Demensia

Ditinjau dr. Indra Wijaya
Demensia umumnya terjadi pada lansia dan penyakit ini dapat ditandai dengan adanya perubahan kepribadian.
Demensia umumnya terjadi pada lansia dan penyakit ini dapat ditandai dengan adanya perubahan kepribadian.

Pengertian Demensia

Demensia adalah sindrom yang ditandai dengan penurunan fungsi otak. Demensia sering terjadi pada usia di atas 65 tahun. Demensia disebabkan oleh berbagai penyakit dan cedera. Kerusakan mental dapat dibagi dari ringan hingga berat. Beberapa jenis demensia bersifat progresif atau bertambah buruk seiring waktu.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala demensia meliputi:

Perubahan Kognitif

  • Kehilangan memori yang dapat disadari oleh pasangan atau orang terdekat
  • Kesulitan berkomunikasi atau menemukan kata-kata
  • Kesulitan untuk menalar atau memecahkan masalah
  • Kesulitan menangani tugas-tugas yang kompleks
  • Kesulitan untuk merencanakan sesuatu
  • Kesulitan berkoordinasi dan penurunan fungsi motorik
  • Bingung dan disorientasi

Perubahan Psikologis

Penyebab

Penyebab demensia yang mungkin dapat dipulihkan di antaranya adalah:

  • Alkohol dan narkoba
  • Tumor
  • Hematoma subdural atau pembekuan darah di bawah penutup otak
  • Hidrosefalus tekanan normal atau penumpukan cairan di otak
  • Kadar hormon tiroid rendah
  • Gula darah rendah
  • Gangguan neurokognitif

Penyebab demensia yang tidak dapat dipulihkan dan menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu, di antaranya adalah:

  • Penyakit alzheimer
  • Demensia vaskular
  • Demensia dari penyakit parkinson dan gangguan serupa
  • Demensia dengan adanya Lewy body
  • Demensia frontotemporal (penyakit Pick)
  • Penyakit Creutzfeldt-Jakob

Diagnosis

Dokter akan melakukan beberapa tes untuk mendiagnosis demensia. Tes-tes tersebut meliputi:

  • Riwayat medis menyeluruh
  • Pemeriksaan fisik
  • Tes laboratorium, termasuk tes darah
  • Tinjauan gejala, termasuk perubahan dalam memori, perilaku, dan fungsi otak
  • Riwayat keluarga

Pengobatan

Pengobatan ditujukan untuk mengurangi gejala demensia. Obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengobati gejala penyakit Alzheimer, antara lain:

  • Inhibitor Kolinesterase
    Obat ini meningkatkan zat kimia yang disebut asetikolin yang berguna untuk menunda gejala penyakit Alzheimer (AD) yang memburuk.
  • Memantine
    Obat ini digunakan untuk menunda timbulnya gejala kognitif dan perilaku pada orang dengan AD sedang atau berat.
  • Terapi perlaku
    Untuk menekan perilaku yang tidak tertonkontrol.
  • Terapi kognitif 
    Untuk menstimulasi daya ingat, kemampuan memecahkan masalah, dan kemampuan bahasa. 
  • Terapi okupasi
    Untuk mengajarkan pasien cara melakukan aktivitas sehari-hari secara aman.

 

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko demensia adalah:

  • Menjaga berat badan ideal
  • Menjaga tekanan darah
  • Melakukan aktivitas fisik rutin
  • Tidak merokok
  • Aktif melakukan kegiatan
  • Melatih otak seperti rajin membaca dan bermain teka-teki

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter jika Anda atau orang terdekat Anda memiliki masalah ingatan atau gejala demensia.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Beberapa hal yang dapat dilakukan sebelum berkonsultasi dengan dokter, antara lain:

  • Menanyakan apakah ada sesuatu yang perlu dilakukan, seperti puasa sebelum menjalani tes tertentu.
  • Buat catatan tentang kondisi Anda seperti gejala yang Anda alami, informasi pribadi utama Anda, semua obat yang sedang Anda konsumsi, serta pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada dokter.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada sebelum mendiagnosis keadaan Anda. Pertanyaan tersebut meliputi:

  • Kapan gejala tersebut dimulai?
  • Apakah gejala tersebut berangsur-angsur atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala yang Anda alami?
  • Jika ada, apa yang tampaknya memperbaiki?
  • Jika ada, apa yang tampaknya memperburuk?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/dementia
diakses pada 19 November 2018.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dementia/symptoms-causes/syc-20352013
diakses pada 19 November 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/dementia/symptoms/?tabname=about-dementia
diakses pada 19 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/alzheimers/types-dementia#1
diakses pada 19 November 2018.

Back to Top