pada 14 Desember 2018

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/gestational_diabetes/article.htm#what_is_the_treatment_for_gestational_diabetes
Diakses pada 14 Desember 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/gestational-diabetes
Diakses pada 14 Desember 2018

Back to Top