Kulit & Kelamin

Dermatographia

28 Jul 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Dermatographia
Dermatographia memicu ruam merah dan bengkak di kulit
Dermatografia atau dermatographia adalah kondisi yang terjadi akibat bekas garukan pada kulit, yang berubah menjadi kemerahan seperti bengkak karena biduran. Kondisi ini biasanya akan hilang dalam waktu 30 menit.Namun bagi penderita dermatographia, goresan ringan akibat reaksi yang terjadi dapat menyebabkan luka atau bahkan reaksi seperti alergi. Penyebab dari dermatographia tidak diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga dapat dipicu oleh infeksi, faktor emosional atau obat-obatan seperti penisilin.Pada dasarnya dermatographia tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, jika tanda dan gejala yang Anda rasakan sangat mengganggu, dokter mungkin memberikan Anda obat alergi untuk meringankan gejalanya. 
Dermatographia
Dokter spesialis Kulit
GejalaKulit gatal, bentuk goresan pada kulit yang terlihat seperti tulisan
Faktor risikoKulit kering, dewasa muda, pernah menderita dermatitis
Metode diagnosisTes sederhana
PengobatanObat-obatan, olahraga, yoga
ObatObat antihistamin
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala dermatographia
Secara umum, gejala dermatographia meliputi:
  • Kemerahan
  • Bentuk goresan pada kulit yang terlihat seperti tulisan
  • Luka yang dalam
  • Rasa gatal
  • Pembengkakan atau peradangan
Tanda dan gejala tersebut dapat terjadi beberapa menit setelah diusap atau digaruk, dan biasanya akan hilang dalam waktu 30 menit. Namun dalam beberapa kasus, gejala tersebut dapat berlangsung lebih lama, bahkan hingga berbulan-bulan.Beberapa kondisi dapat memperburuk gejala, seperti suhu ekstrem, udara kering, air hangat. 
Hingga kini, penyebab dermatographia belum diketahui. Namun beberapa faktor diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalaminya.Faktor-faktor risiko dermatographia tersebut meliputi:
  • Stres
  • Alergi
  • Gesekan dari pakaian atau seprai
  • Infeksi
  • Obat-obatan tertentu seperti penicilin
  • Olahraga yang menyebabkan gesekan kulit yang berlebihan (seperti gulat)
  • Kulit kering
  • Pernah menderita dermatitis
  • Dewasa muda
  • Sering mengalami goresan pada kulit
  • Memiliki penyakit tiroid
  • Kelainan saraf atau penyakit yang menyebabkan kulit menjadi gatal
 
Diagnosis dermatographia dilakukan dengan cara melakukan tes sederhana. Dokter akan menggunakan alat untuk menggores kulit pada tangan atau punggung. Tindakan ini untuk melihat kemungkinan respons berupa kulit memerah, garis timbul dan membengkak, yang muncul dalam beberapa menit. 
Cara mengobati dermatographia umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa cara mengobati dermatographia yang biasanya disarankan dokter, yaitu:
  • Konsumsi obat

Beberapa obat yang biasanya disarankan dokter untuk mengobati dermatographia adalah obat antihistamin. Seperti diphenhydramine, fexofenadine, atau cetirizine.
  • Oleskan bahan-bahan alami

Bahan-bahan alami juga diyakini bisa mengobati dermatographia. Cara yang bisa Anda lakukan adalah mengoleskan bahan-bahan alami ke kulitnya secara teratur. Beberapa pilihan bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan adalah havermut (oatmeal), minyak pohon teh, dan lidah buaya.
  • Melakukan perubahan gaya hidup

Melakukan perubahan gaya hidup untuk mengurangi stres juga bisa Anda lakukan untuk mengatasi dermatographia. Misalnya dengan rutin melakukan olahraga dan teknik meditasi atau yoga.Olahraga teratur juga dapat meningkatkan hormon endorfin (hormon yang memicu rasa tenang), sehingga dapat mencegah stres yang merupakan pemicu dermatographia.Umumnya, dermatographia tidak memicu komplikasi apapun, hanya menyebabkan iritasi dan gejala ringan yang berlangsung sebentar. 
Cara mencegah dermatographia tidak diketahui hingga saat ini. Pasalnya, penyebabnya juga belum diketahui secara pastiNamun Anda bisa mengurangi risiko penyakit ini dengan cara:
  • Hindari menggunakan pakaian dengan bahan wol dan sintetis
  • Menggunakan sabun tanpa bahan kimia dan pewarna
  • Menggunakan pelembap kulit
  • Hindari menggaruk kulit
  • Berolahraga dan mengubah gaya hidup untuk mengatasi stres
 
Konsultasikan ke dokter bila Anda mengalami gejala dermatographia. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait dermatographia?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis dermatographia agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17793-dermatographism-dermatographia
Diakses pada 28 Juli 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dermatographia/symptoms-causes/syc-20371411
Diakses pada 28 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/dermatographia
Diakses pada 28 Juli 2021
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/what-is-dermatographia
Diakses pada 28 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email